• Tentang Kami
Tuesday, July 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Bencana Aceh; Tambang Ilegal dan Hutan Sawit

SAGOE TV by SAGOE TV
November 29, 2025
in BENCANA SUMATERA 2025, KOLOM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bencana Aceh; Tambang Ilegal dan Hutan Berubah Sawit
Share on FacebookShare on Twitter

Catatan: Mukhlisuddin Ilyas

Hujan tak henti-henti sejak beberapa hari terakhir. Banjir datang dari segala arah. Listrik padam. Internet hilang. Aceh seakan tenggelam dalam gelap.

BACA JUGA

Horor Perjalanan Belum Berakhir

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana

Pagi Kamis, 27 November 2025, setelah mengantar anak ke sekolah, saya memberanikan diri pulang ke kampung di Samalanga, Kabupaten Bireuen—mencari kabar orang tua, kurang lebih 24 jam hilang kontak. Sampai hari ini, listrik dan internet di Samalanga dan sekitarnya masih lumpuh total.

Sepanjang jalan, rumah-rumah terendam, jembatan putus, kemacetan panjang mengular. Saya terus bergerak pelan, mencari celah di antara jalan-jalan alternatif yang masih bisa dilalui. Pukul 13.30 saya tiba di Dayah Najmul Hidayah Batee Iliek. Dari dekat, saya melihat tiga blok bangunan dayah itu runtuh, luluh seperti tanah tak lagi sanggup menahan luka.

Tak berlama, saya melanjutkan perjalanan menjenguk Mak. Namun warga di Kampung Lueng Keubeu sudah berkumpul di Meunasah—mengungsi, rumah mereka dibanjiri air.

Dari kejauhan, saya melihat rumah Mak. Rumah yang ia tempati sejak 1993. Rumah yang tak pernah sekalipun tersentuh banjir. Hari ini, untuk pertama kalinya, air menerobos masuk lebih dari satu meter. Kuburan almarhum ayah, hanya lima meter dari kamar yang dulu saya tempati, tak terlihat lagi—tenggelam bersama ingatan masa kecil.

Warga menyarankan saya untuk tidak masuk. Arus air masih kuat. Saya bertanya, “Mak lon ho?”(di mana mamak saya). Mereka menjawab: Mak sudah mengungsi.

Ternyata Mak terlambat keluar dari rumah. Ia diangkat oleh adiknya dan dibawa ke Meunasah, sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah saudara lain yang tidak terkena banjir.

Saya bergegas ke sana. Syukurlah, Mak sehat—meski wajahnya menyimpan lelah yang tak mampu ia sembunyikan. Waktu menunjukkan pukul 14.30 WIB. Baru terasa lapar sejak pagi. Saya makan siang dari bekal istri, sambil menetapkan hati: istri menjaga anak-anak di Banda Aceh, sementara bapak mertua di Lhokseumawe juga kebanjiran. Tapi mereka sudah terbiasa menghadapi banjir tahunan di Tumpok Teungoh.

Alhamdulillah, Mak sehat. Itu cukup.

Sepanjang perjalanan pulang, Banda Aceh–Samalanga dan kembali lagi, saya melihat sendiri titik-titik banjir yang semakin menggila: Trienggadeng, Meureudu, Ulim, Ulee Glee, Samalanga. Semuanya berada di daerah yang di atasnya—di gunung dan sungai—telah terjadi galian C, tambang ilegal dan hutan-hutan berubah menjadi kebun sawit.

Pemilik galian C, tambang ilegal dan kebun-kebun itu bukan hanya orang yang minim ilmu. Orang berpendidikan tinggi, bahkan bergelar mahaguru, toke dan teungku. Ikut bangga meratakan hutan, menanam sawit menebang pohon-pohon besar demi sawit. Akibatnya, rumah warga di hilir memikul derita.

Padahal firman Allah dalam Surah Ar-Rum ayat 41 sudah jelas:

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, agar Allah membuat mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar.”

Teori natural resource curse, teori kutukan dan keberkahan sumber daya alam, juga mereka pelajari. Tapi mungkin tak pernah benar-benar merasapi.

Pukul 23.00 saya tiba kembali di Banda Aceh. Ketika melewati Jembatan Cot Iri, saya melihat air Krueng Aceh mulai meluap. Saya hanya mampu berdoa dalam hati: “Ya Allah, jauhkan kami dari bala.” []

Aceh Darurat Banjir: 16 Daerah Terendam, 20.759 Warga Mengungsi

Tags: acehBanjirbencanaBencana AlamDarurat BencanaHutanopiniSawitTambang Ilegal
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Horor Perjalanan Belum Berakhir
KOLOM

Horor Perjalanan Belum Berakhir

by SAGOE TV
July 10, 2026
Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana
BENCANA SUMATERA 2025

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana

by SAGOE TV
March 21, 2026
Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur
BENCANA SUMATERA 2025

Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur

by SAGOE TV
March 20, 2026
104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Diresmikan, Warga Kini Punya Rumah Baru
BENCANA SUMATERA 2025

104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Diresmikan, Warga Kini Punya Rumah Baru

by SAGOE TV
March 20, 2026
Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana untuk Ketiga Kalinya
BENCANA SUMATERA 2025

Aceh Tamiang Resmi Akhiri Tanggap Darurat Bencana, Masuk Masa Transisi Pemulihan 90 Hari

by SAGOE TV
February 27, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

July 21, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026
ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

July 20, 2026

EDITOR'S PICK

Merawat Ingatan, Menjaga Damai: Membaca Jejak Para Perintis Perdamaian Aceh

Merawat Ingatan, Menjaga Damai: Membaca Jejak Para Perintis Perdamaian Aceh

January 24, 2026
Insiden Menegangkan: Sling Putus, Wakil Bupati Aceh Tengah Hampir Terhempas ke Sungai Berarus Deras

Insiden Menegangkan: Sling Putus, Wakil Bupati Aceh Tengah Hampir Terhempas ke Sungai Berarus Deras

December 25, 2025
ASN Kemenag Aceh Diminta Sukseskan Asta Protas

Kakanwil Minta ASN Kemenag Aceh Sukseskan Asta Protas

March 20, 2025
Kejar Akurasi Data, Safrizal Tegaskan Prinsip ‘No One Left Behind’ dalam Pemulihan Aceh

Kejar Akurasi Data, Safrizal Tegaskan Prinsip ‘No One Left Behind’ dalam Pemulihan Aceh

April 5, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.