• Tentang Kami
Sunday, January 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Cet Langet

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
March 24, 2025
in Artikel
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cet Langet
Share on FacebookShare on Twitter

Ungkapan cet langet, pada dasarnya ingin mengungkapkan ketidakmungkinan. Sesuatu yang dirasa jauh dari kenyataan.

Coba Anda bayangkan, ketika saya masih di madrasah, jika ada orang yang bilang sudah ada manusia ke bulan, spontan ada yang jawab, ka yue cet nak ku pateh (suruh cat biar saya percaya). Bukankah keberhasilan orang ke bulan sudah berlangsung lama?

Ada masalah ketidakpercayaan di satu pihak, dan ketidakmungkinan di pihak lain. Kasus naik ke bulan lebih merupakan sebuah ketidakpercayaan yang diperlihatkan. Ketidakpercayaan ini sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya bagaimana memahami tentang apa yang akan dipercayai itu. Sedangkan soal cet langet, mewakili wajah ketidakmungkinan.

BACA JUGA

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Menariknya, istilah cet langet inilah yang dipakai secara inspiratif oleh anak muda Aceh. Dalam satu kesempatan, Selasa, 5 September 2017, saya ikut dalam peluncuran buku di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. Anak muda itu, Edi Fadhil, alumni FH angkatan 2002, turut menyampaikan sambutannya saat itu.

Sambutan secara khusus dan tak biasa, dikarenakan undangan panitia peluncuran buku. Bukan itu saja menjadi sebab. Satu buku menyumbangkan seluruh keuntungan buku untuk program cet langet tersebut.

Saat itulah saya mendengar betapa ungkapan cet langet itu yang ingin bisa diwujudkan. Mereka yang membayangkan banyak hal ketika masih muda, namun terbentur dengan banyak hal –salah satu yang penting adalah ketersediaan dana. Sementara semangat mereka yang ingin membantu, membuncah tidak terbendung. Ketidakberdayaan inilah yang dibayangkan mereka sebagai cet langet. Mereka ingin membalik ketidakberdayaan dan ketidakmungkinan menjadi sesuatu yang bisa diwujudkan dengan kebersamaan. Sesuatu yang awalnya dianggap tidak mungkin, lalu dicoba dengan kreativitas mereka, ternyata berhasil.

Baca Juga:  Pemuda Aceh dan Tantangan Globalisasi

Dengan berbekal media sosial, orang bisa memupuk kepercayaan. Mengapa bisa? Kepercayaan orang tentu tidak terbangun dalam sekejap. Mereka telah menularkan virus kebaikan di banyak tempat. Virus-virus itu yang kemudian menyebar menjadi satu semangat saling percaya. Semakin kebaikan ditebar, semangat untuk saling percaya itu akan semakin besar dan lebar.

Saya tidak bisa membendung rasa bahagia, ketika disampaikan sudah 41 rumah dhuafa yang sudah dibangun –sekali lagi modalnya hanya melaporkan foto-foto keadaan rumah, lalu memantik siapa yang memiliki keikhlasan ingin menyumbang. Ternyata banyak sekali yang ingin menyelesaikan persoalan hidup orang lain. Lalu kepercayaan ini yang terus dijaga, hingga saat ini sudah pula membantu tempat usaha, ratusan anak-anak yang bisa menyambung sekolah, serta kebutuhan primer orang-orang yang kurang berdaya. Ada satu rumah singgah yang disediakan untuk orang-orang yang berobat.

Sukarelawan juga terus bertambah. Mereka tidak dibayar sama sekali. Mereka wakafkan tenaganya untuk membantu. Saya tahu, ketika Edi Fadhil bercerita semua itu, ia ingin menyebar virus ini kepada banyak orang lainnya.

Bukan perkara mudah untuk menggerakkan program semacam cet langet ini. Kepercayaan menjadi sangat penting, dan itu yang jarang dimiliki oleh banyak orang. Tidak jarang ketika orang sudah mendapat kepercayaan, melakukan hal-hal yang tidak terduga. Kekayaan inilah yang tidak dimiliki banyak orang.

Sebagai catatan akhir, cet langet itu penting diubah. Cet langet akan menggambarkan ketidakmungkinan. Sementara dengan semangat mereka, sesuatu yang luar biasa sudah dilakukan. Mereka sedang berusaha menyelesaikan banyak orang.

Secara tidak sadar, kita harus bahagia karena sebagian tanggung jawab kita itu sudah terselesaikan. Bahkan tidak sedikit di antara kita yang sama sekali belum tergerakkan.

Baca Juga:  Ketika Abusyik dan Misyik Jadi Relawan di Sekolah Finlandia

 

 

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Talenta Digital dari Dayah: Harapan Baru Ekonomi Aceh
Artikel

Talenta Digital dari Dayah: Harapan Baru Ekonomi Aceh

by SAGOE TV
July 1, 2025
Dua Dekade Damai Aceh
Artikel

Dua Dekade Damai Aceh

by SAGOE TV
June 27, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih, Ini Daftar Namanya

January 12, 2026
Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

January 13, 2026
Jurnalis asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

Jurnalis Asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

January 14, 2026
Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

January 14, 2026
Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

January 9, 2026
Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

January 11, 2026
Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

January 14, 2026
Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

December 20, 2025
Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

January 12, 2026

EDITOR'S PICK

Muzakir Manaf dan Fadhlullah Beri Arahan Jajaran Pemerintah Aceh

Muzakir Manaf dan Fadhlullah Beri Arahan Jajaran Pemerintah Aceh

April 8, 2025
BPKS dan ASDP Sepakat Kerja Sama Layanan Penyeberangan di Pelabuhan Balohan Sabang

BPKS dan ASDP Sepakat Kerja Sama Layanan Penyeberangan di Pelabuhan Balohan Sabang

August 30, 2025
Jadi Narasumber di UIN Ar-Raniry, Profesor Iran Tegaskan Agama Tak Bisa Dipahami Secara Parsial

Jadi Narasumber di UIN Ar-Raniry, Profesor Iran Tegaskan Agama Tak Bisa Dipahami Secara Parsial

June 23, 2025
Paripurna Penetapan Pimpinan DPRA Periode 2024-2029

Paripurna Penetapan Pimpinan DPRA Periode 2024-2029

October 7, 2024
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.