• Tentang Kami
Wednesday, June 3, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jadi Narasumber di UIN Ar-Raniry, Profesor Iran Tegaskan Agama Tak Bisa Dipahami Secara Parsial

SAGOE TV by SAGOE TV
June 23, 2025
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jadi Narasumber di UIN Ar-Raniry, Profesor Iran Tegaskan Agama Tak Bisa Dipahami Secara Parsial

Cendekiawan asal Iran, Prof Dr Hossein Mottaqi, menjadi narasumber dalam Webinar Kajian Studi Islam Seri ke-4 yang diselenggarakan Program Studi S3 Studi Islam UIN Ar-Raniry pada Senin (23/6/2025). Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE TV | BANDA ACEH – Cendekiawan asal Iran, Prof Dr Hossein Mottaqi, menyebut pemahaman terhadap agama sendiri akan tetap parsial jika tidak disertai dengan kajian lintas agama. Hal itu ia sampaikan dalam Webinar Kajian Studi Islam Seri ke-4 yang diselenggarakan Program Studi S3 Studi Islam UIN Ar-Raniry pada Senin (23/6/2025).

“Jika seseorang hanya mengenal agamanya sendiri, sejatinya ia belum memahami agamanya secara utuh,” kata Mottaqi dalam forum yang digelar secara daring.

BACA JUGA

Kemenlu Libatkan Aceh dalam Diplomasi Perdamaian Myanmar, Belajar dari Keberhasilan MoU Helsinki

Di APEC 2025, Presiden Prabowo Paparkan Manfaat AI untuk Atasi Kemiskinan

Profesor dari Adyan University, Qom, itu menekankan pentingnya memahami teks-teks suci lintas agama demi membangun pandangan teologis yang lebih menyeluruh.

Menurut dia, studi perbandingan agama dapat memperlihatkan titik temu nilai-nilai Islam, Kristen, dan Yahudi, terutama dalam konsep ketuhanan, moralitas, dan ibadah.

Ia menjelaskan bahwa dalam Islam sendiri, kajian semacam ini bukan hal baru. Ulama seperti Ibn Hazm dan Al-Mas’udi pada masa klasik telah melakukan pembacaan terhadap kitab suci agama lain, tidak hanya sebagai bentuk pengenalan, tetapi juga sebagai bagian dari dialog dan penguatan argumen teologis.

Mottaqi memaparkan lima ciri teks suci: berasal dari wahyu Ilahi, terlindungi dari perubahan, muncul seiring dengan lahirnya agama, berpengaruh terhadap masyarakat, serta mengandung ajaran moral dan kisah nabi.

Ia menyebut Al-Qur’an sebagai satu-satunya kitab yang terjaga keasliannya secara historis dan teologis. “Ini bukan sekadar klaim iman, tapi juga dasar metodologis dalam studi perbandingan agama,” ujarnya.

Mottaqi juga membahas perbedaan tradisi penulisan kitab. Teks-teks Yahudi dan Kristen, katanya, mengalami penyusunan ulang setelah pengasingan ke Babilonia, sedangkan Al-Qur’an diwariskan melalui tradisi hafalan sejak masa Nabi Muhammad dan dikodifikasi pada masa Khalifah Utsman.

Meski ada pandangan ulama Syiah terkait variasi mushaf, umat Islam secara umum merujuk pada mushaf Utsmani.

Ia menyayangkan minimnya pembelajaran perbandingan agama di lembaga pendidikan Islam. Padahal, pemahaman terhadap teks agama lain bisa menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan global. Ia mencontohkan Muhammad Rasyid Ridha yang aktif mengkaji teks agama lain untuk membela Islam secara ilmiah.

“Tanpa kajian lintas agama, kita sulit menyampaikan pembelaan yang objektif,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan peserta soal konflik Yahudi-Islam, Mottaqi menegaskan bahwa masalahnya bukan hanya politik, tetapi menyangkut identitas dan teologi. Ia mengkritik doktrin eksklusif seperti “the Chosen People” yang, menurutnya, memperkeruh relasi antaragama.

Ia juga menekankan pentingnya membedakan antara identitas keagamaan Yahudi dan ideologi politik Zionisme.

“Ini bukan semata konflik geopolitik. Ini konflik teologis dan identitas,” kata Mottaqi.

Menutup paparannya, ia mengajak mahasiswa membuka diri terhadap kajian lintas agama. “Bukan untuk menyamakan keyakinan, tapi untuk membangun dialog yang sehat dan menghindari narasi permusuhan,” ujarnya. []

Tags: agamaIranIslamNarasumberPascasarjanaProfesorUIN Ar-Raniry
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Kemenlu Libatkan Aceh dalam Diplomasi Perdamaian Myanmar, Belajar dari Keberhasilan MoU Helsinki
Internasional

Kemenlu Libatkan Aceh dalam Diplomasi Perdamaian Myanmar, Belajar dari Keberhasilan MoU Helsinki

by SAGOE TV
November 7, 2025
Di APEC 2025, Prabowo Paparkan Manfaat AI untuk Atasi Kemiskinan
Internasional

Di APEC 2025, Presiden Prabowo Paparkan Manfaat AI untuk Atasi Kemiskinan

by SAGOE TV
November 1, 2025
Presiden Trump Puji Pidato Presiden Prabowo di PBB
Internasional

Presiden Trump Puji Pidato Presiden Prabowo di PBB

by SAGOE TV
September 25, 2025
Prabowo Hadiri Konferensi Internasional PBB soal Palestina, Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara
Internasional

Prabowo Hadiri Konferensi Internasional PBB soal Palestina, Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara

by SAGOE TV
September 24, 2025
Presiden Prabowo Ajak Dunia Akhiri Tragedi Gaza
Internasional

Presiden Prabowo Ajak Dunia Akhiri Tragedi Gaza

by SAGOE TV
September 24, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Skate Park Stage Volume 1-8 Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

May 25, 2026
Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

September 12, 2025
Dari Meja yang Sama

Dari Meja yang Sama

June 3, 2026
12.648 Peserta UTBK SNBT 2026 Ikuti Ujian di USK, Rektor Ingatkan Jangan Salah Lokasi

3.886 Peserta Lulus SNBT 2026 di USK, Ini Daftar Prodi Paling Diminati

May 26, 2026
Muna Madrah_Menulis Cepat Berpikir Dangkal

Menulis Cepat, Berpikir Dangkal?

May 14, 2026
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Saat Aceh Bernyanyi: Musik, Luka, dan Harapan yang Menggema

Saat Aceh Bernyanyi: Musik, Luka, dan Harapan yang Menggema

June 26, 2025
Persiraja Banda Aceh Daftarkan Dua Stadion sebagai Kandang di Liga 2 Musim 2025/26

Persiraja Banda Aceh Daftarkan Dua Stadion sebagai Kandang di Liga 2 Musim 2025/26

June 5, 2025

EDITOR'S PICK

Aceh, Nasionalisme dan Pertarungan Elit

Tantangan dan Solusi Pendidikan di Aceh

March 15, 2025
Bangga! Omid Popalzay Persiraja Dipanggil Timnas Afghanistan untuk FIFA Matchday

Bangga! Omid Popalzay Persiraja Dipanggil Timnas Afghanistan untuk FIFA Matchday

March 11, 2026
TNI AU Lanud SIM Selamatkan 4 Warga Aceh Besar yang Tercebur ke Sungai

TNI AU Lanud SIM Selamatkan 4 Warga Aceh Besar yang Tercebur ke Sungai

February 28, 2025
Kapolda Aceh Tanam Jagung Serentak di Seulimeum

Kapolda Aceh Tanam Jagung Serentak di Seulimeum

January 21, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.