• Tentang Kami
Friday, June 19, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Icuk Sugiarto: Olahraga Alat Perjuangan Harkat dan Martabat Bangsa

SAGOE TV by SAGOE TV
September 15, 2024
in Olahraga
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Icuk Sugiarto: Olahraga Alat Perjuangan Harkat dan Martabat Bangsa

Icuk Sugiarto

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE | MEDAN – Mantan legenda bulu tangkis Indonesia, Icuk Sugiarto, menegaskan bahwa olahraga merupakan salah satu alat penting dalam memperjuangkan harkat dan martabat bangsa di kancah internasional.

Hal tersebut dikatakan Icuk saat konferensi pers di Media Center PON XXI Aceh-Sumut, Medan, Sumatra Utara, Minggu (15/9/2024). “Olahraga adalah bagian dari salah satu alat untuk memperjuangkan harkat dan martabat bangsa,” ujarnya.

BACA JUGA

Rakerprov KONI Aceh 2026 Resmi Dibuka, Sekda Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Abeh Ubee Abeh BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Rp175 Juta, 16 Tim Siap Bertarung

Sebagai mantan atlet nasional yang pernah mengharumkan nama Indonesia di berbagai kompetisi internasional, Icuk memiliki pengalaman dan pandangan mendalam tentang peran olahraga dalam membawa nama baik bangsa. Menurutnya, prestasi olahraga bukan hanya sekadar kemenangan di atas lapangan, tetapi juga bentuk nyata dari kontribusi atlet untuk membawa kehormatan bagi negara di mata dunia.

Icuk juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap sektor olahraga, yang menurutnya harus menjadi prioritas dalam rangka mencetak atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dalam pernyataannya, Icuk mengingatkan bahwa perhatian terhadap atlet tidak boleh sebatas pada momen kemenangan saja, tetapi juga dalam proses panjang yang harus mereka lalui untuk mencapai puncak prestasi.

“Jangan cuma saat menang, diarak, dikasih selamat, tapi enggak mau memerhatikan prosesnya,” tegas Icuk.

Menurutnya, perhatian yang berkelanjutan dari pemerintah sangat diperlukan, baik saat para atlet sedang mempersiapkan diri maupun saat mereka berjuang untuk mencapai prestasi.

Icuk pun meyakini jika bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) adalah alat yang dapat mengukur sejauh mana perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan atletnya. Ia berpendapat bahwa juara Olimpiade tidak mungkin lahir tanpa dukungan kuat dari daerah asal atlet tersebut, karena pembinaan yang konsisten di tingkat lokal adalah fondasi utama dari keberhasilan di level internasional.

“PON merupakan alat ukur seberapa besar peranan-peranan daerah dalam mempersiapkan atlet. Tidak mungkin lahir juara Olimpiade tanpa disiapkan daerah-daerahnya,” ujar Icuk dengan tegas.

Maka itu menjadi penting bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memberikan dukungan yang optimal kepada para atlet, tidak hanya dalam bentuk fasilitas dan pelatihan, tetapi juga perhatian terhadap kesejahteraan mereka.

Icuk meyakini bahwa dengan perhatian dan dukungan yang tepat, Indonesia dapat terus mencetak atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di level dunia.

Sebagai salah satu ajang olahraga terbesar di tanah air, pelaksanaan PON harus terus ditingkatkan dalam setiap pelaksanaannya. Icuk menekankan pentingnya belajar dari pengalaman penyelenggaraan PON sebelumnya agar kesalahan-kesalahan yang terjadi tidak terulang di masa mendatang.

“PON ini harus diselenggarakan dari masa ke masa dengan lebih baik, lebih baik, dan lebih baik. Kita harus belajar dari penyelenggaraan yang lalu, yang tidak baik, jangan kita ulangi,” kata Icuk.

Harapan ini sejalan dengan keinginan masyarakat luas yang menginginkan agar PON tidak hanya menjadi ajang pamer kekuatan daerah, tetapi juga menjadi ajang pembinaan atlet yang berkualitas serta meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Tak lupa pada kesempatan tersebut Icuk memberikan apresiasi terhadap perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada para atlet yang berprestasi di PON, khususnya melalui pemberian bonus bagi para pemenang. Menurutnya, pemberian bonus merupakan langkah yang sangat baik karena dapat meningkatkan motivasi para atlet dan juga menarik minat masyarakat untuk berprestasi di bidang olahraga.

“Perhatian pemerintah daerah terhadap pemenang PON sudah cukup baik, terutama dengan adanya pemberian bonus. Hal seperti ini dapat menarik minat masyarakat untuk berprestasi di bidang olahraga,” ujarnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa pemberian bonus bukanlah satu-satunya bentuk dukungan yang diperlukan. Pemerintah daerah juga perlu memberikan dukungan dalam bentuk pembinaan yang berkelanjutan, terutama dalam hal penyediaan fasilitas, pelatihan yang berkualitas, serta dukungan moral bagi para atlet yang sedang berjuang mencapai puncak karier mereka.

Icuk Sugiarto berharap bahwa perhatian terhadap olahraga di Indonesia akan terus meningkat, baik dari segi pembinaan maupun apresiasi terhadap para atlet. Ia yakin bahwa dengan dukungan yang tepat, Indonesia akan mampu melahirkan lebih banyak juara di kancah internasional, yang tidak hanya membanggakan bangsa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk membawa nama bangsa ke pentas dunia. Mari kita bersama-sama memberikan perhatian lebih kepada sektor ini, agar Indonesia terus bersinar di ajang internasional,” tutup Icuk.

Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun karakter, harkat, dan martabat bangsa di mata dunia. PON XXI Aceh-Sumut 2024 adalah salah satu langkah penting dalam perjalanan panjang Indonesia menuju prestasi olahraga yang lebih tinggi dan bermartabat.[RIL]

Tags: IndonesiaOlahragaPON
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Rakerprov KONI Aceh 2026 Resmi Dibuka, Sekda Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga

Rakerprov KONI Aceh 2026 Resmi Dibuka, Sekda Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan

by SAGOE TV
May 9, 2026
Abeh Ubee Abeh BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Rp175 Juta, 16 Tim Siap Bertarung
Olahraga

Abeh Ubee Abeh BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Rp175 Juta, 16 Tim Siap Bertarung

by SAGOE TV
May 7, 2026
Persiraja vs PSMS Medan Hari Ini: Derbi Sumatera Penutup Musim 2025/26, Siapa Menang?
Olahraga

Persiraja vs PSMS Medan Hari Ini: Derbi Sumatera Penutup Musim 2025/26, Siapa Menang?

by SAGOE TV
May 2, 2026
Pemain Persiraja Banda Aceh
Olahraga

Kena Sanksi Komdis PSSI, Laga Persiraja vs PSMS Medan Digelar Tanpa Penonton

by SAGOE TV
April 30, 2026
Pemain Persiraja Banda Aceh
Olahraga

Persiraja vs Garudayaksa FC Malam Ini: Dek Gam Tekankan Harga Diri, Pemain Wajib Fight

by SAGOE TV
April 19, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 7, 2026
Banda Aceh Dari Kota Syariah Menuju Halal Smart City

Banda Aceh: Dari Kota Syariah Menuju Halal Smart City

June 17, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Banda Aceh Kota Kolaborasi Menyatukan Nilai Syariah, Inovasi, dan Keberlanjutan untuk Masa Depan

Banda Aceh Kota Kolaborasi: Menyatukan Nilai Syariah, Inovasi, dan Keberlanjutan untuk Masa Depan

June 13, 2026
Dari Meja yang Sama

Ketika Darussalam Kehilangan Keberanian Mencari yang Terbaik

June 13, 2026
Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki

Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki

June 16, 2026
Di Balik Ijazah dan Angka Pengangguran: Mengapa Sistem Pendidikan Perlu Diperbaiki Dasarnya

Di Balik Ijazah dan Angka Pengangguran: Mengapa Sistem Pendidikan Perlu Diperbaiki Dasarnya

June 18, 2026
UIA Pastikan Kuliah Korban Banjir Tetap Berjalan, 42 Mahasiswa Dapat Keringanan SPP

UIA Pastikan Kuliah Korban Banjir Tetap Berjalan, 42 Mahasiswa Dapat Keringanan SPP

June 18, 2026
Ketika Warga Kota Kembali Duduk Bersama SPS Revival dan Ikhtiar Membangun Ruang Perjumpaan di Banda Aceh

Ketika Warga Kota Kembali Duduk Bersama: SPS Revival dan Ikhtiar Membangun Ruang Perjumpaan di Banda Aceh

June 19, 2026

EDITOR'S PICK

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

April 25, 2026
Tutkijoiden Yö (Researchers’ Night)

Hanyutnya Sekolah Kami; Pentingnya Ruang Aman untuk Anak Pasca Bencana

December 25, 2025
Mualem Lantik Bupati-Wabup Aceh Tenggara, Soroti Pentingnya Jaga Hutan Leuser

Mualem Lantik Bupati-Wabup Aceh Tenggara, Soroti Pentingnya Jaga Hutan Leuser

February 16, 2025
Hari Kartini, MAI Aceh Ajak Perempuan Perkuat Peran di Ruang Publik

Hari Kartini, MAI Aceh Ajak Perempuan Perkuat Peran di Ruang Publik

April 21, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.