• Tentang Kami
Sunday, October 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Icuk Sugiarto: Olahraga Alat Perjuangan Harkat dan Martabat Bangsa

SAGOE TV by SAGOE TV
September 15, 2024
in Olahraga
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Icuk Sugiarto: Olahraga Alat Perjuangan Harkat dan Martabat Bangsa

Icuk Sugiarto

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE | MEDAN – Mantan legenda bulu tangkis Indonesia, Icuk Sugiarto, menegaskan bahwa olahraga merupakan salah satu alat penting dalam memperjuangkan harkat dan martabat bangsa di kancah internasional.

Hal tersebut dikatakan Icuk saat konferensi pers di Media Center PON XXI Aceh-Sumut, Medan, Sumatra Utara, Minggu (15/9/2024). “Olahraga adalah bagian dari salah satu alat untuk memperjuangkan harkat dan martabat bangsa,” ujarnya.

BACA JUGA

Persiraja vs Adhyaksa FC: M Ridwan Ingatkan Laskar Rencong Jangan Terlena Kemenangan

Satu FC FTK Juara Piala Rektor UIN Ar-Raniry 2026, Gol Penalti Habib Jadi Penentu

Sebagai mantan atlet nasional yang pernah mengharumkan nama Indonesia di berbagai kompetisi internasional, Icuk memiliki pengalaman dan pandangan mendalam tentang peran olahraga dalam membawa nama baik bangsa. Menurutnya, prestasi olahraga bukan hanya sekadar kemenangan di atas lapangan, tetapi juga bentuk nyata dari kontribusi atlet untuk membawa kehormatan bagi negara di mata dunia.

Icuk juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap sektor olahraga, yang menurutnya harus menjadi prioritas dalam rangka mencetak atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dalam pernyataannya, Icuk mengingatkan bahwa perhatian terhadap atlet tidak boleh sebatas pada momen kemenangan saja, tetapi juga dalam proses panjang yang harus mereka lalui untuk mencapai puncak prestasi.

“Jangan cuma saat menang, diarak, dikasih selamat, tapi enggak mau memerhatikan prosesnya,” tegas Icuk.

Menurutnya, perhatian yang berkelanjutan dari pemerintah sangat diperlukan, baik saat para atlet sedang mempersiapkan diri maupun saat mereka berjuang untuk mencapai prestasi.

Icuk pun meyakini jika bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) adalah alat yang dapat mengukur sejauh mana perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan atletnya. Ia berpendapat bahwa juara Olimpiade tidak mungkin lahir tanpa dukungan kuat dari daerah asal atlet tersebut, karena pembinaan yang konsisten di tingkat lokal adalah fondasi utama dari keberhasilan di level internasional.

“PON merupakan alat ukur seberapa besar peranan-peranan daerah dalam mempersiapkan atlet. Tidak mungkin lahir juara Olimpiade tanpa disiapkan daerah-daerahnya,” ujar Icuk dengan tegas.

Maka itu menjadi penting bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memberikan dukungan yang optimal kepada para atlet, tidak hanya dalam bentuk fasilitas dan pelatihan, tetapi juga perhatian terhadap kesejahteraan mereka.

Icuk meyakini bahwa dengan perhatian dan dukungan yang tepat, Indonesia dapat terus mencetak atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di level dunia.

Sebagai salah satu ajang olahraga terbesar di tanah air, pelaksanaan PON harus terus ditingkatkan dalam setiap pelaksanaannya. Icuk menekankan pentingnya belajar dari pengalaman penyelenggaraan PON sebelumnya agar kesalahan-kesalahan yang terjadi tidak terulang di masa mendatang.

“PON ini harus diselenggarakan dari masa ke masa dengan lebih baik, lebih baik, dan lebih baik. Kita harus belajar dari penyelenggaraan yang lalu, yang tidak baik, jangan kita ulangi,” kata Icuk.

Harapan ini sejalan dengan keinginan masyarakat luas yang menginginkan agar PON tidak hanya menjadi ajang pamer kekuatan daerah, tetapi juga menjadi ajang pembinaan atlet yang berkualitas serta meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Tak lupa pada kesempatan tersebut Icuk memberikan apresiasi terhadap perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada para atlet yang berprestasi di PON, khususnya melalui pemberian bonus bagi para pemenang. Menurutnya, pemberian bonus merupakan langkah yang sangat baik karena dapat meningkatkan motivasi para atlet dan juga menarik minat masyarakat untuk berprestasi di bidang olahraga.

“Perhatian pemerintah daerah terhadap pemenang PON sudah cukup baik, terutama dengan adanya pemberian bonus. Hal seperti ini dapat menarik minat masyarakat untuk berprestasi di bidang olahraga,” ujarnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa pemberian bonus bukanlah satu-satunya bentuk dukungan yang diperlukan. Pemerintah daerah juga perlu memberikan dukungan dalam bentuk pembinaan yang berkelanjutan, terutama dalam hal penyediaan fasilitas, pelatihan yang berkualitas, serta dukungan moral bagi para atlet yang sedang berjuang mencapai puncak karier mereka.

Icuk Sugiarto berharap bahwa perhatian terhadap olahraga di Indonesia akan terus meningkat, baik dari segi pembinaan maupun apresiasi terhadap para atlet. Ia yakin bahwa dengan dukungan yang tepat, Indonesia akan mampu melahirkan lebih banyak juara di kancah internasional, yang tidak hanya membanggakan bangsa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk membawa nama bangsa ke pentas dunia. Mari kita bersama-sama memberikan perhatian lebih kepada sektor ini, agar Indonesia terus bersinar di ajang internasional,” tutup Icuk.

Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun karakter, harkat, dan martabat bangsa di mata dunia. PON XXI Aceh-Sumut 2024 adalah salah satu langkah penting dalam perjalanan panjang Indonesia menuju prestasi olahraga yang lebih tinggi dan bermartabat.[RIL]

Tags: IndonesiaOlahragaPON
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar
Olahraga

Persiraja vs Adhyaksa FC: M Ridwan Ingatkan Laskar Rencong Jangan Terlena Kemenangan

by SAGOE TV
October 17, 2026
Satu FC FTK Juara Piala Rektor UIN Ar-Raniry 2026, Gol Penalti Habib Jadi Penentu
Olahraga

Satu FC FTK Juara Piala Rektor UIN Ar-Raniry 2026, Gol Penalti Habib Jadi Penentu

by SAGOE TV
October 16, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta
Olahraga

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

by SAGOE TV
October 15, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar
Olahraga

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

by Husaini Ende
October 14, 2026
Kongres PSSI Aceh Dipersoalkan, Nazir Adam Minta Kepastian Hukum
Olahraga

Kongres PSSI Aceh Dipersoalkan, Nazir Adam Minta Kepastian Hukum

by SAGOE TV
October 11, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

October 11, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 17, 2026

EDITOR'S PICK

In Memoriam Anthony Reid: Warisan Sang Sejarawan untuk Aceh dan Asia Tenggara

Anthony Reid dan Kenduri Kematian

February 8, 2026
Ketua PKK Aceh dan YJI Bahas Program Kesehatan Jantung untuk Remaja dan Perempuan

Ketua PKK Aceh dan YJI Bahas Program Kesehatan Jantung untuk Remaja dan Perempuan

April 15, 2025
Kapolda Aceh yang Baru Sambangi Kejati Aceh, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kapolda Aceh yang Baru Sambangi Kejati Aceh, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

July 11, 2026
Prajurit Yonif 115/Macan Leuser Aceh Selatan Jalani Pemeriksaan Kesiapan Tugas di Perbatasan RI-PNG

Prajurit Yonif 115/Macan Leuser Jalani Pemeriksaan Kesiapan Tugas di Perbatasan RI-PNG

July 26, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.