• Tentang Kami
Sunday, January 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jadi Narasumber di UIN Ar-Raniry, Profesor Iran Tegaskan Agama Tak Bisa Dipahami Secara Parsial

SAGOE TV by SAGOE TV
June 23, 2025
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jadi Narasumber di UIN Ar-Raniry, Profesor Iran Tegaskan Agama Tak Bisa Dipahami Secara Parsial

Cendekiawan asal Iran, Prof Dr Hossein Mottaqi, menjadi narasumber dalam Webinar Kajian Studi Islam Seri ke-4 yang diselenggarakan Program Studi S3 Studi Islam UIN Ar-Raniry pada Senin (23/6/2025). Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE TV | BANDA ACEH – Cendekiawan asal Iran, Prof Dr Hossein Mottaqi, menyebut pemahaman terhadap agama sendiri akan tetap parsial jika tidak disertai dengan kajian lintas agama. Hal itu ia sampaikan dalam Webinar Kajian Studi Islam Seri ke-4 yang diselenggarakan Program Studi S3 Studi Islam UIN Ar-Raniry pada Senin (23/6/2025).

“Jika seseorang hanya mengenal agamanya sendiri, sejatinya ia belum memahami agamanya secara utuh,” kata Mottaqi dalam forum yang digelar secara daring.

BACA JUGA

Kemenlu Libatkan Aceh dalam Diplomasi Perdamaian Myanmar, Belajar dari Keberhasilan MoU Helsinki

Di APEC 2025, Presiden Prabowo Paparkan Manfaat AI untuk Atasi Kemiskinan

Profesor dari Adyan University, Qom, itu menekankan pentingnya memahami teks-teks suci lintas agama demi membangun pandangan teologis yang lebih menyeluruh.

Menurut dia, studi perbandingan agama dapat memperlihatkan titik temu nilai-nilai Islam, Kristen, dan Yahudi, terutama dalam konsep ketuhanan, moralitas, dan ibadah.

Ia menjelaskan bahwa dalam Islam sendiri, kajian semacam ini bukan hal baru. Ulama seperti Ibn Hazm dan Al-Mas’udi pada masa klasik telah melakukan pembacaan terhadap kitab suci agama lain, tidak hanya sebagai bentuk pengenalan, tetapi juga sebagai bagian dari dialog dan penguatan argumen teologis.

Mottaqi memaparkan lima ciri teks suci: berasal dari wahyu Ilahi, terlindungi dari perubahan, muncul seiring dengan lahirnya agama, berpengaruh terhadap masyarakat, serta mengandung ajaran moral dan kisah nabi.

Ia menyebut Al-Qur’an sebagai satu-satunya kitab yang terjaga keasliannya secara historis dan teologis. “Ini bukan sekadar klaim iman, tapi juga dasar metodologis dalam studi perbandingan agama,” ujarnya.

Mottaqi juga membahas perbedaan tradisi penulisan kitab. Teks-teks Yahudi dan Kristen, katanya, mengalami penyusunan ulang setelah pengasingan ke Babilonia, sedangkan Al-Qur’an diwariskan melalui tradisi hafalan sejak masa Nabi Muhammad dan dikodifikasi pada masa Khalifah Utsman.

Baca Juga:  Rektor UIN Ar-Raniry Tekankan Pentingnya Literasi Ekonomi Hadapi Era Pasca-Minyak

Meski ada pandangan ulama Syiah terkait variasi mushaf, umat Islam secara umum merujuk pada mushaf Utsmani.

Ia menyayangkan minimnya pembelajaran perbandingan agama di lembaga pendidikan Islam. Padahal, pemahaman terhadap teks agama lain bisa menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan global. Ia mencontohkan Muhammad Rasyid Ridha yang aktif mengkaji teks agama lain untuk membela Islam secara ilmiah.

“Tanpa kajian lintas agama, kita sulit menyampaikan pembelaan yang objektif,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan peserta soal konflik Yahudi-Islam, Mottaqi menegaskan bahwa masalahnya bukan hanya politik, tetapi menyangkut identitas dan teologi. Ia mengkritik doktrin eksklusif seperti “the Chosen People” yang, menurutnya, memperkeruh relasi antaragama.

Ia juga menekankan pentingnya membedakan antara identitas keagamaan Yahudi dan ideologi politik Zionisme.

“Ini bukan semata konflik geopolitik. Ini konflik teologis dan identitas,” kata Mottaqi.

Menutup paparannya, ia mengajak mahasiswa membuka diri terhadap kajian lintas agama. “Bukan untuk menyamakan keyakinan, tapi untuk membangun dialog yang sehat dan menghindari narasi permusuhan,” ujarnya. []

Tags: agamaIranIslamNarasumberPascasarjanaProfesorUIN Ar-Raniry
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Kemenlu Libatkan Aceh dalam Diplomasi Perdamaian Myanmar, Belajar dari Keberhasilan MoU Helsinki
Internasional

Kemenlu Libatkan Aceh dalam Diplomasi Perdamaian Myanmar, Belajar dari Keberhasilan MoU Helsinki

by SAGOE TV
November 7, 2025
Di APEC 2025, Prabowo Paparkan Manfaat AI untuk Atasi Kemiskinan
Internasional

Di APEC 2025, Presiden Prabowo Paparkan Manfaat AI untuk Atasi Kemiskinan

by SAGOE TV
November 1, 2025
Presiden Trump Puji Pidato Presiden Prabowo di PBB
Internasional

Presiden Trump Puji Pidato Presiden Prabowo di PBB

by SAGOE TV
September 25, 2025
Prabowo Hadiri Konferensi Internasional PBB soal Palestina, Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara
Internasional

Prabowo Hadiri Konferensi Internasional PBB soal Palestina, Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara

by SAGOE TV
September 24, 2025
Presiden Prabowo Ajak Dunia Akhiri Tragedi Gaza
Internasional

Presiden Prabowo Ajak Dunia Akhiri Tragedi Gaza

by SAGOE TV
September 24, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih, Ini Daftar Namanya

January 12, 2026
Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

January 13, 2026
Jurnalis asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

Jurnalis Asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

January 14, 2026
Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

January 14, 2026
Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

January 9, 2026
Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

January 11, 2026
Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

January 14, 2026
Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

December 20, 2025
Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

January 12, 2026

EDITOR'S PICK

Rp2,6 Triliun Dana Bank Aceh Syariah: Simpanan Aman atau Peluang Terlewatkan?

PLN, Monopoli Listrik, dan Keadilan Energi: Perspektif Maqashid Syariah

October 1, 2025
Aceh Tambah 27 Medali di PON XXI 2024

Aceh Tambah 27 Medali di PON XXI 2024

September 13, 2024
Mualem ke BKN: Aceh Butuh Birokrasi Lincah dan Responsif, Nasib Non-ASN Harus Jadi Prioritas

Mualem ke BKN: Aceh Butuh Birokrasi Lincah dan Responsif, Nasib Non-ASN Harus Jadi Prioritas

July 3, 2025
Jalan Tol Padang Tiji–Seulimeum Dibuka untuk Jemaah Haji

Jalan Tol Padang Tiji–Seulimeum Dibuka untuk Jemaah Haji, Pemerintah Aceh Apresiasi Hutama Karya

June 2, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.