BIREUEN | SAGOE TV – Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Aceh (UIA), Rezha Affannur, meraih juara 1 lomba melukis tingkat universitas dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen.
Karya Rezha yang berjudul “Wasiet Pejuang” berhasil mendapat nilai sempurna 100 dari tim penilai.
Lomba melukis yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen tersebut berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Minggu, 4 Oktober 2026. Kegiatan mengusung tema “Pesona Bireuen Dalam Warna Dan Karya” ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen.
Berdasarkan rekapitulasi penilaian resmi panitia, Rezha Affannur tampil mendominasi dengan mengantongi nilai sempurna sebesar 100 poin.
Posisi kedua ditempati Khairan Hafidzah dari kampus Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh dengan nilai 80, disusul Muhammad Rizki asal Universitas Islam Kebangsaan Indonesia di posisi ketiga dengan nilai 55.
Melalui karya “Wasiet Pejuang”, Rezha menghadirkan narasi simbolis mengenai perjalanan Kabupaten Bireuen lintas generasi.
“Elemen batu nisan pahlawan dihadirkan sebagai simbol pengorbanan masa lalu, sedangkan rencong merepresentasikan identitas serta semangat masa kini. Adapun Tugu Juang Bireuen menjadi lambang harapan masa depan, dipadu ikatan kain songket Aceh berwarna merah sebagai benang waktu dan lambang kehormatan budaya, serta lembaran kertas yang menyimbolkan pesan para pendahulu,” jelas Rezha.
Menurut Rezha, perpaduan berbagai elemen visual tersebut menyampaikan pesan filosofis bahwa warisan sejarah dan budaya tidak sekadar untuk dikenang, melainkan harus dijaga, dimaknai, serta diteruskan oleh generasi penerus.
Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIA, Yusri MA, mengapresiasi capaian nonakademik yang diraih anak didiknya.
Menurut Yusri, potensi dan soft skill di bidang seni ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi program studi maupun civitas akademika UIA secara luas.
“Prestasi ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademik dan nonakademik. Kami berharap capaian Rezha dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk tidak ragu mengeksplorasi bakat serta aktif mengukir prestasi di berbagai ajang kompetisi,” ujarnya.




















