• Tentang Kami
Friday, September 4, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Memahami Semiotika Teknologi Melalui Aplikasi Pembelajaran Berbasis Game: Aplikasi KAHOOT!

SAGOE TV by SAGOE TV
March 24, 2025
in Literasi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Khotia Nur Aqsho
Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris UHAMKA dan Guru SMAN 2 Klari, Karawang.

Kegiatan belajar dirumah sudah berjalan hampir sepuluh bulan lebih. Berbagai aplikasi online pun sudah digunakan demi kelancaran proses pembelajaran. Namun kini, siswa-siswa sering kali menampakkan kebosanan, dan melampiaskannya dengan cara bermain game. Untuk mengatasi kebosanan belajar tersebut, guru pun dituntut untuk menyajikan pembelajaran yang kreatif dan konten inovatif kepada siswanya.

BACA JUGA

Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

Akademisi UIN Ar-Raniry Luncurkan Buku “Teladan Sang Menteri”, Angkat Sosok Nasaruddin Umar

Dalam menyajikan pembelajaran secara daring pun kita perlu mengetahui bagaimana melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan media teknologi. Guru pun harus paham betul dengan fitur-fitur aplikasi yang digunakan. Salah satu aplikasi belajar yang berbasis game adalah Kahoot!. Kahoot! adalah alat e-learning populer yang dapat dengan mudah digunakan untuk menambah vitalitas, keterlibatan siswa, dan dukungan meta-kognitif yang berbentuk kuis. Menurut Licorish et al., (2018), platform pembelajaran berbasis game seperti Kahoot! dapat meningkatkan motivasi siswa dan meningkatkan pengalaman belajar.

Fitur-fitur di aplikasi Kahoot! ini banyak terdapat simbol dan tanda yang harus diketahui oleh pengguna, khususnya guru. Simbol dan tanda tersebut menyampaikan suatu informasi sehingga bersifat komunikatif yang mana mampu menggantikan sesuatu yang lain dapat dipikirkan atau dibayangkan. Ilmu yang mempelajari tentang simbol dan tanda ini dinamakan semiotika. Cabang ilmu ini semula berkembang dalam bidang bahasa, kemudian berkembang pula dalam bidang seni rupa dan desain komunikasi visual.

Dengan memahami aspek semiotika, guru dapat membuat pembelajaran dengan simbol dan tanda pada aplikasi pembelajaran yang dipakai.

Penggunaan simbol dan tanda dalam pembelajaran menggunakan aplikasi Kahoot! ini berfungsi untuk memperjelas fitur apa yang akan digunakan. Seperti pada tampilan awal kahoot.com kita pun dapat memilih salah satu tipe akun yang akan dibuat. Contohnya dengan simbol gambar buku dan warna merah menandakan bahwa pembuatan akun khusus untuk guru, ikon gambar orang dan warna biru menandakan pembuatan akun khusus untuk siswa, ikon gambar sofa dan warna kuning untuk personal atau pribadi dan yang terakhir ikon grafik dan warna hijau untuk profesional atau ahli.

Guru bisa menggunakan Kahoot! yang sudah jadi dibuat oleh orang lain atau membuat sendiri. Kahoot! yang dirancang oleh guru biasanya bisa sampai 35 pertanyaan. Kahoot! memiliki banyak fitur untuk memilih jenis pertanyaan, tidak hanya membuat kuis saja, tetapi Kahoot! juga bisa menambahkan jenis pertanyaan. Contohnya benar atau salah, puzzle, menuliskan jawaban singkat, polling bahkan slide presentasi juga dengan cara memilih ikon gambar dan keterangan jenis pertanyaan yang akan dibuat nantinya.

Kahoot! dirancang dengan banyak fitur interaktif, termasuk musik ketegangan. Siswa menggunakan perangkat seluler (smartphone, tablet dan laptop) untuk bergabung melalui pin yang diberikan oleh guru dan menjawab pertanyaan. Pertanyaan pilihan ganda diproyeksikan di layar. Banyak aspek semiotika agar memudahkan pembuatan pertanyaan, kita bisa meng-klik buat kuis. Biasanya guru menggunakan A, B, C, D untuk membuat pilihan ganda, namun pada aplikasi Kahoot! menggunakan simbol dan warna untuk pilihan ganda.

Siswa kemudian memiliki waktu untuk menjawab pertanyaan melalui perangkat seluler tersebut dengan menggunakan warna dan bentuk untuk menghubungkan ke jawabannya. Siswa diharuskan memilih jawaban yang benar secepat mungkin dan untuk mendapatkan poin.

Setelah semua siswa menjawab pertanyaan, atau waktu yang ditetapkan guru untuk menjawab pertanyaan berakhir, jawaban yang benar ditampilkan di layar guru dan hasil ditampilkan dalam bentuk grafik batang. Game ini melacak jawaban setiap siswa atau tim, poin penghargaan, dan memberi peringkat pemain berdasarkan kecepatan dan akurasi. Lima pemimpin teratas ditampilkan setelah setiap pertanyaan.

Selain aspek semiotika yang harus dipahami oleh guru, sebagai pembuat kuis. Kahoot! pun memiliki banyak manfaat. Memanfaatkan Kahoot! membantu mendukung metakognisi siswa dengan memberikan feedback langsung. Kahoot! juga menawarkan kesempatan untuk tidak hanya menilai pemahaman konseptual siswa tetapi juga mendukung konstruksi pengetahuan dan pemahaman baru melalui penjelasan lebih lanjut selama atau setelah permainan.

Melalui game digital ini pun guru akan mengetahui sifat kompetitif dari siswa, selain memberikan pengalaman belajar yang bermakna, bermanfaat dalam memungkinkan siswa untuk belajar menghadapi kegagalan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Kahoot! menggabungkan dinamika permainan dengan manfaat sistem respon siswa, menciptakan stimulasi dan lingkungan yang memotivasi kondusif untuk keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran mereka. Kahoot! pun bisa meninjau pengetahuan dan penilaian formatif.[]

Tags: Aplikasi Belajaraplikasi pembelajaranArtikelGamegame-based learningLiterasipembelajaransemiotiksemiotika teknologi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya
Literasi

Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

by SAGOE TV
April 13, 2026
Akademisi UIN Ar-Raniry Luncurkan Buku Teladan Sang Menteri di Istiqlal, Angkat Sosok Nasaruddin Umar
Literasi

Akademisi UIN Ar-Raniry Luncurkan Buku “Teladan Sang Menteri”, Angkat Sosok Nasaruddin Umar

by SAGOE TV
April 6, 2026
Milad ke-50, Sulaiman Tripa Rilis Dua Buku Baru di Fakultas Hukum USK
Literasi

Milad ke-50, Sulaiman Tripa Rilis Dua Buku Baru di Fakultas Hukum USK

by Anna Rizatil
April 2, 2026
Seruan Provokatif untuk Gen Z Aceh
Literasi

Seruan Provokatif untuk Gen Z Aceh

by Anna Rizatil
January 5, 2026
Puisi Tentang Harga Diri Bangsa, Dengarkan Ini
Literasi

Puisi Tentang Harga Diri Bangsa, Dengarkan Ini

by Anna Rizatil
January 5, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

August 31, 2026
Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

September 3, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

August 31, 2026
Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

August 31, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Diversifikasi Program lewat SPS Talk #1: Membaca Seni di Ruang Publik

August 31, 2026
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

August 12, 2026
Setelah Dislokasi Epistemik Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK

Setelah Dislokasi Epistemik: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK?

August 31, 2026

EDITOR'S PICK

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

February 7, 2026
Kongres KMPAN XIII Tegaskan Pengawalan UUPA Sesuai MoU Helsinki dan Dorong KOMPAS III Digelar di Aceh

Kongres KMPAN XIII Tegaskan Pengawalan UUPA Sesuai MoU Helsinki dan Dorong KOMPAS III Digelar di Aceh

November 21, 2025
20 Tahun Damai, Bagaimana Masa Depan Aceh? Ini Kata Fadlullah Wilmot

20 Tahun Damai, Bagaimana Masa Depan Aceh? Ini Kata Fadlullah Wilmot

May 16, 2025
Rindu Jam Dinding: Kisah Pilu Korban Banjir Aceh Tamiang

Rindu Jam Dinding: Kisah Pilu Korban Banjir Aceh Tamiang

January 9, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.