BANDA ACEH | SAGOE TV – Nekat menempuh perjalanan dengan berjalan kaki dari Bener Meriah menuju Bireuën, Dr. Baun Thoib Soaloon SGR melewati hari-hari yang penuh kelelahan, terik matahari, dan rasa putus asa. Perjalanan yang seharusnya dapat ditempuh dengan kendaraan berubah menjadi ujian fisik dan mental, setelah ia terjebak banjir di wilayah Aceh Tengah.
Akses jalan yang terputus akibat luapan air memaksanya mengambil keputusan sulit. Tanpa kepastian jarak dan waktu tempuh, ia melangkah menyusuri jalan demi jalan, menahan letih dan panas yang menyengat. Di tengah perjalanan, rasa ingin menyerah kerap muncul, namun tekad untuk bisa kembali ke rumahnya di Banda Aceh membuatnya terus melangkah.
Sepanjang perjalanan, Dr. Baun menyaksikan langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana. Rumah-rumah terendam, aktivitas warga lumpuh, serta keterbatasan bantuan di sejumlah titik menjadi pemandangan yang membekas di benaknya. Pengalaman tersebut memberinya pelajaran berharga tentang ketangguhan, empati, dan makna kesederhanaan hidup.
Kisah ini bukan sekadar tentang perjalanan pulang, melainkan potret nyata bagaimana bencana alam menguji daya tahan manusia. Dari langkah demi langkah yang ia tempuh, tersimpan refleksi mendalam tentang arti perjuangan dan rasa syukur, di tengah situasi sulit yang melanda Aceh.
Simak pembahasan lengkapnya dalam video podcast di atas. []



















