• Tentang Kami
Sunday, January 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

SAGOE TV by SAGOE TV
February 8, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045
Share on FacebookShare on Twitter

“Program ini menitikberatkan pada tujuh kebiasaan utama, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal.”

(dok. ditpsd.kemdikbud.go.id)

BACA JUGA

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Oleh: Fahmi Rahmatan Akbar

Dalam upaya membentuk karakter dan meningkatkan kualitas hidup generasi muda, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan “Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” pada Jumat (27/12). Program ini menitikberatkan pada tujuh kebiasaan utama, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal. Ketujuh kebiasaan ini diharapkan menjadi landasan bagi pembentukan karakter anak Indonesia yang tangguh dan berdaya saing.

Gerakan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan bahwa anak-anak Indonesia tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya. Penguatan karakter menjadi aspek krusial dalam pembangunan bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Tanamkan Karakter Sejak Dini

Kemendikdasmen berkomitmen membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter bangsa melalui gerakan ini. Program ini menanamkan delapan karakter utama, yakni religius, bermoral, sehat, cerdas, kreatif, kerja keras, disiplin, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pendidikan karakter semacam ini harus dimulai sejak dini agar dapat tertanam kuat dalam keseharian anak-anak Indonesia.

Dalam peluncuran program ini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kebiasaan seperti bangun pagi, beribadah, dan berinteraksi dengan masyarakat bukan hanya membentuk individu yang disiplin, tetapi juga menciptakan generasi yang peduli terhadap sesama dan lingkungannya.

Baca Juga:  Dari Pembangunan Konvensional ke Pembangunan Berkelanjutan

“Dengan menanamkan tujuh kebiasaan ini, kami berharap dapat membentuk anak-anak Indonesia menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, sosial, dan spiritual,” ujar Mu’ti.

Bonus Demografi 

Menurut Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I Tahun 2024, jumlah penduduk Indonesia per 30 Juni 2024 mencapai 282.477.584 jiwa. Dari jumlah tersebut, kelompok usia produktif (15-64 tahun) mencapai 69,58% atau sekitar 196,5 juta jiwa, sementara kelompok usia muda (0-14 tahun) sebanyak 64,8 juta jiwa (22,95%). Jika bonus demografi ini dapat dimanfaatkan dengan baik, maka Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Namun, tantangan besar juga mengiringi peluang ini. Tanpa persiapan yang matang, bonus demografi dapat berubah menjadi beban demografi. Oleh karena itu, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan karakter menjadi faktor penentu dalam mengoptimalkan potensi generasi mendatang.

Program “Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” bukan sekadar inisiatif pemerintah, melainkan sebuah gerakan bersama yang membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.

Orang tua memiliki peran sentral dalam menanamkan kebiasaan baik ini di rumah. Mereka harus menjadi teladan dalam menerapkan disiplin, menjaga pola hidup sehat, dan membentuk nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah juga berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung penerapan kebiasaan ini, baik melalui kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Selain itu, masyarakat dan lingkungan sekitar, termasuk komunitas dan media, dapat turut berkontribusi dalam membentuk budaya positif yang memperkuat karakter generasi muda. Kolaborasi yang solid antara pemerintah, orang tua, pendidik, dan masyarakat luas akan menentukan keberhasilan gerakan ini.

Masa Depan yang Lebih Baik

Jika ketujuh kebiasaan ini benar-benar diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari anak-anak Indonesia, maka dampaknya akan sangat besar bagi masa depan bangsa. Anak-anak yang tumbuh dengan kebiasaan baik akan menjadi generasi yang jujur, produktif, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dengan demikian, cita-cita Indonesia untuk menjadi negara maju, sejahtera, dan berdaya saing pada tahun 2045 bukanlah hal yang mustahil.

Baca Juga:  Dehumanisasi Pendidikan Aceh

Investasi dalam pembentukan karakter anak sejak dini adalah langkah fundamental dalam menciptakan generasi emas. Gerakan ini bukan hanya tentang kebiasaan sehari-hari, tetapi tentang membangun masa depan yang lebih baik bagi Indonesia. Oleh karena itu, sudah saatnya semua elemen bangsa bergerak bersama untuk memastikan keberhasilan program ini demi Indonesia yang lebih gemilang di masa depan. []

Tags: AnakArtikelIndonesiapendidikan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Talenta Digital dari Dayah: Harapan Baru Ekonomi Aceh
Artikel

Talenta Digital dari Dayah: Harapan Baru Ekonomi Aceh

by SAGOE TV
July 1, 2025
Dua Dekade Damai Aceh
Artikel

Dua Dekade Damai Aceh

by SAGOE TV
June 27, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih, Ini Daftar Namanya

January 12, 2026
Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

January 13, 2026
Jurnalis asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

Jurnalis Asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

January 14, 2026
Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

January 14, 2026
Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

January 9, 2026
Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

January 11, 2026
Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

January 14, 2026
Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

December 20, 2025
Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

January 12, 2026

EDITOR'S PICK

Dari Nyaris Merantau ke Bandung, Putri Yulianda Kini Raih Beasiswa KIP Kuliah untuk Wujudkan Mimpi

Dari Nyaris Merantau ke Bandung, Putri Yulianda Kini Raih Beasiswa KIP Kuliah untuk Wujudkan Mimpi

July 26, 2025
BSI Aceh Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan ZISWAF di Masjid Babuttaqwa Batoh

BSI Aceh Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan ZISWAF di Masjid Babuttaqwa Batoh

March 22, 2025
Akademisi Aceh Sesalkan Bentrok saat Penyaluran Bantuan: Mari Kembali Fokus pada Kemanusiaan

Akademisi Aceh Sesalkan Bentrok saat Penyaluran Bantuan: Mari Kembali Fokus pada Kemanusiaan

December 26, 2025
Hukum Sumber Daya untuk Manusia

Hukum Sumber Daya untuk Manusia

March 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.