BANDA ACEH | SAGOE TV – Sebanyak 78 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) menerima Beasiswa Bank Syariah Indonesia (BSI) Angkatan 2026 dengan total nilai manfaat mencapai Rp1,7 miliar.
Penyerahan beasiswa tersebut berlangsung bersamaan dengan Roadshow Aceh Sharia Young Leader Summit (SYLS) 2026 di Aula Gedung D Lantai 2 Fakultas Kedokteran USK, Banda Aceh, Kamis, 1 Oktober 2026.
Roadshow SYLS 2026 membahas ekonomi syariah dan kepemimpinan bagi generasi muda. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas literasi ekonomi syariah di kalangan mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Heru Fahlevi, menyampaikan apresiasi kepada BSI yang telah memilih USK sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Roadshow SYLS 2026.
“Atas nama Universitas Syiah Kuala, kami menyampaikan apresiasi, Pak, dan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia dan BSI Maslahat yang telah memilih Universitas Syiah Kuala sebagai salah satu lokasi pelaksanaan roadshow Sharia Young Leader Summit 2026,” ujar Heru.
Menurut dia, kegiatan tersebut relevan dengan kebutuhan Aceh, khususnya dalam memperkuat literasi ekonomi syariah di kalangan generasi muda.
“Kita tahu Aceh merupakan satu-satunya provinsi yang menerapkan syariat Islam dan salah satu implementasinya adalah pemberlakuan Qanun LKS, Lembaga Keuangan Syariah. Tentu saja fondasi dari penerapan LKS ini adalah literasi,” katanya.
BSI Serahkan Beasiswa Rp1,7 Miliar
Regional CEO BSI Region 1 Aceh, Saiful Musadir, mengatakan Roadshow SYLS 2026 merupakan bagian dari komitmen BSI dalam memberikan manfaat sekaligus ruang pengembangan bagi generasi muda.
“Leadership atau kepemimpinan tentu dimulai dari sikap, berani mengambil tanggung jawab dan menyampaikan gagasan, dan yang paling penting adalah harus memberikan manfaat,” ujar Saiful.
Dalam kegiatan tersebut, BSI menyerahkan Beasiswa BSI Angkatan 2026 kepada 78 mahasiswa USK dengan total nilai manfaat mencapai Rp1,7 miliar.
Saiful mengatakan program beasiswa tersebut telah diberikan kepada mahasiswa USK sejak 2021. Hingga 2026, BSI telah menyalurkan Beasiswa BSI kepada 260 mahasiswa USK dengan total nilai beasiswa sekitar Rp6 miliar.
“Hari ini merupakan momentum yang istimewa karena kita akan menyerahkan BSI Scholarship Angkatan 2026 kepada 78 mahasiswa USK dengan total nilai manfaat mencapai Rp1,7 miliar. Kami sampaikan juga sejak tahun 2021, BSI telah menyalurkan BSI Scholarship kepada 260 mahasiswa USK. Sampai dengan hari ini total beasiswa yang telah disalurkan lebih kurang Rp6 miliar,” kata Saiful.
Penyaluran beasiswa tersebut menjadi bagian dari dukungan BSI untuk membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan kapasitas dan potensi mereka.
Bahas Ekonomi Syariah dan Peran Generasi Muda
Selain penyerahan beasiswa, Roadshow SYLS 2026 di USK juga diisi dengan sesi talkshow yang membahas peran generasi muda dalam perkembangan ekonomi syariah Aceh.
Prof. M. Shabri, yang menjadi salah satu narasumber, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendorong kesejahteraan Aceh pada masa mendatang.
“Artinya kesejahteraan masih menunggu. Kalau dia menunggu, kita tunggu hari ini tidak muncul, berarti tugas kami, generasi kami gagal. Berarti ini menunggu ke depan, maka tugas adik-adik sekalian, saya pikir ini perlu mengisi,” ujar Shabri.
Ia mendorong generasi muda mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan ekonomi Aceh melalui gagasan dan kontribusi yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, Greget Kalla Buana membahas cara menyampaikan ekonomi syariah dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda.
Menurut Greget, ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan perbankan, tetapi memiliki ruang yang luas di berbagai bidang.
“Menyampaikan keuangan syariah, atau lebih luasnya ekonomi syariah, itu enggak harus dengan cara yang serius,” ujar Greget.
Ia juga mendorong mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk melihat ekonomi syariah sebagai bidang yang terbuka luas.
Pada sesi berikutnya, Duta Ekonomi Syariah Ali Kifayatullah membagikan pengalamannya dalam memahami ekonomi syariah secara lebih luas, termasuk keterkaitannya dengan isu lingkungan.




















