DARUSSALAM | SAGOE TV – Sebanyak 8.000-an mahasiswa baru Universitas Syiah Kuala (USK) resmi memulai perjalanan sebagai mahasiswa melalui Pembinaan Akademik dan Karakter Mahasiswa Baru (Pakarmaru) 2026 di Stadion Mini USK, Darussalam, Kota Banda Aceh, Senin, 10 Agustus 2026. Di hadapan mahasiswa baru tersebut, Rektor USK Prof. Mirza Tabrani mendorong mahasiswa tidak sekadar menjadi pengguna perubahan, tetapi mampu menjadi pencipta perubahan di tengah perkembangan teknologi dan dinamika global.
Rektor USK menegaskan bahwa Pakarmaru adalah titik awal transformasi diri dari seorang siswa menjadi insan intelektual. Menjadi mahasiswa bukan sekadar melanjutkan jenjang pendidikan, melainkan memasuki fase kehidupan yang menuntut kedewasaan, kemandirian, dan integritas.
Mirza secara khusus berpesan agar mahasiswa baru memanfaatkan kesempatan empat tahun di kampus sebaik-baiknya untuk menyeimbangkan kemampuan intelektual dan pembentukan karakter.
“Di USK, kami tidak hanya ingin melahirkan mahasiswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga manusia yang kuat karakternya, tinggi integritasnya, dan luas kebermanfaatannya,” kata Mirza dalam pidato penyambutannya.
Lebih lanjut, Mirza mengingatkan bahwa tantangan zaman ke depan sangat dinamis dengan disrupsi teknologi dan berbagai perubahan global. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk menjadi agen yang aktif dan solutif.
“Dunia yang saudara masuki hari ini adalah dunia yang terus berubah. Karena itu, jangan hanya menjadi pengguna perubahan. Jadilah pencipta perubahan,” ucapnya.
Dalam laporan yang disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Rina Suryani Oktari, Pakarmaru 2026 merupakan salah satu kegiatan pembinaan mahasiswa dengan skala terbesar di lingkungan universitas.
Pelaksanaan Pakarmaru tingkat universitas berlangsung pada 10-13 Agustus 2026 secara hybrid (daring dan luring) serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube Universitas Syiah Kuala. Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan di tingkat fakultas dan program studi pada 14-15 Agustus mendatang.
“Pakarmaru USK 2026 ini membutuhkan sinergi dan kerja sama dari seluruh unsur universitas, panitia, BEM, DPM, UKM, hingga kakak asuh,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun karakter, budaya akademik, dan rasa memiliki yang kuat terhadap USK. Senada dengan rektor, Rina juga berpesan kepada mahasiswa baru untuk memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya untuk mengenal lingkungan kampus dan nilai-nilainya.
“Kenali kampusmu, pahami nilai-nilainya, bangun karaktermu, dan jadilah bagian dari prestasi Universitas Syiah Kuala,” ujar Rina.




















