• Tentang Kami
Saturday, May 2, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Ketua Komisi VII DPRA: Santripreneur, Pilar Ekonomi Baru Aceh

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
March 26, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketua Komisi VII DPRA: Santripreneur, Pilar Ekonomi Baru Aceh

Ketua Komisi VII DPRA H. Ilmiza Sa’aduddin Djamal, SE, MBA dalam dalam Gelar Wicara Santripreneur Batch 2 dengan tema “Potensi Santripreneur Menuju Kemandirian Ekonomi Aceh.” Acara ini akan berlangsung pada Selasa, 25 Maret 2025, di Auditorium Lantai 8, Gedung Landmark BSI Aceh, Kota Banda Aceh.

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Aceh memiliki potensi besar dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis pesantren. Dengan jumlah pondok pesantren yang terus bertambah—tercatat 1.854 pesantren per 16 Oktober 2024—santri tidak hanya dididik dalam ilmu agama, tetapi juga diarahkan untuk menjadi wirausahawan yang mampu menciptakan peluang usaha.

Ketua Komisi VII Bidang Keistimewaan Dan Kekhususan Aceh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ilmiza Sa’aduddin Djamal, menekankan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya bertujuan mencetak ulama, tetapi juga pengusaha yang dapat mandiri secara ekonomi. “Santri harus memiliki keterampilan wirausaha sejak dini agar ketika mereka lulus, mereka bisa mengembangkan usaha sendiri,” ujarnya dalam Gelar Wicara Santripreneur Batch 2 dengan tema “Potensi Santripreneur Menuju Kemandirian Ekonomi Aceh”  pada Selasa, 25 Maret 2025, di Auditorium Lantai 8, Gedung Landmark BSI Aceh.

BACA JUGA

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

Beasiswa PJJ Dibuka hingga 31 Mei 2026, Guru Pesantren dan LPQ Bisa Kuliah Gratis

Dorong Ekonomi Pesantren

Sejumlah pesantren di Aceh telah sukses menjalankan berbagai model bisnis, mulai dari usaha air isi ulang, menjahit, desain pakaian, hingga pertanian dan perikanan. Salah satu contoh nyata adalah sebuah pesantren di Aceh Besar yang mampu menghasilkan keuntungan antara Rp5 juta hingga Rp10 juta setiap tiga bulan dari usaha budidaya anggur di lahan terbatas.

Menurut Ilmiza, sektor pertanian dan perikanan menjadi pilihan utama banyak pesantren karena mampu menopang kebutuhan santri sekaligus mendukung operasional pesantren. Beberapa pesantren juga telah mengembangkan usaha berbasis teknologi, seperti pemasaran online yang memungkinkan produk pesantren menembus pasar yang lebih luas.

Dalam upaya memperkuat santripreneur, Ilmiza menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam memberikan dukungan kebijakan. “Pemerintah harus mempermudah akses modal bagi santri, menyediakan pelatihan kewirausahaan, serta menjalin kemitraan dengan universitas dan lembaga swasta untuk pengembangan program usaha pesantren,” jelasnya.

Baca Juga:  Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 100 Kilogram Sabu di Aceh Timur

Ia juga menekankan perlunya sistem pendampingan yang berkelanjutan bagi santri yang ingin menjadi pengusaha. “Pelatihan harus dilakukan secara terus-menerus, bukan hanya sekali. Konsistensi dalam pembinaan akan memastikan para santri memahami seluk-beluk bisnis dengan baik.”

Mindset Islami Kunci Sukses

Selain keterampilan teknis, Ilmiza menegaskan bahwa pola pikir Islami harus menjadi landasan utama dalam berwirausaha. “Santripreneur harus memulai bisnis dengan niat ibadah, menerapkan kejujuran, disiplin, dan kesabaran dalam menghadapi tantangan,” katanya. Ia juga mengingatkan pentingnya keberanian untuk mencari peluang dan kemandirian dalam menjalankan usaha.

Sebagai contoh inspiratif, Ilmiza mengisahkan strategi bisnis Khalifah Utsman bin Affan dalam mengelola sumber daya ekonomi secara berkelanjutan. Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat diterapkan oleh santripreneur di Aceh, sehingga pesantren bukan hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Dengan berbagai langkah konkret ini, santripreneur diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi Aceh yang Islami, maju, dan berkelanjutan. []

Tags: acehDPR AcehDPRAEkonomiEntrepreneurshipsantri
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite
News

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

by SAGOE TV
May 1, 2026
Beasiswa PJJ Dibuka hingga 31 Mei 2026, Guru Pesantren dan LPQ Bisa Kuliah Gratis
News

Beasiswa PJJ Dibuka hingga 31 Mei 2026, Guru Pesantren dan LPQ Bisa Kuliah Gratis

by SAGOE TV
May 1, 2026
Realisasi APBA Capai Rp5,5 Triliun per Agustus 2025, Pemerintah Aceh Optimistis Target Tercapai
News

Rp2,7 Triliun Terserap! Realisasi APBA 2026 Tembus 23,27 Persen hingga April

by SAGOE TV
May 1, 2026
Pasar Kembali Ramai, Ekonomi Aceh Tamiang Bangkit Pascabencana
News

Pasar Kembali Ramai, Ekonomi Aceh Tamiang Bangkit Pascabencana

by SAGOE TV
May 1, 2026
Hardiknas 2026 Universitas Syiah Kuala Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni
News

Hardiknas 2026: USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

by SAGOE TV
May 1, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

April 29, 2026
Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh

Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh?

April 26, 2026
Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

May 1, 2026
Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

April 25, 2026
94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

April 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Hardiknas 2026 Universitas Syiah Kuala Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

Hardiknas 2026: USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

May 1, 2026
Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana hingga Juli 2026

Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana hingga Juli 2026

April 28, 2026
Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry Harus Jadi Kekuatan Strategis

Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry: Harus Jadi Kekuatan Strategis

April 26, 2026

EDITOR'S PICK

Rektor UIN Ar-Raniry Sebut Politik Aceh Kian Dewasa

8 Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh Naik Jabatan Akademik sebagai Profesor

January 17, 2025
Pemerintah Aceh Bersih-bersih HGU Bermasalah

Pemerintah Aceh Bersih-bersih HGU Bermasalah

November 1, 2025
RSUDZA Banda Aceh Kini Miliki Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat

RSUDZA Banda Aceh Kini Miliki Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat

June 15, 2025
Rektor USK Sampaikan Pidato Terakhir di Wisuda ke-168, Ajak Lulusan Peduli Sosial dan Siap Hadapi Era AI

Rektor USK Sampaikan Pidato Terakhir di Wisuda ke-168, Ajak Lulusan Peduli Sosial dan Siap Hadapi Era AI

February 26, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.