• Tentang Kami
Saturday, August 29, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Komisi VI DPRA Minta Sekolah dan Dayah Awasi Jajanan Siswa dan Santri

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
February 8, 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Komisi VI DPRA Minta Sekolah dan Dayah Awasi Jajanan Siswa dan Santri
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH — Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Tgk T Zulafadli atau lebih akrab dengan Waled Landeng meminta pihak sekolah pesantren untuk memperketat pengawasan terhadap jajanan yang dijual di lingkungan lembaga pendidikan. Hal ini disampaikan Waled Landeng dalam keterangan tertulis kepada Media ini, Senin (28/04/2025).

Waled mengingatkan, pihak Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD), pesantren dan sekolah harus memastikan jajanan yang dikonsumsi siswa terbebas dari unsur yang tidak halal. Ia menyebutkan, makanan tidak halal saat ini tidak hanya ditemukan di supermarket besar, tetapi juga mulai beredar di kios-kios kecil sekitar pesantren dan sekolah.

BACA JUGA

BPMA Dorong Joint Study JOGMEC-JAPEX Berlanjut ke Eksplorasi dan Investasi di Aceh

Mahasiswa USK Raih 3 Medali di Ajang Internasional, Angkat Isu Kesehatan Mental Pascabanjir

Selain itu, Waled juga meminta kantin-kantin sekolah dan pesantren untuk tidak menjual produk-produk yang terafiliasi dengan Zionis Israel, sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Dalam kesempatan tersebut, Waled turut meminta Tim JKPD untuk memperketat pengawasan pangan mulai dari tahap distribusi di luar daerah hingga ke tingkat sekolah. Tim JKPD diharapkan berkoordinasi dengan daerah-daerah produsen guna memastikan seluruh komoditas yang masuk ke Aceh bebas dari cemaran bahan kimia berbahaya.

Ia menegaskan, pengawasan ini penting dilakukan mengingat maraknya kasus anak-anak yang menderita penyakit kronis akibat konsumsi makanan yang mengandung penyedap, pewarna, dan pengawet berlebihan.

“Pedagang jajanan juga perlu diimbau agar lebih memperhatikan kualitas makanan yang dijual kepada anak-anak,” ujar Waled.

Ia juga meminta pihak sekolah bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pengecekan rutin terhadap jajanan anak-anak di sekolah.

“Saya minta pihak sekolah mendatangkan BPOM minimal sepekan sekali untuk melakukan inspeksi. Kalau ditemukan ada pedagang yang menjual makanan dengan kadar bahan berbahaya yang tinggi, segera diberikan teguran atau informasi yang tepat,” katanya.

Menurut dia pengawasan ini penting mengingat konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL) di kalangan anak-anak semakin meningkat. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menunjukkan, kasus diabetes pada anak meningkat hingga 70 persen sejak 2010.

Bahkan, kata Linda, banyak anak yang saat ini harus menjalani cuci darah secara rutin akibat dampak buruk dari konsumsi makanan tidak sehat.

Data GlobalData Q2 2021 Consumer Survey juga menunjukkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat konsumsi minuman manis dalam kemasan (MBDK) tertinggi di Asia Pasifik. Kondisi ini meningkatkan risiko obesitas, diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung koroner.

Kementerian Kesehatan RI telah mengingatkan bahwa konsumsi gula lebih dari 50 gram, natrium lebih dari 200 miligram, dan lemak lebih dari 67 gram per orang per hari, berisiko menimbulkan berbagai penyakit kronis.

turut menyoroti kantin-kantin sekolah yang masih menjual makanan dan minuman instan tinggi gula dan pengawet, seperti mie goreng dan cireng. Oleh karena itu, mereka meminta Dinas Pendidikan bersama Dinas Kesehatan Aceh untuk melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada kepala sekolah mulai dari tingkat TK hingga SMP.

“Kami juga mengharapkan kepala sekolah terjun langsung memantau kantin yang ada di lingkungan sekolah mereka masing-masing,” pungkasnya.[]

 

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

BPMA Dorong Joint Study JOGMEC-JAPEX Berlanjut ke Eksplorasi dan Investasi di Aceh
News

BPMA Dorong Joint Study JOGMEC-JAPEX Berlanjut ke Eksplorasi dan Investasi di Aceh

by SAGOE TV
August 29, 2026
Mahasiswa USK Raih 3 Medali di Ajang Internasional, Angkat Isu Kesehatan Mental Pascabanjir
News

Mahasiswa USK Raih 3 Medali di Ajang Internasional, Angkat Isu Kesehatan Mental Pascabanjir

by SAGOE TV
August 29, 2026
Jalur RoRo Aceh-Penang Dipercepat, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator
News

Jalur RoRo Aceh-Penang Dipercepat, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

by SAGOE TV
August 28, 2026
Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda
News

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

by SAGOE TV
August 28, 2026
Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
News

Nasaruddin Umar Tak Maju Calon Ketua Umum PBNU, Pilih Fokus Jalankan Tugas sebagai Menteri Agama

by SAGOE TV
August 28, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Tabina Tour Travel Kembali Memberangkatkan Dua Kloter Jamaah Umrah

Tabina Tour Travel Kembali Memberangkatkan Dua Kloter Jamaah Umrah

August 27, 2026
Piasan Budaya Barat Selatan Aceh 2026 Berakhir, Pesan untuk Generasi Muda: Kenali Sejarah

Piasan Budaya Barat Selatan Aceh 2026 Berakhir, Pesan untuk Generasi Muda: Kenali Sejarah

August 25, 2026
Remaja Aceh di Persimpangan NKRI, Merdeka, dan Ruang Kosong Tokoh Idola_Irwandi

Remaja Aceh di Persimpangan: NKRI, “Merdeka”, dan Ruang Kosong Tokoh Idola

August 21, 2026
SPS Revival: Setelah Lima Belas Volume, Apa yang Harus Berubah?

SPS Revival: Setelah Lima Belas Volume, Apa yang Harus Berubah?

August 24, 2026
Dek Din Syamsuddin

Menyoroti Site Plan PSN yang Mengabaikan Aspel Sosial Masyarakat di Kawasan Kopelma Darussalam Banda Aceh

August 23, 2026
MEUGOE Ketika Sebuah Skatepark Menjadi Sekolah Kehidupan

MEUGOE: Ketika Sebuah Skatepark Menjadi Sekolah Kehidupan

August 27, 2026
21 Tahun Damai Aceh, Unhan RI dan BRA Bahas Strategi Memperkuat Perdamaian

21 Tahun Damai Aceh, Unhan RI dan BRA Bahas Strategi Memperkuat Perdamaian

August 27, 2026
M. Azril Ihksan

Makna Rindu, Antara Majnun dan Hamzah Fansuri

August 26, 2026

EDITOR'S PICK

Pemkab Aceh Besar Siap Kendalikan Inflasi dan Atur Arus Mudik Lebaran 2025

Pemkab Aceh Besar Siap Kendalikan Inflasi dan Atur Arus Mudik Lebaran 2025

February 18, 2025
Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

September 12, 2025
UIN Ar-Raniry Gelar Acara Syukuran PPPK dan Perpisahan Kepala Biro AUPK

UIN Ar-Raniry Gelar Acara Syukuran PPPK dan Perpisahan Kepala Biro AUPK

February 1, 2026
Rencana Pembangunan Venue PORA 2026 di Aceh Jaya, Pj Gubernur Cek Lokasi

Rencana Pembangunan Venue PORA 2026 di Aceh Jaya, Pj Gubernur Cek Lokasi

January 20, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.