• Tentang Kami
Friday, June 5, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Gaza, Tragedi Asyura yang Berulang

SAGOE TV by SAGOE TV
July 9, 2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gaza, Tragedi Asyura yang Berulang

Ilustrasi. (AI)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: M Syukur Hasbi
Dosen Luar Biasa UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Sekitar 1386 tahun lalu, tepatnya pada 10 Muharram (Asyura) 61 Hijriah, telah terjadi tragedi kamanusiaan berupa pembantaian Husein bin Ali bin Abi Thalib beserta keluarga dan para sahabat setianya. Peristiwa pembantaian terburuk dalam sejarah ini telah menjadi madrasah yang mengajarkan kita makna pengorbanan, kesabaran, keberanian, dan keteguhan hati cucu Rasulullah Saw.

BACA JUGA

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

Peristiwa ini dikenang sebagai simbol perlawanan terhadap kezaliman dan pembelaan terhadap kebenaran. Bagi umat Islam, Asyura harus menjadi hari perenungan tentang pengorbanan demi prinsip keadilan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tragedi ini bukan sekadar tentang pembantaian, tapi tentang pengorbanan suci untuk membela nilai-nilai kebenaran dan keadilan. Imam Husain rela kehilangan segalanya, termasuk keluarga dan nyawanya sendiri, demi mempertahankan ajaran kakeknya dan menyelamatkan Islam dari kehancuran di bawah tirani.

Saat itu, Imam Husain beserta keluarga dan sahabat setianya sekitar 72 orang dikepung oleh sekitar 30.000 tentara Yazid bin Muawiyah. Setelah beberapa hari tanpa air minum karena blokade sungai Efrat, pasukan Yazid mulai melakukan pembantaian. Satu persatu sahabat, keluarga Imam Husain syahid di padang gersang karbala. Terakhir, cawan kesyahidan juga diteguk oleh cucu kesayangan Rasulullah Saw. Kepala Imam Husain dipenggal dan diarak ke Irak hingga Damaskus bersama para tawanan wanita.

Sebagaimana disebutkan, setiap hari adalah asyura setiap bumi adalah karbala. Tragedi kemanusian sekarang juga masih terjadi di Gaza Palestina. Puluhan ribu warga Gaza yang didominasi oleh wanita dan anak-anak dibantai dengan sadis oleh rezim penindas zionis Israel. Namun pertanyaan yang muncul adalah, siapa pemenang atas perang tak berimbang ini? Baik Karbala maupun Gaza, kemenangan adalah milik kebenaran. Kemenangan yang diperoleh oleh Husain cucu Rasulullah dari pengorbanannya ini terus menyebar ke seluruh penjuru dunia. Madrasah perlawanan yang diajarkan putra Fatimah Azzahra ini tidak bisa dipadamkan oleh kekuatan musuh apapun. Ini berbeda jauh dengan sejarah penzalim. Siapapun yang melakukan kezaliman dan kebatilan, pasti akan hancur. Ia akan dilupakan sejarah atau diingat sebagai terzalim sepanjang sejarah.

Seperti Gaza hari ini, kekuatan militer zionis yang selalu mendapat sokongan peralatan perang dari Amerika tidak mampu memenangkan perang tak seimbang ini. Hingga kini, keberhasilan militer zionis di Gaza hanya membunuh warga yang didominasi oleh anak-anak dan wanita. Sementara target perang yang didengungkan, berupa pembebasan tawanan israel dan pelucutan senjata pejuang Palestina di Gaza hingga kini masih gagal dilakukan. Artinya, kekuatan militer canggih yang dimiliki zionis bila dibandingkan dengan kekuatan militer pejuang Palestina, menunjukkan bahwa kekalahan demi kekalahan terus dialami Israel.

Benar, bahwa Israel mampu membunuh beberapa tokoh sentral gerakan perlwanan di Palestina, Libanon, hingga Iran. Walaupun demikian, mereka tidak mampu mengalahkan gerakan perlawanan. Sebab, gerakan perlawanan ini bukan hanya gerakan militer, tapi ia adalah madarasah yang menanamkan ide, epik dan semangat perlawanan heroik ini dibawah panji Islam.

Mereka inilah pejuang-pejuang Islam, hasil didikan madrasah karbala. Banyak sekali pesan-pesan pantang hina dan kerinduan akan kematian dapat dipetik dari madrasah asyura ini. Imam Husain di antara pesannya sebelum tragedi asyura mengatakan bahwa jika kezaliman sudah tidak mungkin lagi dicegah, hendaklah seseorang merindukan pertemuan dengan Tuhannya.

“Tidakkah kalian melihat bahwa kebenaran tidak diamalkan, dan kebatilan tidak dicegah? Dalam keadaan seperti ini, seorang mukmin hendaklah merindukan pertemuan dengan Tuhannya dalam keadaan benar. Sesungguhnya aku tidak memandang kematian kecuali sebagai kebahagiaan, dan aku tidak memandang hidup bersama orang-orang zalim kecuali sebagai kehinaan,” kata Imam Husein jelang tragedi Asyura. []

Tags: ArtikelAsyuraGazaJalur GazaopiniPalestinasejarahTragedi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan
Opini

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

by SAGOE TV
June 3, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup
Opini

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

by SAGOE TV
June 3, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup
Opini

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

by SAGOE TV
June 3, 2026
Aceh dan Paradoks Kemakmuran: Mengapa Bantuan Sosial Tidak Akan Pernah Cukup Tanpa Industrialisasi
Opini

Aceh dan Paradoks Kemakmuran: Mengapa Bantuan Sosial Tidak Akan Pernah Cukup Tanpa Industrialisasi

by SAGOE TV
May 25, 2026
Ketika Niat Baik Berjalan Tanpa Peta
Opini

Ketika Niat Baik Berjalan Tanpa Peta

by Anna Rizatil
May 21, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 3, 2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

June 4, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

June 3, 2026
Dari Meja yang Sama

Dari Meja yang Sama

June 3, 2026
Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

September 12, 2025
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Skate Park Stage Volume 1-8 Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

May 25, 2026
12.648 Peserta UTBK SNBT 2026 Ikuti Ujian di USK, Rektor Ingatkan Jangan Salah Lokasi

3.886 Peserta Lulus SNBT 2026 di USK, Ini Daftar Prodi Paling Diminati

May 26, 2026

EDITOR'S PICK

Beasiswa Master Double Degree Dibuka hingga Akhir Mei, Cek Syarat Lengkap dan Cara Daftarnya

Beasiswa Master Double Degree Dibuka hingga Akhir Mei, Cek Syarat Lengkap dan Cara Daftarnya

May 16, 2026
Jelang Puncak Haji, Ketua PPIH Aceh Minta Jemaah Tetap Disiplin, Sabar, dan Jaga Kesehatan

Jelang Puncak Haji, Ketua PPIH Aceh Minta Jemaah Tetap Disiplin, Sabar, dan Jaga Kesehatan

June 2, 2025
Dilema Bioetika Era Kecerdasan Buatan

Luncurkan Proyek B3W, Akankah G-7 Mampu Hadang BRI China?

March 24, 2025
Agresi Militer Belanda II adalah serangan yang dilancarkan Belanda pada 19 Desember 1948. (Foto: Nationaal Museum van Wereldculturen/C.J. Taillie via Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Agresi Militer, Kontribusi Sosiawan dan Penataan Kesejahteraan

March 15, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.