• Tentang Kami
Saturday, August 8, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Cita-citaku: USK sebagai a Role Model World Class University 4.0

Anna Rizatil by Anna Rizatil
December 23, 2025
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc. (Foto: Dokumen)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc
Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc, Profesor bidang teknologi pascapanen, Dosen Prodi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Email: rkhathir79@gmail.com

Saya adalah bakal calon rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2031 yang paling muda dan satu-satunya kontestan Wanita, mewakili unsur Perempuan Aceh. Kehadiran saya dalam kontestasi rektor USK kali ini untuk membuka mata hati kita semua, bahwa setiap kita mempunyai keniscayaan untuk menjadi seorang pemimpin. Kemampuan yang Allah SWT. berikan kepada kita adalah amanah yang harus kita tunaikan.

Latar belakang utama yang memberikan keputusan untuk maju adalah kecintaan saya kepada USK sebagai alumni dan sebagai generasi Kota Darussalam Sejahtera. Saya dilahirkan dan dibesarkan di kota ini. Sejak kecil saya melihat bangunan megah USK dan ingin menuntut ilmu di sana. Saya turut sedih melihat teman-teman sepermainan yang tidak sampai ke level sarjana, padahal kami anak-anak Darussalam. Sungguh ironi, sangat sedikitnya anak-anak di desa seputaran kampus USK yang lanjut pendidikan ke perguruan tinggi. Akhirnya sampai kepada tahap ini, USK seolah-olah bukan milik kami, bukan milik masyarakat. Masyarakat sekitar menjadi ancaman keamanan bagi USK, maka USK menutup dirinya dari masyarakatnya. Saya maju sebagai rektor, untuk membuka kembali tirai ini. Saya ingin USK menjadi jantoeng hate kami, jantoeng hate masyarakat Darussalam, jantung hati masyarakat Aceh, Indonesia, dan dunia.

BACA JUGA

Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan

Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

Sesuai amanat Undang-undang No 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, tugas utama USK adalah menghasilkan generasi yang beiman dan bertaqwa dan berilmu pengetahuan. Hal ini sesuai dengan Firman Allah dalam QS. Al-Mujadalah ayat 11, bahwa Allah SWT. akan meninggikan derajat orang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat. Menghasilkan generasi yang kompeten ini sangat penting untuk masa depan kehidupan manusia.

Dalam menjalankan amanat ini, USK memegang tiga tugas utama yang disebut tridharma perguruan tinggi meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga tugas ini dapat dilaksanakan secara sinergis, di mana tugas penelitian diharapkan dapat meningkatkan kapasitas seorang dosen untuk memberikan pendidikan yang terkini (terupdate), sedangkan tugas pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi sebuah bukti nyata aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dalam kehidupan. Dalam suatu proses pendidikan, keteladanan atau bukti nyata ini sangat diperlukan, yang dapat menghasilkan generasi yang mantap (kompeten). Sebaliknya mekanisme pendidikan yang gagal cenderung akan menghasilkan generasi yang bingung, galau, dan tidak kompeten, sehingga pada akhirnya hanya menambah angka pengangguran.

Selama ini aspek tridharma perguruan tinggi dijalankan tidak seimbang, karena dalam persyaratan penilaian angka kredit (PAK) lama, nilai pendidikan diberi bobot minimal 40%, nilai penelitian minimal 40%, nilai pengabdian maksimal 10% dan nilai penunjang maksimal 10%. Sebagai rektor USK, saya akan merubah paradigma ini dengan skema segitiga sama sisi, di mana aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus dilaksanakan secara berimbang. Semoga ini menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di masa depan.

Untuk itu, program utama saya adalah meningkatkan kompetensi dosen USK dalam pelaksanaan tridharma peguruan tinggi melalui berbagai mekanisme seperti workshop dan pelatihan ataupun mentoring. Menyongsong USK sebagai world class university, kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris para dosen harus ditingkatkan. Berbagai peluang akan dibuka seperti kursus bahasa Inggris, pelaksanaan coaching kelas internasional, dan seminar bertaraf internasional yang berintegritas. Selama ini, USK sudah melaksanakan puluhan seminar internasional namun tidak berdampak nyata kepada peningkatan kemampuan bahasa Inggris para dosen. Hal ini perlu dievaluasi dan dikoreksi di masa depan. Beberapa program studi juga sudah memeroleh peringkat akreditasi internasional, namun pada kenyataannya kemampuan membuka kelas berbahasa Inggris masih rendah akibat rendahnya kemampuan dosen. Peningkatan kemampuan berbahasa Inggris sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dosen melalui peningkatan literasi berbahasa Inggris dan kerja sama internasional.

Peningkatan kompetensi dosen juga akan berkorelasi positif dengan peningkatan kompetensi lulusan yang dihasilkan. Kita bukan menafikan peranan sarana dan parasarana dalam menunjang keberhasilan suatu sistem pendidikan, namun kita menyakini bahwa kompetensi dosen sebagai pendidik adalah syarat mutlak nomor wahed untuk kesuksesan sistem pendidikan. Ibarat pepatah: “Guru adalah pengugu yang ditiru”.

Kekhawatiran saya sangat besar mengetahui bahwa pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) adalah kalangan mahasiswa dan generasi dalam rentang usia 11-30 tahun. Peningkatan kompetensi dosen diharapkan menjadi salah satu solusi untuk melawan virus dekadensi moral ini. Kompetensi dosen USK harus komprehensif meliputi kemampuan memberikan keteladanan akhlak mulia, keimanan dan ketaqwaan, dan iptek.

Selanjutnya, quadruple helix sesuai visi misi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sians dan Teknologi adalah target saya. Quadruple helix adalah model kolaborasi yang melibatkan setidaknya 4 unsur yaitu Pemerintah, Industri, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat sebagai Users. Kolaborasi yang sudah ada akan ditinjau kembali dan yang belum ada akan dibentuk dengan dasar problem based untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Kolaborasi tidak boleh diciptakan dengan dasar selain itu. Kita ingin melihat USK sebagai menara ilmu pengetahuan, tempat Pemerintah, dunia usaha dan industri (DUDI), dan masyarakat bertanya apabila terkendala dalam kehidupannya. Kehadiran USK harus mampu memfasilitasi perubahan era yang cenderung berjalan dinamis dan semakin cepat.

Saya ingin menjadikan USK sebagai panutan dalam berbagai hal. Dapat di mulai dalam hal kecil, misalnya bagaimana pengelolaan sampah yang benar, bagaimana berlalu lintas yang benar, dan bagaimana pengaturan daerah milik jalan (damija) yang benar. Kita akan merubah wajah USK menjadi bersih, gedung-gedung terawat dengan baik, dan masyarakat akademika menyandang akhlak mulia. Apabila kita berjalan misalnya di jalan lingkar Limpok, kesan USK sebagai wilayah yang apik dan bersih harus tercermin untuk ditiru dan digugu oleh masyarakat.

Pusat-pusat riset atau studi akan didorong untuk berkreativitas dan peran dewan guru besar akan dimaksimalkan. Saya akan mendorong kegiatan berbasis proses yang berkualitas untuk memperkuat pondasi USK sebagai lembaga pendidikan. Status USK sebagai PTNBH dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya mengembangkan bisnis berbasis ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru di tengah masyarakat.

Pengembangan industri oleh USK diharapkan membuka ribuan lapangan kerja bagi alumni dan masyarakat, serta dapat dimanfaatkan kembali untuk peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan pegawai USK. Target akhir saya adalah dapat meringankan UKT bagi mahasiswa, dan menjamin 20% mahasiswa berasal dari masyarakat miskin di Aceh dan dari daerah 3T di Aceh yaitu Pulau Sabang, Pulau Breuh, Pulau Nasi, Pulau Simeulue, Pulau Banyak, dan Kabupaten Aceh Singkil. Dengan prestasi-prestasi USK pada kepemimpinan sebelumnya, saya yakin dapat melanjutkan estafet kepemimpinan membawa USK sebagai a Role Model World Class University 4.0. Insya Allah.[]

Tags: cita-citaopiniRektorrole modelUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan_Risnawati Ridwan
Opini

Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan

by SAGOE TV
August 3, 2026
Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi
Opini

Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

by SAGOE TV
August 1, 2026
LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh
Opini

LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

by SAGOE TV
July 29, 2026
Putri Saleh ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Bidang perlindungan Khusus Anak.
Opini

Jangan Biarkan Masa Depan Anak Berjalan Sendiri

by SAGOE TV
July 30, 2026
Risnawati Ridwan ASN Pada Dinas Sosial Kota Banda Aceh
Opini

Film Teach You a Lesson: Sebab yang Perlu Dididik Kadang Bukan Anak, tetapi Orang Dewasa

by SAGOE TV
July 21, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

August 6, 2026
Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan_Risnawati Ridwan

Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan

August 3, 2026
Ketika Banyak Orang Mengeluh, SPS Revival Memilih Membangun

Ketika Banyak Orang Mengeluh, SPS Revival Memilih Membangun

August 7, 2026
Calvin Ho

Paradoks Aceh: Mengapa Kekayaan Alam Tidak Menjadi Kemakmuran?

August 7, 2026
Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

August 5, 2026
Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

August 6, 2026
MTsN 2 Banda Aceh Luncurkan Tujuh Buku Karya Siswa dan Guru, Cetak Generasi Penulis Sejak Dini

MTsN 2 Banda Aceh Luncurkan Tujuh Buku Karya Siswa dan Guru, Cetak Generasi Penulis Sejak Dini

August 8, 2026
Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

August 1, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026

EDITOR'S PICK

25.767 Peserta Ikut Tes SKD CPNS Kemenag di Aceh, Ujian Digelar di 4 Titik Lokasi

25.767 Peserta Ikut Tes SKD CPNS Kemenag di Aceh, Ujian Digelar di 4 Titik Lokasi

October 20, 2024
Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki dan UUPA di Aceh Jaya

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki dan UUPA di Aceh Jaya

July 28, 2026
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Wajib Perkuat Pencegahan Kecelakaan Kerja

Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Wajib Perkuat Pencegahan Kecelakaan Kerja

February 24, 2026
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

April 12, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.