• Tentang Kami
Thursday, June 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Cita-citaku: USK sebagai a Role Model World Class University 4.0

Anna Rizatil by Anna Rizatil
December 23, 2025
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc. (Foto: Dokumen)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc
Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc, Profesor bidang teknologi pascapanen, Dosen Prodi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Email: rkhathir79@gmail.com

Saya adalah bakal calon rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2031 yang paling muda dan satu-satunya kontestan Wanita, mewakili unsur Perempuan Aceh. Kehadiran saya dalam kontestasi rektor USK kali ini untuk membuka mata hati kita semua, bahwa setiap kita mempunyai keniscayaan untuk menjadi seorang pemimpin. Kemampuan yang Allah SWT. berikan kepada kita adalah amanah yang harus kita tunaikan.

Latar belakang utama yang memberikan keputusan untuk maju adalah kecintaan saya kepada USK sebagai alumni dan sebagai generasi Kota Darussalam Sejahtera. Saya dilahirkan dan dibesarkan di kota ini. Sejak kecil saya melihat bangunan megah USK dan ingin menuntut ilmu di sana. Saya turut sedih melihat teman-teman sepermainan yang tidak sampai ke level sarjana, padahal kami anak-anak Darussalam. Sungguh ironi, sangat sedikitnya anak-anak di desa seputaran kampus USK yang lanjut pendidikan ke perguruan tinggi. Akhirnya sampai kepada tahap ini, USK seolah-olah bukan milik kami, bukan milik masyarakat. Masyarakat sekitar menjadi ancaman keamanan bagi USK, maka USK menutup dirinya dari masyarakatnya. Saya maju sebagai rektor, untuk membuka kembali tirai ini. Saya ingin USK menjadi jantoeng hate kami, jantoeng hate masyarakat Darussalam, jantung hati masyarakat Aceh, Indonesia, dan dunia.

BACA JUGA

Banda Aceh: Dari Kota Syariah Menuju Halal Smart City

Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki

Sesuai amanat Undang-undang No 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, tugas utama USK adalah menghasilkan generasi yang beiman dan bertaqwa dan berilmu pengetahuan. Hal ini sesuai dengan Firman Allah dalam QS. Al-Mujadalah ayat 11, bahwa Allah SWT. akan meninggikan derajat orang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat. Menghasilkan generasi yang kompeten ini sangat penting untuk masa depan kehidupan manusia.

Dalam menjalankan amanat ini, USK memegang tiga tugas utama yang disebut tridharma perguruan tinggi meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga tugas ini dapat dilaksanakan secara sinergis, di mana tugas penelitian diharapkan dapat meningkatkan kapasitas seorang dosen untuk memberikan pendidikan yang terkini (terupdate), sedangkan tugas pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi sebuah bukti nyata aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dalam kehidupan. Dalam suatu proses pendidikan, keteladanan atau bukti nyata ini sangat diperlukan, yang dapat menghasilkan generasi yang mantap (kompeten). Sebaliknya mekanisme pendidikan yang gagal cenderung akan menghasilkan generasi yang bingung, galau, dan tidak kompeten, sehingga pada akhirnya hanya menambah angka pengangguran.

Selama ini aspek tridharma perguruan tinggi dijalankan tidak seimbang, karena dalam persyaratan penilaian angka kredit (PAK) lama, nilai pendidikan diberi bobot minimal 40%, nilai penelitian minimal 40%, nilai pengabdian maksimal 10% dan nilai penunjang maksimal 10%. Sebagai rektor USK, saya akan merubah paradigma ini dengan skema segitiga sama sisi, di mana aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus dilaksanakan secara berimbang. Semoga ini menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di masa depan.

Untuk itu, program utama saya adalah meningkatkan kompetensi dosen USK dalam pelaksanaan tridharma peguruan tinggi melalui berbagai mekanisme seperti workshop dan pelatihan ataupun mentoring. Menyongsong USK sebagai world class university, kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris para dosen harus ditingkatkan. Berbagai peluang akan dibuka seperti kursus bahasa Inggris, pelaksanaan coaching kelas internasional, dan seminar bertaraf internasional yang berintegritas. Selama ini, USK sudah melaksanakan puluhan seminar internasional namun tidak berdampak nyata kepada peningkatan kemampuan bahasa Inggris para dosen. Hal ini perlu dievaluasi dan dikoreksi di masa depan. Beberapa program studi juga sudah memeroleh peringkat akreditasi internasional, namun pada kenyataannya kemampuan membuka kelas berbahasa Inggris masih rendah akibat rendahnya kemampuan dosen. Peningkatan kemampuan berbahasa Inggris sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dosen melalui peningkatan literasi berbahasa Inggris dan kerja sama internasional.

Peningkatan kompetensi dosen juga akan berkorelasi positif dengan peningkatan kompetensi lulusan yang dihasilkan. Kita bukan menafikan peranan sarana dan parasarana dalam menunjang keberhasilan suatu sistem pendidikan, namun kita menyakini bahwa kompetensi dosen sebagai pendidik adalah syarat mutlak nomor wahed untuk kesuksesan sistem pendidikan. Ibarat pepatah: “Guru adalah pengugu yang ditiru”.

Kekhawatiran saya sangat besar mengetahui bahwa pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) adalah kalangan mahasiswa dan generasi dalam rentang usia 11-30 tahun. Peningkatan kompetensi dosen diharapkan menjadi salah satu solusi untuk melawan virus dekadensi moral ini. Kompetensi dosen USK harus komprehensif meliputi kemampuan memberikan keteladanan akhlak mulia, keimanan dan ketaqwaan, dan iptek.

Selanjutnya, quadruple helix sesuai visi misi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sians dan Teknologi adalah target saya. Quadruple helix adalah model kolaborasi yang melibatkan setidaknya 4 unsur yaitu Pemerintah, Industri, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat sebagai Users. Kolaborasi yang sudah ada akan ditinjau kembali dan yang belum ada akan dibentuk dengan dasar problem based untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Kolaborasi tidak boleh diciptakan dengan dasar selain itu. Kita ingin melihat USK sebagai menara ilmu pengetahuan, tempat Pemerintah, dunia usaha dan industri (DUDI), dan masyarakat bertanya apabila terkendala dalam kehidupannya. Kehadiran USK harus mampu memfasilitasi perubahan era yang cenderung berjalan dinamis dan semakin cepat.

Saya ingin menjadikan USK sebagai panutan dalam berbagai hal. Dapat di mulai dalam hal kecil, misalnya bagaimana pengelolaan sampah yang benar, bagaimana berlalu lintas yang benar, dan bagaimana pengaturan daerah milik jalan (damija) yang benar. Kita akan merubah wajah USK menjadi bersih, gedung-gedung terawat dengan baik, dan masyarakat akademika menyandang akhlak mulia. Apabila kita berjalan misalnya di jalan lingkar Limpok, kesan USK sebagai wilayah yang apik dan bersih harus tercermin untuk ditiru dan digugu oleh masyarakat.

Pusat-pusat riset atau studi akan didorong untuk berkreativitas dan peran dewan guru besar akan dimaksimalkan. Saya akan mendorong kegiatan berbasis proses yang berkualitas untuk memperkuat pondasi USK sebagai lembaga pendidikan. Status USK sebagai PTNBH dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya mengembangkan bisnis berbasis ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru di tengah masyarakat.

Pengembangan industri oleh USK diharapkan membuka ribuan lapangan kerja bagi alumni dan masyarakat, serta dapat dimanfaatkan kembali untuk peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan pegawai USK. Target akhir saya adalah dapat meringankan UKT bagi mahasiswa, dan menjamin 20% mahasiswa berasal dari masyarakat miskin di Aceh dan dari daerah 3T di Aceh yaitu Pulau Sabang, Pulau Breuh, Pulau Nasi, Pulau Simeulue, Pulau Banyak, dan Kabupaten Aceh Singkil. Dengan prestasi-prestasi USK pada kepemimpinan sebelumnya, saya yakin dapat melanjutkan estafet kepemimpinan membawa USK sebagai a Role Model World Class University 4.0. Insya Allah.[]

Tags: cita-citaopiniRektorrole modelUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Banda Aceh Dari Kota Syariah Menuju Halal Smart City
Opini

Banda Aceh: Dari Kota Syariah Menuju Halal Smart City

by SAGOE TV
June 17, 2026
Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki
Opini

Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki

by SAGOE TV
June 16, 2026
Menata Ekosistem Pengetahuan Seni di Aceh
Opini

Setelah Dilestarikan, Lalu Apa?

by SAGOE TV
June 16, 2026
Musriadi: Hardikda 2025 Momentum Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa Aceh
Opini

Dek Gam Sang Petarung, PAN Aceh Menuju Tiga Besar 2029

by SAGOE TV
June 15, 2026
Banda Aceh Kota Kolaborasi Menyatukan Nilai Syariah, Inovasi, dan Keberlanjutan untuk Masa Depan
Opini

Banda Aceh Kota Kolaborasi: Menyatukan Nilai Syariah, Inovasi, dan Keberlanjutan untuk Masa Depan

by SAGOE TV
June 13, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 7, 2026
Banda Aceh Kota Kolaborasi Menyatukan Nilai Syariah, Inovasi, dan Keberlanjutan untuk Masa Depan

Banda Aceh Kota Kolaborasi: Menyatukan Nilai Syariah, Inovasi, dan Keberlanjutan untuk Masa Depan

June 13, 2026
Aceh Butuh Tata Kelola, Bukan Sekadar Razia Kesenjangan Regulasi Hotel Syariah dan Jalan Keluarnya

Aceh Butuh Tata Kelola, Bukan Sekadar Razia: Kesenjangan Regulasi Hotel Syariah dan Jalan Keluarnya

June 10, 2026
Banda Aceh Dari Kota Syariah Menuju Halal Smart City

Banda Aceh: Dari Kota Syariah Menuju Halal Smart City

June 17, 2026
Dari Meja yang Sama

Ketika Darussalam Kehilangan Keberanian Mencari yang Terbaik

June 13, 2026
Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki

Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki

June 16, 2026
Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia, Dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia, Dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman

June 15, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Menata Ekosistem Pengetahuan Seni di Aceh

Setelah Dilestarikan, Lalu Apa?

June 16, 2026

EDITOR'S PICK

Pemerintah Aceh Kirim Tim Safari Ramadhan ke Kabupaten/Kota

Pemerintah Aceh Kirim Tim Safari Ramadhan ke Kabupaten/Kota

March 10, 2025
Dampingi Wamen PU Tinjau SPALD-T, Almuniza: Fasilitas Harus Dimanfaatkan dan Dirawat

Dampingi Wamen PU Tinjau SPALD-T, Almuniza: Fasilitas Harus Dimanfaatkan dan Dirawat

February 8, 2025
BNPB Umumkan Data Terkini Bencana Aceh 35 Meninggal dan 25 Warga Hilang

BNPB Umumkan Data Terkini Bencana Aceh: 35 Meninggal dan 25 Warga Hilang

November 29, 2025
Menu Qur'an Kemenag Bertambah, Ada Terjemahan Al-Qur'an Bahasa Gayo

Menu Qur’an Kemenag Bertambah, Ada Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Gayo

October 11, 2024
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.