• Tentang Kami
Saturday, September 26, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Cita-citaku: USK sebagai a Role Model World Class University 4.0

Anna Rizatil by Anna Rizatil
December 23, 2025
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc. (Foto: Dokumen)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc
Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc, Profesor bidang teknologi pascapanen, Dosen Prodi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Email: rkhathir79@gmail.com

Saya adalah bakal calon rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2031 yang paling muda dan satu-satunya kontestan Wanita, mewakili unsur Perempuan Aceh. Kehadiran saya dalam kontestasi rektor USK kali ini untuk membuka mata hati kita semua, bahwa setiap kita mempunyai keniscayaan untuk menjadi seorang pemimpin. Kemampuan yang Allah SWT. berikan kepada kita adalah amanah yang harus kita tunaikan.

Latar belakang utama yang memberikan keputusan untuk maju adalah kecintaan saya kepada USK sebagai alumni dan sebagai generasi Kota Darussalam Sejahtera. Saya dilahirkan dan dibesarkan di kota ini. Sejak kecil saya melihat bangunan megah USK dan ingin menuntut ilmu di sana. Saya turut sedih melihat teman-teman sepermainan yang tidak sampai ke level sarjana, padahal kami anak-anak Darussalam. Sungguh ironi, sangat sedikitnya anak-anak di desa seputaran kampus USK yang lanjut pendidikan ke perguruan tinggi. Akhirnya sampai kepada tahap ini, USK seolah-olah bukan milik kami, bukan milik masyarakat. Masyarakat sekitar menjadi ancaman keamanan bagi USK, maka USK menutup dirinya dari masyarakatnya. Saya maju sebagai rektor, untuk membuka kembali tirai ini. Saya ingin USK menjadi jantoeng hate kami, jantoeng hate masyarakat Darussalam, jantung hati masyarakat Aceh, Indonesia, dan dunia.

BACA JUGA

Dari Percakapan ke Meja Ngopi: Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

Sesuai amanat Undang-undang No 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, tugas utama USK adalah menghasilkan generasi yang beiman dan bertaqwa dan berilmu pengetahuan. Hal ini sesuai dengan Firman Allah dalam QS. Al-Mujadalah ayat 11, bahwa Allah SWT. akan meninggikan derajat orang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat. Menghasilkan generasi yang kompeten ini sangat penting untuk masa depan kehidupan manusia.

Dalam menjalankan amanat ini, USK memegang tiga tugas utama yang disebut tridharma perguruan tinggi meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga tugas ini dapat dilaksanakan secara sinergis, di mana tugas penelitian diharapkan dapat meningkatkan kapasitas seorang dosen untuk memberikan pendidikan yang terkini (terupdate), sedangkan tugas pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi sebuah bukti nyata aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dalam kehidupan. Dalam suatu proses pendidikan, keteladanan atau bukti nyata ini sangat diperlukan, yang dapat menghasilkan generasi yang mantap (kompeten). Sebaliknya mekanisme pendidikan yang gagal cenderung akan menghasilkan generasi yang bingung, galau, dan tidak kompeten, sehingga pada akhirnya hanya menambah angka pengangguran.

Selama ini aspek tridharma perguruan tinggi dijalankan tidak seimbang, karena dalam persyaratan penilaian angka kredit (PAK) lama, nilai pendidikan diberi bobot minimal 40%, nilai penelitian minimal 40%, nilai pengabdian maksimal 10% dan nilai penunjang maksimal 10%. Sebagai rektor USK, saya akan merubah paradigma ini dengan skema segitiga sama sisi, di mana aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus dilaksanakan secara berimbang. Semoga ini menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di masa depan.

Untuk itu, program utama saya adalah meningkatkan kompetensi dosen USK dalam pelaksanaan tridharma peguruan tinggi melalui berbagai mekanisme seperti workshop dan pelatihan ataupun mentoring. Menyongsong USK sebagai world class university, kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris para dosen harus ditingkatkan. Berbagai peluang akan dibuka seperti kursus bahasa Inggris, pelaksanaan coaching kelas internasional, dan seminar bertaraf internasional yang berintegritas. Selama ini, USK sudah melaksanakan puluhan seminar internasional namun tidak berdampak nyata kepada peningkatan kemampuan bahasa Inggris para dosen. Hal ini perlu dievaluasi dan dikoreksi di masa depan. Beberapa program studi juga sudah memeroleh peringkat akreditasi internasional, namun pada kenyataannya kemampuan membuka kelas berbahasa Inggris masih rendah akibat rendahnya kemampuan dosen. Peningkatan kemampuan berbahasa Inggris sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dosen melalui peningkatan literasi berbahasa Inggris dan kerja sama internasional.

Peningkatan kompetensi dosen juga akan berkorelasi positif dengan peningkatan kompetensi lulusan yang dihasilkan. Kita bukan menafikan peranan sarana dan parasarana dalam menunjang keberhasilan suatu sistem pendidikan, namun kita menyakini bahwa kompetensi dosen sebagai pendidik adalah syarat mutlak nomor wahed untuk kesuksesan sistem pendidikan. Ibarat pepatah: “Guru adalah pengugu yang ditiru”.

Kekhawatiran saya sangat besar mengetahui bahwa pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) adalah kalangan mahasiswa dan generasi dalam rentang usia 11-30 tahun. Peningkatan kompetensi dosen diharapkan menjadi salah satu solusi untuk melawan virus dekadensi moral ini. Kompetensi dosen USK harus komprehensif meliputi kemampuan memberikan keteladanan akhlak mulia, keimanan dan ketaqwaan, dan iptek.

Selanjutnya, quadruple helix sesuai visi misi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sians dan Teknologi adalah target saya. Quadruple helix adalah model kolaborasi yang melibatkan setidaknya 4 unsur yaitu Pemerintah, Industri, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat sebagai Users. Kolaborasi yang sudah ada akan ditinjau kembali dan yang belum ada akan dibentuk dengan dasar problem based untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Kolaborasi tidak boleh diciptakan dengan dasar selain itu. Kita ingin melihat USK sebagai menara ilmu pengetahuan, tempat Pemerintah, dunia usaha dan industri (DUDI), dan masyarakat bertanya apabila terkendala dalam kehidupannya. Kehadiran USK harus mampu memfasilitasi perubahan era yang cenderung berjalan dinamis dan semakin cepat.

Saya ingin menjadikan USK sebagai panutan dalam berbagai hal. Dapat di mulai dalam hal kecil, misalnya bagaimana pengelolaan sampah yang benar, bagaimana berlalu lintas yang benar, dan bagaimana pengaturan daerah milik jalan (damija) yang benar. Kita akan merubah wajah USK menjadi bersih, gedung-gedung terawat dengan baik, dan masyarakat akademika menyandang akhlak mulia. Apabila kita berjalan misalnya di jalan lingkar Limpok, kesan USK sebagai wilayah yang apik dan bersih harus tercermin untuk ditiru dan digugu oleh masyarakat.

Pusat-pusat riset atau studi akan didorong untuk berkreativitas dan peran dewan guru besar akan dimaksimalkan. Saya akan mendorong kegiatan berbasis proses yang berkualitas untuk memperkuat pondasi USK sebagai lembaga pendidikan. Status USK sebagai PTNBH dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya mengembangkan bisnis berbasis ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru di tengah masyarakat.

Pengembangan industri oleh USK diharapkan membuka ribuan lapangan kerja bagi alumni dan masyarakat, serta dapat dimanfaatkan kembali untuk peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan pegawai USK. Target akhir saya adalah dapat meringankan UKT bagi mahasiswa, dan menjamin 20% mahasiswa berasal dari masyarakat miskin di Aceh dan dari daerah 3T di Aceh yaitu Pulau Sabang, Pulau Breuh, Pulau Nasi, Pulau Simeulue, Pulau Banyak, dan Kabupaten Aceh Singkil. Dengan prestasi-prestasi USK pada kepemimpinan sebelumnya, saya yakin dapat melanjutkan estafet kepemimpinan membawa USK sebagai a Role Model World Class University 4.0. Insya Allah.[]

Tags: cita-citaopiniRektorrole modelUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Dari Percakapan ke Meja Ngopi Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK
Opini

Dari Percakapan ke Meja Ngopi: Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

by SAGOE TV
September 25, 2026
Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari
Opini

Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

by SAGOE TV
September 15, 2026
Hari Literasi, AI, dan Cara Berpikir
Opini

Hari Literasi, AI, dan Cara Berpikir

by SAGOE TV
September 9, 2026
Lulusan Seni 2026-2030 Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh
Opini

Lulusan Seni 2026-2030: Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh

by SAGOE TV
September 7, 2026
Risnawati Ridwan
Opini

Desil di Atas Kertas, Akses Pendidikan dan Kesehatan menjadi Taruhan

by SAGOE TV
September 6, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Pesan Rektor UIN Ar-Raniry kepada Kaprodi Layani Mahasiswa, Jangan Persulit

Pesan Rektor UIN Ar-Raniry kepada Kaprodi: Layani Mahasiswa, Jangan Persulit

September 25, 2026
UIN Ar-Raniry Kukuhkan 9 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini 65 Orang

UIN Ar-Raniry Kukuhkan 9 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini 65 Orang

September 23, 2026
150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

September 23, 2026
Sjamsul Kahar Berpulang, Pendiri Serambi Indonesia dan Tokoh Pers Aceh Tutup Usia 80 Tahun

Sjamsul Kahar Berpulang, Pendiri Serambi Indonesia dan Tokoh Pers Aceh Tutup Usia 80 Tahun

September 24, 2026
Dari Percakapan ke Meja Ngopi Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

Dari Percakapan ke Meja Ngopi: Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

September 25, 2026
FH USK Edukasi Hukum Pornografi bagi Siswa

FH USK Edukasi Hukum Pornografi bagi Siswa

September 23, 2026
Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

Literasi dan Apresiasi Seni: Menghidupkan yang Nyaris Terbiasa Dilupakan

March 27, 2026
Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

September 15, 2026
Aceh Raih Peringkat Keempat MTQ Nasional 2026, Dek Fadh Beri Bonus Rp200 Juta untuk Kafilah

Aceh Tembus 4 Besar MTQ Nasional 2026, Ini Daftar Lengkap Para Juara

September 23, 2026

EDITOR'S PICK

Komisi III DPRA Dorong Pendirian BUMA Pangan untuk Perkuat Kedaulatan dan Kesejahteraan Petani Aceh

Komisi III DPRA Dorong Pendirian BUMA Pangan untuk Perkuat Kedaulatan dan Kesejahteraan Petani Aceh

May 15, 2025
Dinkes Aceh Turunkan Tim Khusus Cegah Campak di Wilayah Pascabencana

Dinkes Aceh Turunkan Tim Khusus Cegah Campak di Wilayah Pascabencana

January 20, 2026
Wisatawan Malaysia Hilang saat Diving di Sabang, Tim SAR Perluas Pencarian hingga 10 NM

Wisatawan Malaysia Hilang saat Diving di Sabang, Tim SAR Perluas Pencarian hingga 10 NM

September 17, 2026
Kemenag Berangkatkan 20 Dai dan Daiyah Indonesia ke Uni Emirat Arab

Kemenag Berangkatkan 20 Dai dan Daiyah Indonesia ke Uni Emirat Arab

April 13, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.