• Tentang Kami
Thursday, July 23, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Michael Beer: Perdamaian Tak Cukup dengan Kesepakatan Politik, Harus Dibangun lewat Keadilan

SAGOE TV by SAGOE TV
June 7, 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Michael Beer: Perdamaian Tak Cukup dengan Kesepakatan Politik, Harus Dibangun lewat Keadilan

Direktur Nonviolence International (NVI), Michael Beer, dalam kuliah tamu bertema “NVI, Palestine, and US Politics and Foreign Policy” yang digelar Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) USK, Sabtu (6/6/2026). Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Perdamaian yang berkelanjutan tidak cukup dibangun melalui penandatanganan kesepakatan politik atau gencatan senjata. Perdamaian sejati harus bertumpu pada keadilan, kepercayaan, dialog, dan keterlibatan masyarakat dalam proses penyelesaiannya.

Pesan itu disampaikan aktivis perdamaian sekaligus Direktur Nonviolence International (NVI), Michael Beer, dalam kuliah tamu bertema “NVI, Palestine, and US Politics and Foreign Policy” yang digelar Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Sabtu (6/6/2026).

BACA JUGA

Pemerintah Aceh Usul Bisa Bentuk Badan Jaminan Kesehatan Sendiri, Ini Alasannya

Teuku Rahmatsyah Jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh

Michael Beer dikenal sebagai salah satu pegiat perdamaian yang banyak menulis dan terlibat dalam isu Aceh, terutama pada masa konflik dan transisi menuju perdamaian. Dalam pandangannya, pengalaman Aceh memberikan pelajaran penting mengenai pendekatan non-kekerasan (nonviolence) dan pembangunan perdamaian berbasis masyarakat (community-based peacebuilding).

Dalam diskusi yang berlangsung di ruang seminar Prodi MDRK, Michael Beer menegaskan bahwa konflik Aceh tidak bisa dipahami semata-mata sebagai persoalan keamanan atau konflik bersenjata antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Menurut dia, akar konflik Aceh jauh lebih kompleks karena juga berkaitan dengan pelanggaran hak asasi manusia, marginalisasi politik, ketidakadilan ekonomi, serta minimnya ruang dialog antara masyarakat Aceh dan pemerintah pusat.

Berangkat dari pengalaman Aceh, Michael mengajak peserta melihat berbagai konflik yang masih berlangsung di dunia, khususnya di Timur Tengah, untuk memahami bahwa perdamaian berkelanjutan membutuhkan lebih dari sekadar kesepakatan politik.

Ia mencontohkan konflik Palestina-Israel yang hingga kini terus berulang meski berbagai upaya diplomasi dan negosiasi damai telah dilakukan selama beberapa dekade.

Menurut dia, persoalan mendasar seperti keadilan, keamanan, identitas, pengakuan politik, hak para pengungsi, dan penguasaan wilayah belum terselesaikan secara menyeluruh. Akibatnya, kesepakatan yang ada sering kali hanya menghentikan kekerasan untuk sementara tanpa menghilangkan akar konflik.

Dalam studi perdamaian, kondisi tersebut dikenal sebagai negative peace atau perdamaian negatif, yakni situasi ketika kekerasan berhenti tetapi keadilan dan rekonsiliasi belum benar-benar terwujud.

Ia juga menyinggung eskalasi ketegangan antara Iran, Israel, dan keterlibatan Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, stabilitas kawasan tidak cukup dijaga melalui keseimbangan militer atau kesepakatan elite politik semata.

Dalam perspektif studi perdamaian, lanjut Michael, perdamaian berkelanjutan mensyaratkan transformasi hubungan sosial, pembangunan kepercayaan (trust-building), penguatan institusi yang adil, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta keterlibatan masyarakat sipil dalam proses penyelesaian konflik.

Karena itu, perdamaian harus tumbuh dari bawah (bottom-up), bukan hanya diputuskan dari atas (top-down). Pelibatan masyarakat lokal menjadi faktor penting untuk menciptakan perdamaian yang mampu bertahan dalam jangka panjang.

Pengalaman berbagai negara pascakonflik menunjukkan bahwa keberhasilan perdamaian tidak hanya diukur dari berhentinya perang, tetapi juga dari kemampuan masyarakat membangun kembali hubungan sosial yang rusak akibat kekerasan. Rekonsiliasi, dialog lintas kelompok, pembangunan ekonomi yang inklusif, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan menjadi fondasi yang tidak terpisahkan dari proses tersebut.

Bagi Indonesia, khususnya Aceh yang telah melewati proses panjang transformasi konflik menuju perdamaian, pelajaran dari Palestina, Iran, Israel, dan Amerika Serikat menjadi pengingat bahwa perdamaian bukanlah tujuan akhir, melainkan proses yang harus terus dirawat.

“Perdamaian bukan hanya penandatanganan kesepakatan politik, tetapi proses panjang membangun keadilan, kepercayaan, dialog, dan partisipasi masyarakat,” ujar Michael Beer menutup kuliahnya.

Diskusi tersebut turut dihadiri Agussabti, Saifuddin Bantasyam, Munawar Liza Zainal, Muslahudin Daud, para pegiat perdamaian, dosen, serta mahasiswa Prodi MDRK dan Prodi Sosiologi FISIP USK.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan buku karya Michael Beer berjudul “Civil Resistance Tactics in the 21st Century”. Pada kesempatan yang sama, Koordinator Prodi MDRK USK, Masrizal, menyerahkan sejumlah buku hasil karya dosen yang diterbitkan bersama Kesbangpol Aceh kepada Michael Beer.[]

Tags: acehKeadilanKuliah TamuMichael BeerPalestinaPerdamaianUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Pemerintah Aceh Usul Bisa Bentuk Badan Jaminan Kesehatan Sendiri, Ini Alasannya
News

Pemerintah Aceh Usul Bisa Bentuk Badan Jaminan Kesehatan Sendiri, Ini Alasannya

by SAGOE TV
July 22, 2026
Jaksa Agung Tunjuk Teuku Rahmatsyah Jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh
News

Teuku Rahmatsyah Jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh

by SAGOE TV
July 22, 2026
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Medan dan Aceh Barat Daya
News

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Medan dan Aceh Barat Daya

by SAGOE TV
July 22, 2026
mibara ruman aceh di lapangan blang padang
News

Read Aloud Anak Banda Aceh dan RUMAN Aceh Akan Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 di Blang Padang

by SAGOE TV
July 22, 2026
Aceh Dapat 6.220 Hunian Tetap Korban Bencana, Satgas PRR Minta Daerah Segera Siapkan Lahan
News

Aceh Dapat 6.220 Hunian Tetap Korban Bencana, Satgas PRR Minta Daerah Segera Siapkan Lahan

by SAGOE TV
July 22, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

July 21, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Risnawati Ridwan ASN Pada Dinas Sosial Kota Banda Aceh

Film Teach You a Lesson: Sebab yang Perlu Dididik Kadang Bukan Anak, tetapi Orang Dewasa

July 21, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026
Muhammad Dahlan, Praktisi Migas Asal Aceh yang Mendunia

Muhammad Dahlan, Praktisi Migas Asal Aceh yang Mendunia

March 11, 2025
ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

July 20, 2026
Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak Analisis Postur Anggaran Terhadap Janji Visi & Program Muzakir Manaf-Fadhlullah

Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak

July 11, 2026
Kardo National Qualifier Dari Arena Kompetisi Menuju Ruang Baru Kreativitas Anak Muda Aceh

Kardo National Qualifier: Dari Arena Kompetisi Menuju Ruang Baru Kreativitas Anak Muda Aceh

July 21, 2026
Biaya yang Tak Pernah Masuk APBN: Ketika Negara Membiarkan Waktu Rakyat Terbuang

Biaya yang Tak Pernah Masuk APBN: Ketika Negara Membiarkan Waktu Rakyat Terbuang

July 17, 2026

EDITOR'S PICK

Jangan Biarkan Anak Cucu Hanya Lihat Penyu di YouTube

Jangan Biarkan Anak Cucu Hanya Lihat Penyu di YouTube

February 1, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Cita-citaku: USK sebagai a Role Model World Class University 4.0

December 23, 2025
Para Pemimpin Aceh Dituntut Mainkan Peran Strategis dalam Ekonomi Migas

Para Pemimpin Aceh Dituntut Mainkan Peran Strategis dalam Ekonomi Migas

March 6, 2025
Nezar Patria Tegaskan Strategi AI Indonesia Berbasis Empat Pilar

Nezar Patria Tegaskan Strategi AI Indonesia Berbasis Empat Pilar

September 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.