• Tentang Kami
Tuesday, September 22, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

SAGOE TV by SAGOE TV
August 6, 2026
in SENI
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

Azril Ihksan. Foto: Arsip Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Azril Ihksan
Anggota SPS Revival
(komunitas/lembaga/institusi budaya, seni, pendidikan, teknologi multimedia di Aceh)

​

BACA JUGA

Festival Nipah 2026 Digelar di Suak Timah, Angkat Budaya dan Ekonomi Warga

SPS Revival: Memperkuat Praktik Kreatif sebagai Bagian dari Kehidupan Masyarakat

Pada abad 18 & 19.

18 akhir dan 19 awal. Lahirlah dari seorang dari Atjeh & seorang lagi dari Lebanon. Yang satu lahir di lampadang yang kaya pohon Geulumpang, Yang satunya lagi, lahir tepatnya,di Bsharri yang kaya pohon-pohon cedar. Mereka Bernama Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran.

​Awal Mulanya, Kahlil & Cut Nyak.

​Kahlil memulai kariernya dengan mendiami tanah Lebanon. Di sana ia bermandikan kebijaksanaan cinta dari ibunya & kekasihnya. Kahlil melihat banyak keajaiban-keajaiban di tanahnya. Asal mula kuatnya, kata-kata magisnya dalam karya-karyanya berasal dari ikatan batin dengan tiga unsur itu: Lebanon, Ibunya & kekasihnya. Cut Nyak Dhien memulai kariernya dengan mendiami tanoh Atjeh. Ia menikah dua kali, satu dengan ibrahim lamnga, satu lagi dengan Teuku Umar.

​Cut Nyak memulai hidup dengan melihat suaminya berperang dengan kaphe-kaphe penjajah. Setelah Teuku Umar wafat, Cut Nyak mengambil peran, sebagai pemimpin perang gerilya demi Tanoh tercinta. Dari sana Cut Nyak mendapat wawasan mendalam akan kebijaksanaan Cinta.

​Lebanon & Atjeh, Abad 18 Akhir & Awal 19.

​Lebanon kala itu berada pada masa dibawah Turki Utsmani. Karenanya, Kahlil Gibran tertulis lahir dibawah tenda-tenda Kesultanan Utsmaniyah itu di sub-wilayahnya. Lebanon juga memandang kemerdekaan sebagai rasa pembebasan sejati. Gibran Melihat sendiri getaran-getaran pembebasan atas nama cinta tanah air mulai merasukinya, mempengaruhi cintanya.

​Atjeh, Oh. Atjeh. Kala itu pernah berdiri dengan Berdaulat, bersilaukan emas & diindahkan oleh Qanun Meukata Alam. Namun, Kala masa kemundurannya, ia dihantui oleh penjajah kaphe-kaphe kulit putih itu. Berbendera Merah, Biru & Putih. Aktor kuat pada masa mundur itu muncul, orang kuatnya itu: Cut Nyak Dhien. Ia mencita-citakan cinta emansipatoris akan belenggu kekuasaan orang puteh.

​Makna Halus Cinta, Cut Nyak & Kahlil.

​Kahlil Menulis karya-karya yang mengandung sihir untuk jiwa. Dalam penulisan agungnya untuk karya yang berisikan kendi-kendi cahaya. Tiap sampul adalah tutup kendinya dan Cangkang kendi adalah Gaya retorisnya. Ia memegang karyanya “The Prophet 1923” sebagai ujaran Makna halus akan cinta. Tertuang kata-kata terkenal dalam buku itu:

“Cinta apa-apa selain dirinya sendiri dan tidak mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.”

​1901-1905, Cut Nyak Dhien Menerjang hutan rimba Atjeh dengan Aura Harimau Sumatera. Ia memahami, memikirkan dan memerintah pasukannya bergerak dari wilayah I, II & III. Bertempuran demi pertempuran dihadapi dengan sabar ngon tabah. Namun dalam pertempuran segila itu, ia tetap berujar tentang makna cinta. Sebagaimana terwariskan dari tradisi lisan orang Atjeh:

​“Ingatlah, Senjata terkuat adalah Kasih sayang.”

​Antara Hikmah dari Keduanya

​Kahlil Gibran menghikmahkan cinta dengan karyanya di atas kertas dengan goresan pena-pena & tinta. Ia menjalankan makna cinta dengan Akal, Hati, & Tulisan berkharisma.

Cut Nyak Dhien menghikmahkan cinta dengan karya perjuangan cintanya di tengah medan hutan rimba penuh ketakutan, kegelapan dan ketidakpastian hidup ataupun mati. Ini adalah garis biru & merah yang ditakdirkan Tuhan pada zaman yang sama, namun di tempat berbeda. Antara keduanya, mendefinisikan Cinta sebagai kebebasan sejati.

Tags: AcehCintaCut Nyak DhienKahlil GibranSeniSPS Revival
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Festival Nipah 2026 Digelar di Suak Timah, Angkat Budaya dan Ekonomi Warga
SENI

Festival Nipah 2026 Digelar di Suak Timah, Angkat Budaya dan Ekonomi Warga

by SAGOE TV
September 11, 2026
SPS Revival Memperkuat Praktik Kreatif sebagai Bagian dari Kehidupan Masyarakat
SENI

SPS Revival: Memperkuat Praktik Kreatif sebagai Bagian dari Kehidupan Masyarakat

by SAGOE TV
September 9, 2026
Refleksi Vol. 18 Kru Semangat dan Perjalanan Para Artis Muda
SENI

Refleksi Vol. 18 Kru Semangat dan Perjalanan Para Artis Muda

by SAGOE TV
September 7, 2026
Refleksi SPS Vol. 17 Bijèh & Pertunjukan Musik Para Tamu
SENI

Refleksi SPS Vol. 17 Bijèh & Pertunjukan Musik Para Tamu

by SAGOE TV
September 4, 2026
Tangke Wakili Aceh di Lake Toba Traditional Music Festival
SENI

Tangke Wakili Aceh di Lake Toba Traditional Music Festival

by SAGOE TV
September 3, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

3 Santriwati Insan Qurani Bawa Aceh Juara 1 Fahmil Qur’an MTQ Nasional 2026

3 Santriwati Insan Qurani Bawa Aceh Juara 1 Fahmil Qur’an MTQ Nasional 2026

September 18, 2026
Ratusan Warga Aceh Besar Antusias Berobat Gigi Gratis di Aksi Kaninus 16 FKG USK

Ratusan Warga Aceh Besar Antusias Berobat Gigi Gratis di Aksi Kaninus 16 FKG USK

September 19, 2026
Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Tol Sibanceh 74 Km Segera Tersambung Penuh, Ruas Padang Tiji-Seulimeum Masuk Tahap Akhir

September 17, 2026
AISZAWA 2026 di UIN Ar-Raniry, Rektor: Zakat dan Wakaf Harus Berdampak pada Masyarakat

AISZAWA 2026 di UIN Ar-Raniry, Rektor: Zakat dan Wakaf Harus Berdampak pada Masyarakat

September 17, 2026
Warga Abdya di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang Kumpul di Maulid Akbar, Perkuat Silaturahmi

Warga Abdya di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang Kumpul di Maulid Akbar, Perkuat Silaturahmi

September 20, 2026
Syariat Islam Aceh Dibahas di Australia, Reza Idria Jadi Pembicara Indonesia Update 2026

Syariat Islam Aceh Dibahas di Australia, Reza Idria Jadi Pembicara Indonesia Update 2026

September 18, 2026
Menteri ESDM Setujui Kerja Sama Sumur Minyak Masyarakat di Aceh Timur dan Aceh Utara

Menteri ESDM Setujui Kerja Sama Sumur Minyak Masyarakat di Aceh Timur dan Aceh Utara

September 20, 2026
Baitul Mal Aceh Dorong Zakat dan Wakaf Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Baitul Mal Aceh Dorong Zakat dan Wakaf Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

September 17, 2026
Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

September 12, 2026

EDITOR'S PICK

UIN Ar-Raniry Terima 800 Mahasiswa Baru Jalur SNBP, Ini Jadwal dan Syarat Daftar Ulangnya

1.903 Calon Mahasiswa Lulus SPAN-PTKIN di UIN Ar-Raniry, Jangan Lupa Daftar Ulang

March 28, 2025
Peringati Nuzulul Qur’an, UIN Ar-Raniry Aceh Gelar Khataman Al-Qur’an Massal

Peringati Nuzulul Qur’an, UIN Ar-Raniry Aceh Gelar Khataman Al-Qur’an Massal

March 17, 2025
Deputi Kemenko PMK Tinjau Venue PON di Aceh

Deputi Kemenko PMK Tinjau Venue PON di Aceh

August 23, 2024
Jemaah Haji Aceh Kloter Pertama Tiba di Madinah

Jemaah Haji Aceh Kloter Pertama Tiba di Madinah

June 20, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.