• Tentang Kami
Thursday, August 6, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

SAGOE TV by SAGOE TV
August 6, 2026
in SENI
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

Azril Ihksan. Foto: Arsip Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Azril Ihksan
Anggota SPS Revival
(komunitas/lembaga/institusi budaya, seni, pendidikan, teknologi multimedia di Aceh)

​

BACA JUGA

Meutaloe; Ketika Banda Aceh Mulai Belajar Bersama

SPS Revival Usung “Meutaloe”: Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

Pada abad 18 & 19.

18 akhir dan 19 awal. Lahirlah dari seorang dari Atjeh & seorang lagi dari Lebanon. Yang satu lahir di lampadang yang kaya pohon Geulumpang, Yang satunya lagi, lahir tepatnya,di Bsharri yang kaya pohon-pohon cedar. Mereka Bernama Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran.

​Awal Mulanya, Kahlil & Cut Nyak.

​Kahlil memulai kariernya dengan mendiami tanah Lebanon. Di sana ia bermandikan kebijaksanaan cinta dari ibunya & kekasihnya. Kahlil melihat banyak keajaiban-keajaiban di tanahnya. Asal mula kuatnya, kata-kata magisnya dalam karya-karyanya berasal dari ikatan batin dengan tiga unsur itu: Lebanon, Ibunya & kekasihnya. Cut Nyak Dhien memulai kariernya dengan mendiami tanoh Atjeh. Ia menikah dua kali, satu dengan ibrahim lamnga, satu lagi dengan Teuku Umar.

​Cut Nyak memulai hidup dengan melihat suaminya berperang dengan kaphe-kaphe penjajah. Setelah Teuku Umar wafat, Cut Nyak mengambil peran, sebagai pemimpin perang gerilya demi Tanoh tercinta. Dari sana Cut Nyak mendapat wawasan mendalam akan kebijaksanaan Cinta.

​Lebanon & Atjeh, Abad 18 Akhir & Awal 19.

​Lebanon kala itu berada pada masa dibawah Turki Utsmani. Karenanya, Kahlil Gibran tertulis lahir dibawah tenda-tenda Kesultanan Utsmaniyah itu di sub-wilayahnya. Lebanon juga memandang kemerdekaan sebagai rasa pembebasan sejati. Gibran Melihat sendiri getaran-getaran pembebasan atas nama cinta tanah air mulai merasukinya, mempengaruhi cintanya.

​Atjeh, Oh. Atjeh. Kala itu pernah berdiri dengan Berdaulat, bersilaukan emas & diindahkan oleh Qanun Meukata Alam. Namun, Kala masa kemundurannya, ia dihantui oleh penjajah kaphe-kaphe kulit putih itu. Berbendera Merah, Biru & Putih. Aktor kuat pada masa mundur itu muncul, orang kuatnya itu: Cut Nyak Dhien. Ia mencita-citakan cinta emansipatoris akan belenggu kekuasaan orang puteh.

​Makna Halus Cinta, Cut Nyak & Kahlil.

​Kahlil Menulis karya-karya yang mengandung sihir untuk jiwa. Dalam penulisan agungnya untuk karya yang berisikan kendi-kendi cahaya. Tiap sampul adalah tutup kendinya dan Cangkang kendi adalah Gaya retorisnya. Ia memegang karyanya “The Prophet 1923” sebagai ujaran Makna halus akan cinta. Tertuang kata-kata terkenal dalam buku itu:

“Cinta apa-apa selain dirinya sendiri dan tidak mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.”

​1901-1905, Cut Nyak Dhien Menerjang hutan rimba Atjeh dengan Aura Harimau Sumatera. Ia memahami, memikirkan dan memerintah pasukannya bergerak dari wilayah I, II & III. Bertempuran demi pertempuran dihadapi dengan sabar ngon tabah. Namun dalam pertempuran segila itu, ia tetap berujar tentang makna cinta. Sebagaimana terwariskan dari tradisi lisan orang Atjeh:

​“Ingatlah, Senjata terkuat adalah Kasih sayang.”

​Antara Hikmah dari Keduanya

​Kahlil Gibran menghikmahkan cinta dengan karyanya di atas kertas dengan goresan pena-pena & tinta. Ia menjalankan makna cinta dengan Akal, Hati, & Tulisan berkharisma.

Cut Nyak Dhien menghikmahkan cinta dengan karya perjuangan cintanya di tengah medan hutan rimba penuh ketakutan, kegelapan dan ketidakpastian hidup ataupun mati. Ini adalah garis biru & merah yang ditakdirkan Tuhan pada zaman yang sama, namun di tempat berbeda. Antara keduanya, mendefinisikan Cinta sebagai kebebasan sejati.

Tags: AcehCintaCut Nyak DhienKahlil GibranSeniSPS Revival
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Meutaloe; Ketika Banda Aceh Mulai Belajar Bersama
SENI

Meutaloe; Ketika Banda Aceh Mulai Belajar Bersama

by SAGOE TV
August 3, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut
SENI

SPS Revival Usung “Meutaloe”: Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

by SAGOE TV
July 31, 2026
Setelah Panggung Dibongkar
SENI

Setelah Panggung Dibongkar

by SAGOE TV
July 28, 2026
Kardo National Qualifier Dari Arena Kompetisi Menuju Ruang Baru Kreativitas Anak Muda Aceh
SENI

Kardo National Qualifier: Dari Arena Kompetisi Menuju Ruang Baru Kreativitas Anak Muda Aceh

by SAGOE TV
July 21, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem
SENI

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

by SAGOE TV
July 15, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

July 30, 2026
Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

August 1, 2026
Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan_Risnawati Ridwan

Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan

August 3, 2026
Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

August 6, 2026
Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

August 5, 2026
Siswi SDN 50 Banda Aceh Raih Gelar Inong Cilik Aceh 2026

Siswi SDN 50 Banda Aceh Raih Gelar Inong Cilik Aceh 2026

July 31, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Usung “Meutaloe”: Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

July 31, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi

Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi

July 31, 2026

EDITOR'S PICK

Sekda Aceh Perintahkan Percepatan Relokasi Pengungsi dari Tenda ke Huntara

Sekda Aceh Perintahkan Percepatan Relokasi Pengungsi dari Tenda ke Huntara

February 17, 2026
53 CPNS UIN Ar-Raniry Terima SK, Rektor Ingatkan Tanggung Jawab ASN

53 CPNS UIN Ar-Raniry Terima SK, Rektor Ingatkan Tanggung Jawab ASN

June 5, 2025
Blok Andaman Jadi Pembahasan Mualem dan Hashim, Aceh Dorong Hilirisasi Gas

Blok Andaman Jadi Pembahasan Mualem dan Hashim, Aceh Dorong Hilirisasi Gas

July 30, 2026
Catut Nama Lembaga dan Koordinator MaTA, Pelaku Penipuan Dilaporkan ke Polda Aceh

Catut Nama Lembaga dan Koordinator MaTA, Pelaku Penipuan Dilaporkan ke Polda Aceh

May 21, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.