• Tentang Kami
Saturday, November 7, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

SAGOE TV by SAGOE TV
August 6, 2026
in SENI
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

Azril Ihksan. Foto: Arsip Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Azril Ihksan
Anggota SPS Revival
(komunitas/lembaga/institusi budaya, seni, pendidikan, teknologi multimedia di Aceh)

​

BACA JUGA

Seungue Lam Kayee, Film Sineas Aceh tentang Ingatan dan Kehilangan Pascabanjir

Kita Bangga pada Budaya Aceh–Seberapa Banyak Kita Memahaminya?

Pada abad 18 & 19.

18 akhir dan 19 awal. Lahirlah dari seorang dari Atjeh & seorang lagi dari Lebanon. Yang satu lahir di lampadang yang kaya pohon Geulumpang, Yang satunya lagi, lahir tepatnya,di Bsharri yang kaya pohon-pohon cedar. Mereka Bernama Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran.

​Awal Mulanya, Kahlil & Cut Nyak.

​Kahlil memulai kariernya dengan mendiami tanah Lebanon. Di sana ia bermandikan kebijaksanaan cinta dari ibunya & kekasihnya. Kahlil melihat banyak keajaiban-keajaiban di tanahnya. Asal mula kuatnya, kata-kata magisnya dalam karya-karyanya berasal dari ikatan batin dengan tiga unsur itu: Lebanon, Ibunya & kekasihnya. Cut Nyak Dhien memulai kariernya dengan mendiami tanoh Atjeh. Ia menikah dua kali, satu dengan ibrahim lamnga, satu lagi dengan Teuku Umar.

​Cut Nyak memulai hidup dengan melihat suaminya berperang dengan kaphe-kaphe penjajah. Setelah Teuku Umar wafat, Cut Nyak mengambil peran, sebagai pemimpin perang gerilya demi Tanoh tercinta. Dari sana Cut Nyak mendapat wawasan mendalam akan kebijaksanaan Cinta.

​Lebanon & Atjeh, Abad 18 Akhir & Awal 19.

​Lebanon kala itu berada pada masa dibawah Turki Utsmani. Karenanya, Kahlil Gibran tertulis lahir dibawah tenda-tenda Kesultanan Utsmaniyah itu di sub-wilayahnya. Lebanon juga memandang kemerdekaan sebagai rasa pembebasan sejati. Gibran Melihat sendiri getaran-getaran pembebasan atas nama cinta tanah air mulai merasukinya, mempengaruhi cintanya.

​Atjeh, Oh. Atjeh. Kala itu pernah berdiri dengan Berdaulat, bersilaukan emas & diindahkan oleh Qanun Meukata Alam. Namun, Kala masa kemundurannya, ia dihantui oleh penjajah kaphe-kaphe kulit putih itu. Berbendera Merah, Biru & Putih. Aktor kuat pada masa mundur itu muncul, orang kuatnya itu: Cut Nyak Dhien. Ia mencita-citakan cinta emansipatoris akan belenggu kekuasaan orang puteh.

​Makna Halus Cinta, Cut Nyak & Kahlil.

​Kahlil Menulis karya-karya yang mengandung sihir untuk jiwa. Dalam penulisan agungnya untuk karya yang berisikan kendi-kendi cahaya. Tiap sampul adalah tutup kendinya dan Cangkang kendi adalah Gaya retorisnya. Ia memegang karyanya “The Prophet 1923” sebagai ujaran Makna halus akan cinta. Tertuang kata-kata terkenal dalam buku itu:

“Cinta apa-apa selain dirinya sendiri dan tidak mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.”

​1901-1905, Cut Nyak Dhien Menerjang hutan rimba Atjeh dengan Aura Harimau Sumatera. Ia memahami, memikirkan dan memerintah pasukannya bergerak dari wilayah I, II & III. Bertempuran demi pertempuran dihadapi dengan sabar ngon tabah. Namun dalam pertempuran segila itu, ia tetap berujar tentang makna cinta. Sebagaimana terwariskan dari tradisi lisan orang Atjeh:

​“Ingatlah, Senjata terkuat adalah Kasih sayang.”

​Antara Hikmah dari Keduanya

​Kahlil Gibran menghikmahkan cinta dengan karyanya di atas kertas dengan goresan pena-pena & tinta. Ia menjalankan makna cinta dengan Akal, Hati, & Tulisan berkharisma.

Cut Nyak Dhien menghikmahkan cinta dengan karya perjuangan cintanya di tengah medan hutan rimba penuh ketakutan, kegelapan dan ketidakpastian hidup ataupun mati. Ini adalah garis biru & merah yang ditakdirkan Tuhan pada zaman yang sama, namun di tempat berbeda. Antara keduanya, mendefinisikan Cinta sebagai kebebasan sejati.

Tags: AcehCintaCut Nyak DhienKahlil GibranSeniSPS Revival
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Seungue Lam Kayee, Film Sineas Aceh tentang Ingatan dan Kehilangan Pascabanjir
SENI

Seungue Lam Kayee, Film Sineas Aceh tentang Ingatan dan Kehilangan Pascabanjir

by SAGOE TV
November 5, 2026
Kita Bangga pada Budaya Aceh–Seberapa Banyak Kita Memahaminya
SENI

Kita Bangga pada Budaya Aceh–Seberapa Banyak Kita Memahaminya?

by SAGOE TV
October 28, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances
SENI

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

by SAGOE TV
October 11, 2026
Pameran Seni Internasional di USK Hadirkan Karya Seniman dari Belasan Negara
SENI

Pameran Seni Internasional di USK Hadirkan Karya Seniman dari Belasan Negara

by SAGOE TV
October 9, 2026
Kenduri Sastra Aceh 2026 Hidupkan Kembali Karya Maestro hingga Ali Hasjmy untuk Generasi Muda
SENI

Kenduri Sastra Aceh 2026 Hidupkan Kembali Karya Maestro hingga Ali Hasjmy untuk Generasi Muda

by SAGOE TV
September 28, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Komite MIN 13 Aceh Besar Diminta Hadirkan Generasi Sehat

Komite MIN 13 Aceh Besar Diminta Hadirkan Generasi Sehat

November 4, 2026
Tgk Faisal Ali Anggota Majelis Masyayikh

Tgk Faisal Ali Dikukuhkan Jadi Anggota Majelis Masyayikh

November 2, 2026
Melihat Indigenous Knowledge Menjelajah Jejak Keuneunong Aceh dan Kalender Aborigin Australia

Melihat Indigenous Knowledge: Menjelajah Jejak Keuneunong Aceh dan Kalender Aborigin Australia

November 4, 2026
Kendaraan Listrik Makin Diminati

Kendaraan Listrik Makin Diminati

October 31, 2026
Bandar Publishing-IKAPI Aceh Gelar Diskusi Buku Dr Baun, Sekaligus Lepas Tugas ke Kepri

Bandar Publishing-IKAPI Aceh Gelar Diskusi Buku Dr Baun, Sekaligus Lepas Tugas ke Kepri

October 31, 2026
Sebelum Punya Gedung, Fakultas Ini Sudah Punya Grup Percakapan

Sebelum Punya Gedung, Fakultas Ini Sudah Punya Grup Percakapan

November 2, 2026
Prodi Doktor Pendidikan FKIP USK Gelar Sidang Tertutup Disertasi Pertama

Prodi Doktor Pendidikan FKIP USK Gelar Sidang Tertutup Disertasi Pertama

November 7, 2026
Kepala BPMA Temui Dubes RI di UEA, Bahas Peluang Investasi Migas Aceh

Kepala BPMA Temui Dubes RI di UEA, Bahas Peluang Investasi Migas Aceh

November 6, 2026
Mualem Temui Prabowo, Dana Otsus hingga Persoalan Bendera Aceh Dibahas

Mualem Temui Prabowo, Dana Otsus hingga Persoalan Bendera Aceh Dibahas

November 4, 2026

EDITOR'S PICK

Lantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan, Ini Pesan Gubernur Muzakir Manaf

Lantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan, Ini Pesan Gubernur Muzakir Manaf

February 17, 2025
Waspada! Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat Ancam Perairan Indonesia

Waspada! Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat Ancam Perairan Indonesia

January 28, 2025
pelunasan biaya haji jemaah indonesia

Pelunasan Dibuka hingga 14 Maret, 155.283 Jemaah Reguler Lunasi Biaya Haji

March 11, 2025
Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan 5 Program untuk Masa Depan Santri dan Pesantren

Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan 5 Program untuk Masa Depan Santri dan Pesantren

October 22, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.