• Tentang Kami
Sunday, October 4, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

21 Tahun Damai: Refleksi dan Koreksi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

SAGOE TV by SAGOE TV
August 15, 2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
21 Tahun Damai Refleksi dan Koreksi untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Tarmizi
Direktur Eksekutif The Aceh Institute

Hari ini, 15 Agustus 2026, genap dua puluh satu tahun Nota Kesepahaman Helsinki ditandatangani. Perang telah berakhir dan damai telah menjadi kenyataan. Namun damai bukan sekadar berhenti berperang. Damai berarti menepati pedoman yang telah disepakati, menyelesaikan masa lalu, dan bersama membangun masa depan. Saatnya kita merenungi apa yang telah berjalan, memperbaiki yang belum tepat, dan merencanakan langkah ke depan.

Kesepakatan ini adalah pedoman bersama untuk menyelesaikan masa lalu dan membangun harapan masa depan. Namun hingga hari ini, pedoman itu belum sepenuhnya dijalankan. Pengadilan HAM yang dijanjikan sejak Agustus 2007 belum pernah berdiri. Padahal keadilan adalah fondasi perdamaian. Tanpa keadilan, damai belum utuh.

BACA JUGA

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

Hari Pancasila dan Harapan Rakyat

Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi baru terbentuk belakangan. Laporan akhirnya mencatat ribuan nama korban dan puluhan rekomendasi. Namun belum satu pun rekomendasi yang dilaksanakan secara menyeluruh. Kasus-kasus pelanggaran berat masa lalu masih menggantung tanpa penyelesaian. Belum ada aturan yang mewajibkan pelaksanaan dan menetapkan siapa yang bertanggung jawab.

Hal serupa juga terjadi pada hak atas kekayaan alam. Kesepakatan telah menetapkan hak Aceh secara jelas. Namun peraturan pelaksana yang lahir sesudahnya justru mengubah substansi yang telah disepakati bersama. Pembagian hasil diubah melalui peraturan yang dibuat sepihak. Rakyat Aceh tidak menerima apa yang menjadi haknya.

Wilayah perairan sempat dipindahkan tanpa persetujuan. Revisi undang-undang justru menyempitkan ruang kewenangan yang seharusnya dilindungi. Polanya tampak berulang: apa yang disepakati bersama, perlahan-lahan dikurangi melalui aturan turunan. Kesepakatan yang menjadi dasar damai perlahan-lahan kehilangan maknanya.

Sementara itu, dana otonomi khusus yang diterima dalam jumlah sangat besar belum sepenuhnya mengubah kehidupan rakyat. Angka kemiskinan masih tertinggi di kawasan Sumatera. Tingkat pengangguran juga berada di atas rata-rata nasional. Porsi anggaran untuk pengentasan kemiskinan masih sangat kecil.

Sebagian besar anggaran bahkan seringkali tidak terserap dengan baik setiap tahunnya. Pengelolaan amanah tersebut belum dilakukan dengan perencanaan yang tajam. Penyerapan belum tepat sasaran. Pengawasan belum berjalan dengan ketat. Anggaran besar belum menjadi kesejahteraan yang nyata.

Bahkan Gubernur Aceh sendiri menyatakan secara terbuka: pelaksanaan kesepakatan baru mencapai sekitar tiga puluh persen. Artinya, tujuh puluh persen amanah belum terlaksana. Angka ini sekaligus menegaskan bahwa keterlambatan ini bukan datang dari satu pihak saja. Tidak ada pihak yang bebas dari tanggung jawab.

Pemerintah pusat belum sepenuhnya menghormati isi kesepakatan. Pemerintah Aceh sendiri juga belum sepenuhnya mampu menjalankan amanah yang berada di tangannya. Tidak ada pihak yang dapat menunjuk kesalahan hanya kepada pihak lain. Semua pihak perlu melakukan refleksi secara jujur.

Maka koreksi harus dilakukan dari kedua arah. Pemerintah pusat harus kembali menghormati kesepakatan dan tidak lagi mengubah isinya melalui aturan turunan. Segera menindaklanjuti segala hal yang menjadi kewajiban bersama. Pemerintah Aceh juga harus memperbaiki cara mengelola amanah yang telah diterima.

Pastikan setiap rupiah yang dikelola benar-benar bermanfaat bagi rakyat. Menjaga kebijakan yang lahir dari semangat perdamaian agar tidak berubah sepihak. Dua puluh satu tahun damai adalah waktu yang cukup panjang untuk belajar. Kita sudah melihat apa yang berhasil dan apa yang belum.

Mari kita gunakan pengalaman ini untuk merencanakan masa depan dengan lebih baik. Kembalilah kepada pedoman kesepakatan yang telah disepakati bersama. Tegakkan keadilan yang masih tertunda. Penuhi hak yang telah diakui. Kelola amanah rakyat dengan kejujuran dan ketulusan.

Jangan lagi ada kewajiban yang tertunda. Jangan lagi ada aturan yang menyempitkan hak. Jangan lagi ada amanah yang tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Selama kita berniat baik dan kembali kepada semangat persetujuan bersama, sisa amanah itu masih dapat kita wujudkan.

Kesepakatan Helsinki bukan sekadar catatan sejarah. Ia adalah landasan yang disepakati untuk menyelesaikan masa lalu dan membangun masa depan. Selama landasan ini belum sepenuhnya ditegakkan, maka tugas perdamaian belum selesai. Dan kewajiban untuk kembali kepada pedoman itu tetap menjadi tanggung jawab kita bersama.

Tags: AcehDamaidamai acehMasa Depan AcehMoU HelsinkiopiniPerdamaianRefleksi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit
Opini

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

by SAGOE TV
October 4, 2026
Hari Pancasila dan Harapan Rakyat
Opini

Hari Pancasila dan Harapan Rakyat

by SAGOE TV
October 1, 2026
Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan Langkah Berikutnya bagi MACS di USK
Opini

Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan: Langkah Berikutnya bagi MACS di USK

by SAGOE TV
September 30, 2026
Dari Percakapan ke Meja Ngopi Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK
Opini

Dari Percakapan ke Meja Ngopi: Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

by SAGOE TV
September 25, 2026
Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari
Opini

Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

by SAGOE TV
September 15, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan Langkah Berikutnya bagi MACS di USK

Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan: Langkah Berikutnya bagi MACS di USK

September 30, 2026
609 Peserta di Aceh Ikuti Ujian TUNAS 2026 di USK Selama Tiga Hari

609 Peserta di Aceh Ikuti Ujian TUNAS 2026 di USK Selama Tiga Hari

September 28, 2026
Kenduri Sastra Aceh 2026 Hidupkan Kembali Karya Maestro hingga Ali Hasjmy untuk Generasi Muda

Kenduri Sastra Aceh 2026 Hidupkan Kembali Karya Maestro hingga Ali Hasjmy untuk Generasi Muda

September 28, 2026
Warga Soroti Rencana Pembebasan Lahan Jalan Syarif Thayeb-Seulanga Banda Aceh

Warga Soroti Rencana Pembebasan Lahan Jalan Syarif Thayeb-Seulanga Banda Aceh

October 2, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Siti Murtiningsih, Istri Wamen Nezar Patria Dikukuhkan Jadi Guru Besar Filsafat Pendidikan UGM

Siti Murtiningsih, Istri Wamen Nezar Patria Dikukuhkan Jadi Guru Besar Filsafat Pendidikan UGM

February 24, 2025
Dari Percakapan ke Meja Ngopi Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

Dari Percakapan ke Meja Ngopi: Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

September 25, 2026
Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Gilas Bangladesh 9-2

Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Gilas Bangladesh 9-2

October 1, 2026
150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

September 23, 2026

EDITOR'S PICK

Marlina Tinjau Pelayanan Kesehatan di RSUDZA, Jenguk Pasien dan Pastikan Layanan Publik Optimal

Marlina Tinjau Pelayanan Kesehatan di RSUDZA

May 1, 2025
Inovasi yang Tergesa, Akar yang Terlupa

Inovasi yang Tergesa, Akar yang Terlupa

July 29, 2025
KIP Kota Banda Aceh Gelar Simulasi Pemungutan Suara Pilkada 2024

KIP Kota Banda Aceh Gelar Simulasi Pemungutan Suara Pilkada 2024

October 24, 2024
25.767 Peserta Ikut Tes SKD CPNS Kemenag di Aceh, Ujian Digelar di 4 Titik Lokasi

668 CPNS Kemenag Aceh Dilantik Jadi PNS Secara Daring oleh Menteri Agama Besok

May 20, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.