BANDA ACEH | SAGOE TV — Pemerintah Aceh mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada 6-12 November 2026. Aktivitas Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang terpantau aktif berpotensi memicu hujan lebat hingga sangat lebat, disertai petir dan angin kencang di 21 kabupaten/kota di Aceh.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan peringatan tersebut merujuk pada analisis terbaru BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.
Menurut Nurlis, sejumlah dinamika atmosfer saat ini mendukung peningkatan curah hujan di Aceh. Selain Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang terpantau aktif, daerah belokan angin dan konvergensi juga turut mendorong pertumbuhan awan hujan.
“Kondisi suhu muka laut berkisar 29-31 derajat Celsius dengan kelembapan udara 70-100 persen. Kondisi ini menambah uap air dan meningkatkan pembentukan awan hujan di Aceh,” kata Nurlis dalam keterangannya, Ahad (8/11/2026).
Nurlis menyebutkan, potensi cuaca ekstrem tersebut tersebar di 21 kabupaten/kota dengan dua kategori intensitas hujan.
Hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, Nagan Raya, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Bener Meriah.
9 Wilayah Berpotensi Mengalami Hujan Intensitas Sedang
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Bireuen, Langsa, Lhokseumawe, Pidie Jaya, Subulussalam, dan Simeulue.
Pemerintah Aceh juga meminta masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi sesuai tingkat kerawanan wilayah masing-masing. Ancaman tersebut meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
“Masyarakat harus tetap tenang namun selalu waspada. Ambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap aman dan lancar,” kata Nurlis.
Selain itu, warga diminta terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG. Informasi terkini dapat diakses melalui akun media sosial @infobmkg_aceh atau email stamet.bandaaceh@bmkg.go.id.
Nurlis juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca yang berasal dari sumber tidak resmi.




















