BANDA ACEH | SAGOETV – Program Studi Pendidikan Doktor Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) mencatat sejarah baru dengan menyelenggarakan ujian sidang tertutup disertasi pertama sejak program studi tersebut dibuka. Sidang yang berlangsung pada Jumat (6/11/2026) ini diikuti oleh promovendus pertama, Tgk. Maya Silviyanti, yang dinyatakan lulus setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji.
Ujian sidang tertutup tersebut dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP USK, Dr. Sanusi, S.Pd., M.Si., yang hadir mewakili Dekan FKIP USK. Kehadiran pimpinan fakultas ini menunjukkan dukungan institusi terhadap penyelenggaraan pendidikan doktor serta penguatan mutu akademik di lingkungan FKIP USK.
Disertasi yang dipertahankan berjudul “Integrating VOKI into Collaborative Avatar Video Storytelling to Enhance Speaking Skill and Explore Students’ Engagement, Responses and Challenges (A Mixed-Method Study at SMPIK Nurul Qur’an Aceh Besar).” Penelitian ini mengkaji pemanfaatan teknologi digital VOKI dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya melalui kegiatan bercerita menggunakan avatar secara kolaboratif untuk mengembangkan keterampilan berbicara siswa. Penelitian tersebut juga mengeksplorasi keterlibatan, respons, serta tantangan yang dihadapi siswa selama proses pembelajaran di SMPIK Nurul Qur’an Aceh Besar.
Capaian akademik Maya semakin membanggakan karena artikel hasil penelitiannya telah *dipublikasikan pada jurnal TEFLIN yang bereputasi internasional dan terindeks Q1*. Publikasi ini menjadi bukti bahwa penelitian mahasiswa Program Studi Doktor Pendidikan FKIP USK mampu menghasilkan kontribusi ilmiah yang memperoleh pengakuan di tingkat internasional.
Sidang disertasi ini menghadirkan empat orang penguji, yaitu Prof. Dr. Burhanuddin Yasin, M.Ed., Prof. Dr. Asnawi, M.Ed., Prof. Dr. Mailizar, M.Ed., dan Dr. Revathi Gopal dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia, yang bertindak sebagai penguji eksternal. Kehadiran penguji dari UPSI menjadi bagian penting dalam memperkuat perspektif akademik internasional serta membuka ruang pertukaran keilmuan antara USK dan perguruan tinggi mitra luar negeri.
Selama proses penyusunan disertasi, Maya dibimbing oleh tim pembimbing yang terdiri atas Prof. Dr. Yunisrina Qismullah Yusuf, S.Pd., M.Ling. selaku Promotor, Prof. Dr. Sofyan, M.A. selaku Ko-Promotor I, dan Prof. Dr. Iskandar A.S., S.Pd., M.App.Ling. selaku Ko-Promotor II.
Ketua Program Studi Pendidikan Doktor FKIP USK, Dr. Sulastri, M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan sidang tertutup pertama ini merupakan tonggak penting bagi perjalanan dan pengembangan program studi. Kelulusan Maya diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk menghasilkan penelitian doktoral yang bermutu, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan.
Lebih lanjut, Program Studi Doktor Pendidikan FKIP USK berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama internasional melalui penguatan jejaring akademik, kolaborasi penelitian, keterlibatan pakar dari perguruan tinggi luar negeri, serta publikasi ilmiah bersama. Ke depan, program studi ini juga akan terus mendorong penelitian yang merespons perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), teknologi digital, dan inovasi pembelajaran.
Sebagai bagian dari pengembangan program studi, mulai tahun 2026 Program Studi Pendidikan Doktor FKIP USK membuka penerimaan mahasiswa baru pada setiap semester. Kesempatan ini terbuka bagi para akademisi, pendidik, praktisi pendidikan, dan calon peneliti yang ingin mengembangkan kapasitas akademik serta berkontribusi melalui penelitian inovatif di bidang pendidikan. Program studi mengundang para calon mahasiswa yang memiliki semangat untuk mengembangkan keilmuan, melakukan riset berkualitas, dan menghasilkan inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan tantangan global untuk bergabung bersama Program Studi Pendidikan Doktor FKIP USK.
Melalui berbagai upaya tersebut, Program Studi Doktor Pendidikan FKIP USK diharapkan semakin berperan dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman, memperkaya praktik pembelajaran berbasis teknologi, serta menghasilkan inovasi pendidikan yang berdampak bagi masyarakat dan dunia pendidikan.




















