• Tentang Kami
Saturday, May 2, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Rukok Linto

SAGOE TV by SAGOE TV
May 31, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Rukok Linto Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Ilustrasi. (AI)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Mukhtaruddin Yakob

Dengan adanya tradisi rukok linto, bukan tidak mungkin angka perokok anak-anak dan remaja akan terus bertambah, terutama di Aceh.

Tanggal 31 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia/HTTS, demikian juga dengan tahun 2025. Namun, peringatan HTTS sekadar peringatan tanpa terjadi perubahan besar pada misi pengendalian tembakau untuk mewujudkan masyarakat dunia yang sehat. Lalu, bagaimana dengan Indonesia, khususnya Aceh?

Setelah ada beberapa terobosan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dilahirkan melalui Qanun di provinsi dan sejumlah kabupaten dan kota, persoalan tembakau khususnya rokok tetap jadi masalah besar. Bahkan lokasi yang ditetapkan sebagai kawasan bebas rokok kerap dilanggar, bukan saja oleh warga tapi oleh pengabdi negara atau ASN bahkan penegak hukum sekalipun.

BACA JUGA

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

Sudah banyak kasus yang ditimbulkan akibat rokok. Bukan saja munculnya berbagai penyakit, tapi juga kebakaran. Yang paling anyar kebakaran gudang sekolah yang diduga karena puntung rokok yang masih menyala, meskipun masih harus dibuktikan. [Serambi Indonesia, 22 Mei 2022]

Rokok bagi masyarakat Indonesia termasuk Aceh nyaris menjadi kebutuhan wajib sebagian kalangan, terutama kelas menengah ke bawah. Miris, jika ada ungkapan: “lebih baik tidak makan daripada tidak merokok” itulah kenyataan di kalangan masyarakat kita.

Rokok dengan berbagai perniknya telah meracuni semua kalangan di Indonesia termasuk Aceh. Warung kopi dan kafe akan terasa hambar jika tanpa rokok. Demikian juga pergaulan generasi milenial juga dipenuhi dengan rokok.

Pesta perkawinan atau kenduri pun sarat dengan rokok. Tuan rumah terasa aneh jika tidak menyediakan rokok untuk warga terutama yang membantu tugasnya saat kenduri, sampai-sampai ada istilah peng rukok.

Rukok Linto
Istilah peng rukok sudah banyak dikenal masyarakat. Fenomena ini ada di berbagai lini pekerjaan, mulai pekerja kasar hingga bisnis proyek atau sekadar basa-basi sesama teman. Namun, di beberapa daerah mengenal istilah rukok linto, yakni sumbangan rokok bagi pengantin pria yang menikahi gadis sebuah gampong atau desa.

Baca Juga:  Pj Gubernur Aceh Safrizal Ziarah ke Makam Ayahnya di Gampong Reudeup

Rukok linto dibebankan sekali setahun untuk mempelai pria yang meminang gadis sebuah desa. Di Kota Banda Aceh juga diberlakukan rukok linto yang dibagikan setiap malam lebaran Idulfitri.

Saat itu, sumbangan rokok dan beberapa pengantin pria dikumpulkan lalu dibagikan kepada warga terutama yang berada di meunasah atau langgar seusai melantunkan takbir lebaran. Maka, maaf jika yang jarang berjemaah di meunasah pun ikut hadir menanti rukok linto. Mirisnya yang mendapatkan rukok linto kebanyakan remaja bahkan anak-anak. Mirisnya lagi, mereka lalu menjual rukok linto ke kios atau perokok lainnya.

Fenomena rukok linto terjadi di Banda Aceh yang notabenenya kota terpelajar. Seharusnya, jika banyak orang yang berpendidikan, paparan rokok justru berkurang. Apalagi Kota Banda Aceh menjadi daerah tingkat dua atau kota yang melahirkan Qanun KTR setelah ditelikung Aceh Barat melalui Peraturan Bupati (Perbup) yang kemudian dijadikan dasar Qanun KTR.

Sebenarnya telah banyak gebrakan untuk menyukseskan KTR dan mengawasi penerapan KTR. Selain merangkul berbagai pihak termasuk remaja, Pemko Banda Aceh pernah beberapa kali menggelar sidang di tempat bagi pelanggar KTR, terutama yang merokok dalam KTR.

Prevalensi perokok di Indonesia terus meningkat, baik dari jumlah perokok maupun sisi usia perokok. Data Riskesdas (2023) menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah perokok generasi muda. Perokok usia 10-18 tahun mencapai 9.1%, atau naik 0,3% dari tahun 2016. Prevalensi merokok sesuai jenis kelamin adalah prevalensi jenis kelamin laki-laki lebih besar sekitar 62,9% daripada perempuan sekitar 4,8%. Tentu angka kenaikan ini tidak kecil karena terkait dengan masalah kesehatan yang harus dialami oleh anak remaja tersebut ke depannya. Kondisi ini sungguh tidak baik bagi masa depan mereka.

Baca Juga:  Mengapa Pilkada Aceh Tidak (lagi) Rawan?

Berdasarkan data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) pada 2019, prevalensi perokok pada anak sekolah usia 13-15 tahun naik dari 18,3% (2016) menjadi 19,2% (2019). Sementara itu, data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa kelompok usia 15-19 tahun merupakan kelompok perokok terbanyak (56,5%), diikuti usia 10-14 tahun (18,4%). [sehatnegeriku.kemkes.go.id, 29 Mei 2024]

Dengan adanya tradisi rukok linto, bukan tidak mungkin angka perokok anak-anak dan remaja akan terus bertambah, terutama di Aceh. Oleh karenanya, perlu tanggung jawab semua pihak mengurangi kebiasaan yang tidak baik yang tidak mendatangkan manfaat, tapi justru menghadirkan muzarat. []

Penulis adalah jurnalis dan anggota komunitas Center for Tobacco Control Studies (CTCS) Banda Aceh

Tags: acehArtikelBahaya RokokBanda AcehHidup Sehat Tanpa RokokKTRLarangan MerokokRokokTembakau
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

April 29, 2026
Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh

Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh?

April 26, 2026
Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

May 1, 2026
Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

April 25, 2026
94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

April 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Hardiknas 2026 Universitas Syiah Kuala Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

Hardiknas 2026: USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

May 1, 2026
Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana hingga Juli 2026

Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana hingga Juli 2026

April 28, 2026
Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry Harus Jadi Kekuatan Strategis

Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry: Harus Jadi Kekuatan Strategis

April 26, 2026

EDITOR'S PICK

Agresi Militer Belanda II adalah serangan yang dilancarkan Belanda pada 19 Desember 1948. (Foto: Nationaal Museum van Wereldculturen/C.J. Taillie via Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Agresi Militer, Kontribusi Sosiawan dan Penataan Kesejahteraan

March 15, 2025
Yuk. Kenali Ciri Penceramah Radikal

Yuk. Kenali Ciri Penceramah Radikal

February 8, 2026
Istri Wakil Presiden Lantik Marlina Usman Jadi Ketua Dekranasda Aceh

Istri Wakil Presiden Lantik Marlina Usman Jadi Ketua Dekranasda Aceh

March 4, 2025
USK Buka Jalur Prestasi Berdasarkan Talenta, Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

SNBP 2026: 2.967 Peserta Lulus di USK, Cek Jadwal Verifikasi hingga Daftar Ulang

April 1, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.