• Tentang Kami
Tuesday, September 15, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Rukok Linto

SAGOE TV by SAGOE TV
May 31, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Rukok Linto Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Ilustrasi. (AI)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Mukhtaruddin Yakob

Dengan adanya tradisi rukok linto, bukan tidak mungkin angka perokok anak-anak dan remaja akan terus bertambah, terutama di Aceh.

Tanggal 31 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia/HTTS, demikian juga dengan tahun 2025. Namun, peringatan HTTS sekadar peringatan tanpa terjadi perubahan besar pada misi pengendalian tembakau untuk mewujudkan masyarakat dunia yang sehat. Lalu, bagaimana dengan Indonesia, khususnya Aceh?

Setelah ada beberapa terobosan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dilahirkan melalui Qanun di provinsi dan sejumlah kabupaten dan kota, persoalan tembakau khususnya rokok tetap jadi masalah besar. Bahkan lokasi yang ditetapkan sebagai kawasan bebas rokok kerap dilanggar, bukan saja oleh warga tapi oleh pengabdi negara atau ASN bahkan penegak hukum sekalipun.

BACA JUGA

Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara? Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

Sudah banyak kasus yang ditimbulkan akibat rokok. Bukan saja munculnya berbagai penyakit, tapi juga kebakaran. Yang paling anyar kebakaran gudang sekolah yang diduga karena puntung rokok yang masih menyala, meskipun masih harus dibuktikan. [Serambi Indonesia, 22 Mei 2022]

Rokok bagi masyarakat Indonesia termasuk Aceh nyaris menjadi kebutuhan wajib sebagian kalangan, terutama kelas menengah ke bawah. Miris, jika ada ungkapan: “lebih baik tidak makan daripada tidak merokok” itulah kenyataan di kalangan masyarakat kita.

Rokok dengan berbagai perniknya telah meracuni semua kalangan di Indonesia termasuk Aceh. Warung kopi dan kafe akan terasa hambar jika tanpa rokok. Demikian juga pergaulan generasi milenial juga dipenuhi dengan rokok.

Pesta perkawinan atau kenduri pun sarat dengan rokok. Tuan rumah terasa aneh jika tidak menyediakan rokok untuk warga terutama yang membantu tugasnya saat kenduri, sampai-sampai ada istilah peng rukok.

Rukok Linto
Istilah peng rukok sudah banyak dikenal masyarakat. Fenomena ini ada di berbagai lini pekerjaan, mulai pekerja kasar hingga bisnis proyek atau sekadar basa-basi sesama teman. Namun, di beberapa daerah mengenal istilah rukok linto, yakni sumbangan rokok bagi pengantin pria yang menikahi gadis sebuah gampong atau desa.

Rukok linto dibebankan sekali setahun untuk mempelai pria yang meminang gadis sebuah desa. Di Kota Banda Aceh juga diberlakukan rukok linto yang dibagikan setiap malam lebaran Idulfitri.

Saat itu, sumbangan rokok dan beberapa pengantin pria dikumpulkan lalu dibagikan kepada warga terutama yang berada di meunasah atau langgar seusai melantunkan takbir lebaran. Maka, maaf jika yang jarang berjemaah di meunasah pun ikut hadir menanti rukok linto. Mirisnya yang mendapatkan rukok linto kebanyakan remaja bahkan anak-anak. Mirisnya lagi, mereka lalu menjual rukok linto ke kios atau perokok lainnya.

Fenomena rukok linto terjadi di Banda Aceh yang notabenenya kota terpelajar. Seharusnya, jika banyak orang yang berpendidikan, paparan rokok justru berkurang. Apalagi Kota Banda Aceh menjadi daerah tingkat dua atau kota yang melahirkan Qanun KTR setelah ditelikung Aceh Barat melalui Peraturan Bupati (Perbup) yang kemudian dijadikan dasar Qanun KTR.

Sebenarnya telah banyak gebrakan untuk menyukseskan KTR dan mengawasi penerapan KTR. Selain merangkul berbagai pihak termasuk remaja, Pemko Banda Aceh pernah beberapa kali menggelar sidang di tempat bagi pelanggar KTR, terutama yang merokok dalam KTR.

Prevalensi perokok di Indonesia terus meningkat, baik dari jumlah perokok maupun sisi usia perokok. Data Riskesdas (2023) menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah perokok generasi muda. Perokok usia 10-18 tahun mencapai 9.1%, atau naik 0,3% dari tahun 2016. Prevalensi merokok sesuai jenis kelamin adalah prevalensi jenis kelamin laki-laki lebih besar sekitar 62,9% daripada perempuan sekitar 4,8%. Tentu angka kenaikan ini tidak kecil karena terkait dengan masalah kesehatan yang harus dialami oleh anak remaja tersebut ke depannya. Kondisi ini sungguh tidak baik bagi masa depan mereka.

Berdasarkan data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) pada 2019, prevalensi perokok pada anak sekolah usia 13-15 tahun naik dari 18,3% (2016) menjadi 19,2% (2019). Sementara itu, data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa kelompok usia 15-19 tahun merupakan kelompok perokok terbanyak (56,5%), diikuti usia 10-14 tahun (18,4%). [sehatnegeriku.kemkes.go.id, 29 Mei 2024]

Dengan adanya tradisi rukok linto, bukan tidak mungkin angka perokok anak-anak dan remaja akan terus bertambah, terutama di Aceh. Oleh karenanya, perlu tanggung jawab semua pihak mengurangi kebiasaan yang tidak baik yang tidak mendatangkan manfaat, tapi justru menghadirkan muzarat. []

Penulis adalah jurnalis dan anggota komunitas Center for Tobacco Control Studies (CTCS) Banda Aceh

Tags: AcehArtikelBahaya RokokBanda AcehHidup Sehat Tanpa RokokKTRLarangan MerokokRokokTembakau
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali
Artikel

Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara? Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

by SAGOE TV
September 10, 2026
Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO
Artikel

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

by SAGOE TV
June 11, 2026
Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

September 11, 2026
Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

September 11, 2026
Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara? Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

September 10, 2026
Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

September 12, 2026
Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

September 12, 2026
Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

September 11, 2026
Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

September 12, 2026
Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

September 11, 2026
Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry

Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry

September 14, 2026

EDITOR'S PICK

Zakat Fitrah 2026 di Aceh Besar Ditetapkan 2,8 Kg Beras per Jiwa, Ini Ketentuannya

Zakat Fitrah 2026 di Aceh Besar Ditetapkan 2,8 Kg Beras per Jiwa, Ini Ketentuannya

March 9, 2026
Wapres Gibran Tinjau Jembatan Lumut dan Kendawi di Aceh, Didampingi Wagub Fadhlullah

Wapres Gibran Tinjau Jembatan Lumut dan Kendawi di Aceh, Didampingi Wagub Fadhlullah

August 6, 2026
Rektor USK Usul Pemerintah Aceh Bentuk Dinas Ekonomi Kreatif

Rektor USK Usul Pemerintah Aceh Bentuk Dinas Ekonomi Kreatif

March 26, 2025
Politik Kita Terlalu Bising

Politik Kita Terlalu Bising

April 26, 2022
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.