• Tentang Kami
Thursday, July 30, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Romantisnya UIN Ar Raniry-Universitas Syiah Kuala

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad by Kamaruzzaman Bustamam Ahmad
March 20, 2025
in Artikel
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Romantisnya UIN Ar Raniry-Universitas Syiah Kuala
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh:  Kamaruzzaman Bustamam Ahmad.
Penulis Buku 6 Volume, Acehnologi.

Salah seorang Guru saya yang merupakan mantan Duta Besar di salah satu negara di Timur Tengah pernah mengatakan bahwa dalam ilmu diplomasi, jika ada satu helai rambut yang bisa memperkokoh hubungan antara kedua negara, maka sehelai rambut tersebut perlu dijaga, untuk kepentingan kedua negara tersebut.

BACA JUGA

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Demikianlah memori saya ketika melihat kebersamaan rektor USK dan UIN Ar-Raniriry baru-baru ini di Darussalam. Foto-foto kebersamaan mereka disebarkan ke media sosial, seolah-olah selama ini antara UIN Ar-Raniry USK sudah lama menanti momen tersebut.

Bagi saya, hubungan UIN Ar-Raniry dan USK bukan hanya pada sehelai rambut, melainkan ribuan helai rambut, yang sama sekali tidak dapat memisahkan antara kedua kampus kebanggaan masyarakat Aceh.

Beberapa mahasiswa saya di UIN Ar-Raniry juga merupakan mahasiswa di USK. Beberapa dosen di USK juga kolega saya selama bertahun-tahun. Beberapa dosen UIN Ar-Raniry juga mengajar di USK. Demikian juga sebaliknya, tidak sedikit dosen USK yang mengajar di UIN Ar-Raniry.

Beberapa publikasi jurnal yang bereputasi internasional (Scopus dan WOS), juga kerap melibatkan penulis dari USK dan UIN Ar-Raniry. Baru-baru ini, dosen UIN Ar-Raniry berkolaborasi dengan dosen USK untuk melakukan penelitian dari dana penelitian yang cukup bergengsi di republik ini. Dosen USK sering dijadikan narasumber di UIN Ar-Raniry. Dosen UIN Ar-Raniry juga demikian, dimana sering diundang di kampus USK.

Semua helaian rambut hubungan antara UIN Ar-Raniry dan USK di atas adalah fakta yang tidak dapat dikesampingkan. Hubungan kedua kampus tersebut sudah menyejarah dan membudaya dalam masyarakat Aceh.

Hubungan kekeluargaan antara civitas akademika UIN Ar-Raniry dan USK pun selalu muncul dalam masyarakat. Diluar kampus, mereka merupakan teman, sejawat, famili, kolega, dan terkadang memiliki tali persaudaraan.

Karena itu, ketika ada masa hubungan UIN Ar-Raniry dan USK hendak memutuskan satu helai demi helai jalinan persaudaraan, hampir semua civitas akademika yang saya jumpai sangat menyayangkan.

Disini faktor tidak adanya komunikasi, saling menghargai, dan saling menghormati, hampir saja merusak persaudaraan kedua institusi pendidikan di Darussalam. Mereka selalu berbisik bahwa setiap masalah bisa diselesaikan dalam bingkai komunikasi yang intensif, saling menghargai, dan saling menghormati.

Ketika Prof. Mujiburrahman dan Prof. Marwan duduk semeja dengan penuh ketulusan dan ramah tamah, maka ketiga hal di atas menjadi muncul. Komunikasi orang Aceh bisa terwujud dalam segelas kopi atau nasi bungkus.

Saling menghargai dapat dilihat dari bahasa tubuh pejabat dari UIN Ar-Raniry dan USK, dimana mereka seperti menginginkan momen-momen kebersamaan. Saling menghormati merupakan ciri khas pemimpin yang piawai dalam membina hubungan diplomasi dengan berbagai pihak.

Tentu saja, komunikasi simbolik harus dapat diterjemahkan dengan perilaku saling terbuka untuk bahu-membahu membangun pendidikan di Aceh. USK sudah mampu bersanding dengan kampus-kampus besar lainnya di Nusantara. Demikian pula, UIN Ar-Raniry pun sudah menunjukkan beberapa poin penting dalam pengembangan pendidikan keagamaan di PTKIN.

Hubungan untuk saling bahu membahu tentu saja dengan semakin mengakrabkan civitas akademika dari kedua kampus tersebut. Jika ada program atau kerja sama yang dapat dilakukan secara bersama-sama, kedua pimpinan kampus ini harus benar-benar mendukung secara aktif.

Masalah yang muncul di lapangan tentu saja tidak dapat dielakkan. Namun dengan semakin menjaga helaian demi helain rambut yang menghubungkan UIN Ar-Raniry dan USK, tentu semua masalah dapat dibahas dan diselesaikan dalam satu cangkir kopir di Darussalam.

Bagi saya, momen kebersamaan dua rektor ini, dimana mereka baru saja naik sebagai pucuk pimpinan di kampus masing-masing, harus mampu membawa angin segar perubahan dunia pendidikan di Darussalam. Sebab, ketika di Darussalam telah menunjukkan kesantunan dalam berdiplomasi, maka rakyat Aceh akan melihat ini sebagai kabar gembira (haba mangat).

Ketika saya menonton film Fast and Furious, ada satu momen penting, ketika selesai perlombaan balapan mobil, Dominic Toretto mengatakan kepada lawan balapnya, dimana dia tidak menginginkan hadiah dari perlombaan tersebut. Toretto hanya mengatakan “just show your respect!” (tunjukkan rasa hormat kamu!).

Persaingan atau perlombaan selalu menghasilkan seorang pemenang. Namun ketika rasa hormat yang dikedepankan oleh sang juara, maka siapapun yang ikut dalam perlombaan tersebut akan mendapatkan perasaan sang juara.

Sikap menunjukkan rasa hormat dan mengedepankan wibawa akademik, jika saya boleh tambahkan, akan memperkuat hubungan kekeluargaan antara UIN Ar-Raniry dan USK.

Jika ada dua Lembaga yang sudah tidak memiliki rasa hormat dan tidak menganggap mitranya sebagai suatu keluarga besar, maka apapun keberhasilan, pada ujungnya adalah hanya angka semata. Dalam film Fast dan Furious, salah satu kepentingan yang dikawal oleh Dominic Toretto adalah kepentingan keluarga besarnya.

Jadi, apapun halangan dan rintangan, jika perasaan sebagai bagian dari keluarga besar dijaga, maka masalah tersebut akan menjadi sangat kecil adanya. Semangat meu tem-tem (saling ada kemauan) dan meu tung-tung (saling ada menerima antara satu sama lain) adalah semangat awal sejarah pembangunan di Darussalam.

Saya menjadi warga akademik di Darussalam sejak tahun 2008. Selama hampir 13 tahun telah menyaksikan berbagai dinamika di kawasan ini. Ketika AJRC pertama dibentuk, saya telah sempat keluarga masuk di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. Ketika Fakultas FISIP, saya pernah menjadi dosen luar biasa di fakultas tersebut.

Bahkan saya pernah menjadi pengajar di salah satu program magister di kampus USK. Bahkan dalam masa Pandemi Covid-19, saya juga pernah memberikan kuliah umum melalui unit MKU yang diikuti oleh ribuan mahasiswa USK.

Ketika menjadi kaprodi di Fakultas Syariah dan Hukum, saya hapal betul beberapa dosen USK yang mengajar di kampus kami. Beberapa dosen USK pun diundang untuk memberikan kuliah umum.

Artinya, pada level akar rumput, kami masih merasakan bahwa antara USK dan UIN Ar-Raniry adalah keluarga besar. Hubungan kedua kampus ini memang seperti rambut yang sudah uban.

Orang yang uban rambutnya, maka disana biasanya kebijaksanaan hidup muncul. Kalau diibaratkan USK dan UIN Ar-Raniry sebagai pasangan, maka sesungguhnya dia sudah memiliki cucu dan cicit di seluruh penjuru Tanah Rencong. Saat ini, kedua penjaga keluarga ini muncul dengan niat baik, untuk kembali menjadi keluarga besar yang tidak akan hancur, walaupun datang berbagai halangan dan rintangan.

Note: Tulisan ini telah tayang di situs personal kba13.com

Tags: acehacehhebatKamaruzzaman Bustamam-AhmadLiterasiSagoe.IDUIN Ar-RaniryUniversitas Syiah KualaUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Kamaruzzaman Bustamam Ahmad

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad adalah Antropolog. Berdomisili di Aceh.

Related Posts

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO
Artikel

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

by SAGOE TV
June 11, 2026
Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Putri Saleh ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Bidang perlindungan Khusus Anak.

Jangan Biarkan Masa Depan Anak Berjalan Sendiri

July 30, 2026
LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

July 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Setelah Panggung Dibongkar

Setelah Panggung Dibongkar

July 28, 2026
Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

July 6, 2025
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
BPMA dan TNI AD Perkuat Pengamanan Blok A Medco di Aceh Timur

BPMA dan TNI AD Perkuat Pengamanan Blok A Medco di Aceh Timur

July 23, 2026
Calvin Ho

Pariwisata Tanpa Kedaulatan: Skandal Struktural dari Bali dan Pelajaran bagi Aceh

July 30, 2026
UIA dan IKDAR Malaysia Resmi Jalin Kerja Sama, Gelar International Guest Lecture

UIA dan IKDAR Malaysia Resmi Jalin Kerja Sama, Gelar International Guest Lecture

July 28, 2026

EDITOR'S PICK

Wakil Gubernur Aceh Promosi Kopi Gayo ke Rombongan Menteri Besar Kelantan

Wakil Gubernur Aceh Promosi Kopi Gayo ke Rombongan Menteri Besar Kelantan

May 2, 2025
Musriadi: Hardikda 2025 Momentum Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa Aceh

Musriadi: Hardikda 2025 Momentum Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa Aceh

August 29, 2025
Illiza dan Afdhal Dilantik Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Rabu Ini

Illiza dan Afdhal Dilantik Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Rabu Ini

March 8, 2025
MagangHub 2026 Resmi Dibuka, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta, Simak Jadwal Pendaftarannya

MagangHub 2026 Resmi Dibuka, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta, Simak Jadwal Pendaftarannya

June 30, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.