• Tentang Kami
Monday, March 16, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Buku Four Friends and I am One of Them dan Makna Berpisah dari Mata Dinda Rizkya

SAGOE TV by SAGOE TV
November 24, 2024
in Literasi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Buku Four Friends and I am One of Them dan Makna Berpisah dari Mata Dinda Rizkya

Suasana peluncuran buku Four Friends and I am One of Them karya Dinda Rizkya. Foto: Riza

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE – Selamat tinggal atau sampai jumpa lagi, adalah kata yang paling dibenci Dinda Rizkya. Semenjak masih merah, dia terpaksa ditinggal oleh ayahnya yang bekerja di Jakarta. Tiga bulan sekali, ayahnya baru bisa menjenguknya yang menetap bersama ibunya di Kuala Lumpur, Malaysia.

Sebagai anak yang lahir dari perkawinan campuran antara seorang warga Indonesia dan warga Malaysia, Dinda ikut terdampak secara emosional dari ikatan pernikahan jarak jauh yang dipilih orang tuanya. Bahkan saat pandemi melanda, hampir tiga tahun dia tak bisa melihat dan merasakan sentuhan kasih sayang Ayahnya.

BACA JUGA

Seruan Provokatif untuk Gen Z Aceh

Puisi Tentang Harga Diri Bangsa, Dengarkan Ini

Dua tahun lalu, dia dan Bundanya memilih menetap di Jakarta bersama ayahnya. Lagi-lagi Dinda harus menerima kata selamat tinggal dan sampai jumpa lagi. Kata-kata itu bahkan kini harus dia terima dari sahabat dan teman-temannya, terutama keluarga besar ibunya yang telah mendampingi dan membimbingnya semenjak balita.

Berpindah ke Jakarta untuk bersekolah di taman kanak-kanak, Dinda menjalani hari-hari dengan penuh tantangan, termasuk berbahasa Indonesia. Selama ini kata-kata dan kalimat dalam bahasa Inggris lebih mudah dicernanya. Meski begitu, dia disukai dan memiliki banyak teman di sekolah.

“Setiap malam dia kerap meminta menelpon keluarga, juga sahabatnya Ahya di Kuala Lumpur,” ujar Nadia Mohsin, Bundanya.

Semenjak Dinda bisa membaca dan menulis, Bundanya mewajibkannya membaca satu atau dua halaman buku sebelum tidur. Kebiasaan ini, ditambah cerita Bundanya tentang keinginan menulis buku, mendorong Dinda ingin menjadi seorang penulis buku.

“Aku juga ingin menulis buku sendiri!” kata Dinda membulatkan tekad, pada suatu malam.

Pada Juli lalu, Dinda yang berusia 6 tahun, mulai menulis kisahnya. Dalam waktu sebulan, gadis kecil berdarah Aceh-Melayu ini menyelesaikan 12 cerita, yang menjadi dasar buku perdananya yang diberi judul Four Friends and I am One of Them ini.

Baca Juga:  Kemenag Langsa Imbau Calon Jemaah Haji Segera Lunasi Biaya Haji

Buku ini mengisahkan persahabatan Dinda dengan tiga anak laki-laki di sekolah barunya di Jakarta. Namun, di balik cerita seru persahabatan mereka, ada emosi mendalam yang terukir, terutama tentang perpisahan.

Lagi-lagi Dinda harus menghadapi berbagai episode perpisahan ketika mereka harus naik tingkatan sekolah, dari Taman Kanak-kanak ke Sekolah Dasar.

“Lewat buku ini, Dinda belajar bahwa perjalanan hidup tidak selalu manis. Pertemuan dan perpisahan adalah bagian dari kehidupan, dan harus membuat kita lebih kuat,” kata Riza Nasser, Ayahnya.

Pada Sabtu 23 November kemarin, buku perdana Dinda Rizkya ini diluncurkan di Tebet, Eco Park. Meski acara sempat terhalang hujan deras yang mengguyur Jakarta sore itu, Dinda dapat merayakan pencapaiannya bersama teman-temannya.

Sahabat dan keluarga besarnya dari Kuala Lumpur juga ikut hadir dan merayakan bersama.

“Sebagai anak yang berusia 6 tahun, Dinda sudah bisa menumpahkan fikiran, emosi kesedihan dan kebahagiaannya dalam buku ini. Buku ini layak dikembangkan untuk menjadi sebuah film menurut saya,” kata Agus Japar Sodik, penulis cerita anak dan pendongeng nasional, yang ikut menjadi pengisi acara peluncuran buku ini.

Dalam penyusunan dan penerbitan buku yang ditulis dalam bahasa Inggris ini, Dinda mendapatkan dukungan penuh keluarga besar. Selain dibimbing dan diarahkan oleh bundanya yang merupakan jurnalis asal Malaysia yang bertugas di Jakarta, sang kakek, Mohsin Abdullah, seorang jurnalis veteran asal Malaysia, menjadi editor yang memeriksa alur cerita dan ejaan dalam buku ini.

Edi IP, seorang design grafis asal Aceh yang kini menetap di Kalimantan, membantu Menyusun tata letak untuk penerbitan buku ini. Buku ini diproduksi dan diperjual belikan dalam jumlah terbatas, serta akan didistribusikan ke beberapa perpustakaan di Jakarta, Aceh, dan Kuala Lumpur.

Baca Juga:  Menghargai Ibu (bukan) di Hari Ibu

Buku Four Friends and I am One of Them ini menjadi kado berharga bagi Dinda Rizkya, yang akan berulang tahun ke tujuh, di ujung November tahun ini. Semangat keluarga inilah yang membuat Dinda percaya bahwa setiap tantangan bisa dihadapi.

Dinda berharap bukunya bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak lain. Baginya, menulis bukan hanya cara untuk berbagi cerita, tetapi juga untuk memahami dan menerima bahwa perpisahan adalah awal dari sebuah perjalanan baru.

“Dinda belajar bahwa perubahan, meski sulit, adalah hal yang membuat kita lebih kuat,” ujar Bundanya.

Lewat Four Friends and I am One of Them, Dinda mengingatkan kita semua (anak-anak maupun orang dewasa) bahwa perpisahan bukanlah akhir. Sebaliknya, ia adalah pintu menuju pengalaman baru, tantangan yang memupuk keberanian, dan pelajaran hidup yang menjadikan kita lebih tangguh.[]

Tags: acehAnakBukuLiterasiMelayu Malaysia
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Seruan Provokatif untuk Gen Z Aceh
Literasi

Seruan Provokatif untuk Gen Z Aceh

by Anna Rizatil
January 5, 2026
Puisi Tentang Harga Diri Bangsa, Dengarkan Ini
Literasi

Puisi Tentang Harga Diri Bangsa, Dengarkan Ini

by Anna Rizatil
January 5, 2026
Mendikdasmen di Munas IKAPI PR Siswa Harus Mengajak Membaca dan Menulis, Bukan Sekadar Mengerjakan Soal
Literasi

Mendikdasmen di Munas IKAPI: PR Siswa Harus Mengajak Membaca dan Menulis, Bukan Sekadar Mengerjakan Soal

by SAGOE TV
November 21, 2025
Profesor Hasbi Amiruddin Terbitkan Novel ‘Derai Doa di Langit-Langit Dayah’
Literasi

Profesor Hasbi Amiruddin Terbitkan Novel ‘Derai Doa di Langit-Langit Dayah’

by SAGOE TV
November 15, 2025
UIN Ar-Raniry Gagas Ensiklopedia Aceh untuk Merekam Sejarah, Budaya, dan Keteladanan Tokoh Lokal
Literasi

UIN Ar-Raniry Gagas Ensiklopedia Aceh untuk Merekam Sejarah, Budaya, dan Keteladanan Tokoh Lokal

by SAGOE TV
November 6, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

5.789 PPPK Pemerintah Aceh Terima SK, Mualem Ingatkan Jangan Nongkrong di Warkop saat Jam Kerja

THR ASN Aceh Rp 205,7 Miliar Mulai Cair, 41.410 PNS dan PPPK Terima Jelang Idul Fitri

March 14, 2026
Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

March 14, 2026
Menata Ekosistem Pengetahuan Seni di Aceh

Menata Ekosistem Pengetahuan Seni di Aceh: Dari Momentum ke Kerja Nyata

March 14, 2026
Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa

Soekarno, Hasan Tiro, Ayatullah Khamenei, dan Islam Perlawanan

March 8, 2026
Prof Mirza Tabrani Resmi Dilantik Jadi Rektor Universitas Syiah Kuala

Prof Mirza Tabrani Resmi Dilantik Jadi Rektor Universitas Syiah Kuala

March 9, 2026
Karantina Ramadhan, Pretest Sebelum Mondok

Karantina Ramadhan, Pretest Sebelum Mondok

March 9, 2026
Kabar Baik! Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar Murah di 5 Daerah, Ini Lokasi Lengkapnya

Kabar Baik! Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar Murah di 5 Daerah, Ini Lokasi Lengkapnya

March 11, 2026
UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN dengan Peminat Terbanyak

UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN dengan Peminat Terbanyak

March 10, 2026
Olahraga Padel Makin Populer di Aceh, Komunitas Gelar Turnamen 'Ramadhan Silaturahmi'

Olahraga Padel Makin Populer di Aceh, Komunitas Gelar Turnamen ‘Ramadhan Silaturahmi’

March 14, 2026

EDITOR'S PICK

Reposisi dan Evaluasi Aceh di Dalam NKRI

Membersihkan Sampah di Jalan, Mencuci Kotoran di Pikiran

February 6, 2026
Akses Jalan dan Jembatan Putus, 26 Kampung di Aceh Tengah Masih Terisolir

Akses Jalan dan Jembatan Putus, 26 Kampung di Aceh Tengah Masih Terisolir

January 11, 2026
Acara Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri (KENDURI) Desa Damai yang digelar Forum Koordinasi dan Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh di Desa Kuta Padang, Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat, Selasa (14/3/2023)

BNPT Bersama FKPT Aceh Lakukan Sosialisai Bahaya Radikalisme dan Terorisme di Desa Pancasila Meulaboh

February 8, 2026
Warga Banda Aceh Tertipu Beli Mobil di Marketplace Rugi Rp140 Juta, Pelaku Ditangkap di Tangerang

Warga Banda Aceh Tertipu Beli Mobil di Marketplace: Rugi Rp140 Juta, Pelaku Ditangkap di Tangerang

May 9, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.