• Tentang Kami
Tuesday, July 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dr. Teuku Chalidin Yacob : “Diamnya Intelektual Aceh Itu Menyesakkan”

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
June 18, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dr. Teuku Chalidin Yacob : “Diamnya Intelektual Aceh Itu Menyesakkan”
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Pendiri Yayasan Ashabul Kahfi Sidney Autralia, Dr. Teuku Chalidin Yacob, menyoroti polemik pelepasan empat pulau Aceh ke Sumatera Utara sebagai persoalan yang menyentuh martabat rakyat Aceh. Ia mengecam sikap pasif sebagian akademisi dan budayawan

“Ke mana para intelektual? Ke mana para budayawan? Jangan cuma buat makalah seminar! Ini bukan hanya soal peta wilayah, ini soal harga diri dan sejarah,” tegasnya dalam Podcast sitayangkan Sagoetv, Rabu (18/6/2025) Akademisi asal Aceh yang kini menetap di Australia. Dipandu oleh Dr. Mukhlisuddin Ilyas, M.Pd, dan Said Mukammil Bawarith, dalam diskusi ikut menggali tema-tema strategis seputar konflik pulau, peran santri dayah, hingga krisis kepemimpinan intelektual Aceh.

BACA JUGA

Wagub Aceh Terima Silaturahmi Tim PPHD, Apresiasi Dedikasi Petugas Haji Aceh

UKM PA Leuser USK Ikut Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Banda Aceh, Upaya Cegah Abrasi

Ia menyatakan bahwa logika narasi “memperjuangkan hak” dalam isu ini keliru besar.

“Itu milik kita, titik. Kita tidak sedang memperjuangkan milik orang lain. Ini soal pengembalian, bukan perebutan,” katanya dengan nada tinggi.

Pernyataan Mendagri agar rakyat Aceh menggugat ke PTUN jika keberatan, juga dinilainya terbalik secara hukum dan moral.

“Yang melanggar konstitusi seharusnya yang membuktikan, bukan korban yang harus membela diri,” tambahnya.

Chalidin juga menyayangkan sikap Gubernur Sumut yang dianggap terlalu cepat mengambil keputusan tanpa memahami konteks sejarah.

Santri Dayah dan Misi Global

Selain isu geopolitik, Dr. Chalidin juga memberikan motivasi mendalam tentang peran dan masa depan santri dayah di era global. Ia berbagi kisah pribadinya yang hanya berpendidikan dayah murni, namun bisa menembus level doktoral di luar negeri.

“Saya dulu tidak bisa menjawab soal ujian dalam bahasa Arab saat ikut tes di IAIN. Tapi saya tidak menyerah. Saya belajar, pindah kampus, tetap menjaga jati diri santri. Santri itu bisa menembus batas, asalkan ada mentalitas pantang menyerah,” jelasnya.

Ia mengajak para santri untuk:

  • Terus belajar meski gagal
  • Adaptif terhadap dunia luar tanpa kehilangan jati diri
  • Bangga dengan identitas santri
  • Menguasai bahasa Arab dan Inggris
  • Memanfaatkan pengakuan formal negara terhadap pendidikan dayah

“Kalau kamu lulusan dayah tapi tak bisa tunjukkan ruh Islam dalam kehidupan harian, itu gagal. Bukan soal bisa khutbah, tapi apakah kamu tetap shalat saat buka puasa di jalan? Itu santri sejati,” ujarnya mengingatkan.

Dalam sesi khusus soal syariat Islam di Aceh, Chalidin menyampaikan keprihatinan terhadap kontradiksi antara simbol dan realitas.

“Syariat hanya jadi ornamen. Tapi angka kekerasan seksual dan kemiskinan tinggi. Kita bersyariat, tapi kemungkaran meningkat. Ini ironi.”

Ia mengingatkan bahwa sumpah jabatan dengan Al-Qur’an bukan sekadar ritual, melainkan janji terhadap amanah ilahi.

“Jangan tunggu dicopot baru berani bicara. Itu inkar ba’dal ijma—penolakan setelah sepakat,” katanya, mengutip istilah ushul fiqh.

Ia pun menyentil perilaku elite Aceh yang lebih mempertimbangkan kenyamanan jabatan daripada keberanian moral.

Menutup perbincangan, Chalidin menyerukan kebangkitan santri dayah dan generasi muda Aceh.

“Dayah itu potensi, bukan penghambat. Jangan eksklusif, jangan takut masuk dunia luar. Tunjukkan bahwa santri bisa bicara di forum dunia, bukan hanya di balai pengajian,” katanya.

Ia menekankan pentingnya membuka pola pikir, menyusun ulang strategi pendidikan dayah, dan memperkuat kapasitas literasi serta politik.

“Hijrah itu bukan hanya pindah tempat, tapi pindah cara pikir. Kita harus hijrah dari simbol ke substansi, dari slogan ke tindakan.” Ujarnya. []

selengkapnya simak video kami :

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Wagub Aceh Terima Silaturahmi Tim PPHD, Apresiasi Dedikasi Petugas Haji Aceh
News

Wagub Aceh Terima Silaturahmi Tim PPHD, Apresiasi Dedikasi Petugas Haji Aceh

by SAGOE TV
July 21, 2026
UKM PA Leuser USK Ikut Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Banda Aceh, Upaya Cegah Abrasi
News

UKM PA Leuser USK Ikut Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Banda Aceh, Upaya Cegah Abrasi

by SAGOE TV
July 21, 2026
IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya
News

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

by SAGOE TV
July 21, 2026
Wagub Aceh: Empat Pelajar Penerima Beasiswa ke China Disiapkan Jadi Penggerak Hilirisasi
News

Wagub Aceh: Empat Pelajar Penerima Beasiswa ke China Disiapkan Jadi Penggerak Hilirisasi

by SAGOE TV
July 21, 2026
ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan
News

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

by SAGOE TV
July 20, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

July 21, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

July 20, 2026
Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026

EDITOR'S PICK

Bantuan Bencana Tembus Rp100 Miliar, Pemerintah Pastikan Distribusi Cepat di Sumatra

Bantuan Bencana Tembus Rp100 Miliar, Pemerintah Pastikan Distribusi Cepat di Sumatra

December 30, 2025
Tito Karnavian: Aceh ‘Lautan Kayu’, SK Menhut Buka Jalan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

Rencana Induk Pascabencana Sumatera Disiapkan, Infrastruktur hingga Huntap Jadi Prioritas

May 17, 2026
Jemaah Haji Aceh Kloter 9 Raih Predikat Terbaik dari Garuda Indonesia

Jemaah Haji Aceh Kloter 9 Raih Predikat Terbaik dari Garuda Indonesia

July 9, 2025
sulaiman tripa

Malam Puasa 9, Jagalah Batin Bersama

March 9, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.