• Tentang Kami
Sunday, January 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dua Siswi MTsN 2 Banda Aceh Fasih Bahasa Asing dan Menulis Novel di Usia 15 Tahun

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
June 30, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dua Siswi MTsN 2 Banda Aceh Fasih Bahasa Asing dan Menulis Novel di Usia 15 Tahun
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Jika kamu masih menganggap game dan drakor itu buang-buang waktu, kamu belum kenal Nadia dan Naira. Dua siswi MTsN 2 Banda Aceh ini bukan cuma fasih berbahasa Inggris dan Korea, tapi juga sudah nulis novel di usia 15 tahun.

Nama lengkap mereka adalah Nadia Faatin Azka dan Naira Khairunnisa J.N, dua remaja yang tampil dalam podcast Youth Unlock Sagoetv, Kamis (26/6/20250 lalu. Dipandu oleh Saidil Mukamamil Bawaritt, obrolan mereka bukan sekadar konten. Ini kisah nyata tentang belajar, jatuh-bangun, dan keberanian menantang batas usia.

BACA JUGA

Aturan Ketat Berlaku di Jembatan Krueng Tingkeum Mulai Besok

Kemenag Aceh Besar Resmikan Musala MIN 41 di Lhoong, Penantian 21 Tahun Terjawab

“Bahasa Inggris itu skill dasar yang semua orang harus punya,” kata Naira mantap. Dan jangan kira ini hasil les privat mahal atau kursus kilat di tempat kekinian. Naira belajar dari drama Korea, YouTube, dan game online. Nadia juga sama. Mereka tumbuh bersama Google Translate, Hangul Alphabet di Pinterest, dan Roblox sebagai ruang belajar tak resmi.

“Kalau belajar pakai cara yang kita suka, kayak nonton drama atau main game, itu malah lebih gampang masuk,” tambah Naira.

Dan hasilnya? Naira kini bisa memperkenalkan diri dengan lancar dalam bahasa Korea, lengkap dengan penjelasan batchim dan bedanya angka asli Korea sama Sino-Korea. Anak-anak lain mungkin belum hafal kode area Banda Aceh, mereka sudah paham sistem angka Asia Timur.

Panggung Literasi

Tapi cerita ini tidak berhenti di bahasa. Keduanya kemudian mengarungi dunia yang berbeda—menulis novel.

Naira menulis “Sebastian”, kisah cinta remaja yang katanya relatable banget sama anak zaman sekarang. Sementara Nadia mengusung judul yang lebih empowering: “Independent Woman”. Tentang gadis pemalas yang berubah jadi mandiri setelah jatuh cinta.

Baca Juga:  Perkuat Layanan Perlindungan Anak dan Perempuan, DP3A Aceh Barat Gelar Bimtek SIMFONI PPA v.3

“Aku sempat enggak percaya diri, ngerasa nggak bisa selesaikan buku ini,” kata Nadia. “Tapi teman dan guru terus support.”

Awalnya mereka ikut ekskul karya tulis ilmiah. Tapi karena hatinya lebih condong ke fiksi dan imajinasi, mereka pun diarahkan menulis cerita. Hasilnya? Sebuah duet literasi dari dua anak Aceh yang lebih suka nulis naskah daripada scrolling TikTok.

Bully dan Prestasi

Sayangnya, jadi anak berprestasi itu bukan berarti bebas dari sindiran. Nadia mengaku pernah dibully karena dinilai “sok-sokan pakai bahasa Inggris.”

“Dulu sering disindir, tapi sekarang aku enggak ambil pusing. Mereka yang ngejek, sekarang jadi apa?” katanya, penuh percaya diri.

Naira menambahkan, bullying—terutama di dunia maya—bisa berdampak besar. Banyak anak yang jadi minder dan takut menonjol. Tapi mereka memilih jalan berbeda: terus maju, dan membuktikan diri lewat karya.

Apa cita-cita mereka? Jangan kaget, jika Naira ingin belajar bahasa Jepang dan Mandarin, dan bermimpi menginjakkan kaki di Korea dan Jepang. Sedangkan Nadia ,emhalu ingin menjelajahi dunia, bertemu teman dari berbagai negara, dan tentu saja—jadi bintang.

“Jangan takut mencoba, walau gagal berkali-kali. Gagal bukan alasan untuk berhenti,” ujar Naira.

“Cintai dirimu sendiri. Kalau kamu yakin dan percaya diri, kamu akan jadi bintang,” pungkas Nadia.

Mereka juga menegaskan pentingnya peran sekolah dan guru. Di MTsN 2 Banda Aceh, ada guru-guru seperti Pak T dan Pak Mukhlis yang terus memberi dorongan. Bahwa di balik setiap anak hebat, selalu ada lingkungan yang mendukung. []

Simak lebih lanjut kisahnya :

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Sebulan Terputus Akibat Banjir, Akses Jembatan Kuta Blang Bireuen Kini Sudah Bisa Dilalui
News

Aturan Ketat Berlaku di Jembatan Krueng Tingkeum Mulai Besok

by SAGOE TV
January 17, 2026
Kemenag Aceh Besar Resmikan Musala MIN 41 di Lhoong, Penantian 21 Tahun Terjawab
News

Kemenag Aceh Besar Resmikan Musala MIN 41 di Lhoong, Penantian 21 Tahun Terjawab

by SAGOE TV
January 17, 2026
Kapolda Aceh Pastikan Bripda Rio Berangkat Sendiri, Tak Ada Anggota Polri Lain
News

Kapolda Aceh Pastikan Bripda Rio Berangkat Sendiri, Tak Ada Anggota Polri Lain

by Anna Rizatil
January 17, 2026
Desersi dan Dugaan Gabung Militer Rusia, Bripda Muhammad Rio Dipecat Tidak Hormat
News

Desersi dan Dugaan Gabung Militer Rusia, Bripda Muhammad Rio Dipecat Tidak Hormat

by Anna Rizatil
January 17, 2026
Harga Minyak Mentah Indonesia Tertekan di Tengah Kelebihan Pasokan Dunia
News

Harga Minyak Mentah Indonesia Tertekan di Tengah Kelebihan Pasokan Dunia

by Anna Rizatil
January 17, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih, Ini Daftar Namanya

January 12, 2026
Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

January 13, 2026
Jurnalis asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

Jurnalis Asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

January 14, 2026
Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

January 14, 2026
Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

January 9, 2026
Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

January 11, 2026
Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

January 14, 2026
Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

December 20, 2025
Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

January 12, 2026

EDITOR'S PICK

Bantuan Kemanusiaan Internasional, Negara, dan HAM: Apa Beda Nargis Myanmar dan Senyar25 Aceh?

Bantuan Kemanusiaan Internasional, Negara, dan HAM: Apa Beda Nargis Myanmar dan Senyar25 Aceh?

December 27, 2025
Illiza Nobatkan Sagti Aprilian dan Cut Riska Adilla sebagai Agam Inong Banda Aceh 2025

Illiza Nobatkan Sagti Aprilian dan Cut Riska Adilla sebagai Agam Inong Banda Aceh 2025

November 12, 2025
gempa

Aceh Barat Daya Diguncang Gempa, Ini Data dan Penjelasan BMKG

March 24, 2025
Kolaborasi Pekerja Sosial dan Kampus, IPSPI Aceh Dorong Pemulihan Pascabencana di Pidie Jaya

Kolaborasi Pekerja Sosial dan Kampus, IPSPI Aceh Dorong Pemulihan Pascabencana di Pidie Jaya

December 28, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.