BANDA ACEH | SAGOE TV – Siklon Nargis yang melanda Myanmar pada 2008 adalah salah satu contoh paling terang tentang bagaimana jawaban yang keliru dapat mengubah bencana alam menjadi tragedi kemanusiaan berskala historis. Nargis menghantam Delta Irrawaddy dengan kekuatan yang menghancurkan. Desa-desa lenyap dalam hitungan jam, sawah berubah menjadi lumpur asin, dan lebih dari 130.000 orang meninggal atau hilang.
Alam memang kejam, tetapi tidak luar biasa.Yang membuat Nargis berbeda adalah apa yang terjadi setelah badai mereda. Dunia internasional bergerak cepat, membawa bantuan, tenaga medis, logistik, dan pengalaman.
Respons internasional terhadap sikap ini keras dan luas. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyampaikan kecaman terbuka dan mendesak Myanmar membuka akses tanpa syarat. Amerika Serikat dan Uni Eropa mempertanyakan legitimasi penolakan bantuan.
Tulisan ini ditulis oleh, Prof. Ahmad Humam Hamid.
Simak lengkapnya dalam video di atas. []



















