• Tentang Kami
Monday, May 25, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dua Siswi MTsN 2 Banda Aceh Fasih Bahasa Asing dan Menulis Novel di Usia 15 Tahun

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
June 30, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dua Siswi MTsN 2 Banda Aceh Fasih Bahasa Asing dan Menulis Novel di Usia 15 Tahun
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Jika kamu masih menganggap game dan drakor itu buang-buang waktu, kamu belum kenal Nadia dan Naira. Dua siswi MTsN 2 Banda Aceh ini bukan cuma fasih berbahasa Inggris dan Korea, tapi juga sudah nulis novel di usia 15 tahun.

Nama lengkap mereka adalah Nadia Faatin Azka dan Naira Khairunnisa J.N, dua remaja yang tampil dalam podcast Youth Unlock Sagoetv, Kamis (26/6/20250 lalu. Dipandu oleh Saidil Mukamamil Bawaritt, obrolan mereka bukan sekadar konten. Ini kisah nyata tentang belajar, jatuh-bangun, dan keberanian menantang batas usia.

BACA JUGA

DPR RI Bahas Revisi UUPA, Mualem Ikut Pantau Jalannya RDP

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA

“Bahasa Inggris itu skill dasar yang semua orang harus punya,” kata Naira mantap. Dan jangan kira ini hasil les privat mahal atau kursus kilat di tempat kekinian. Naira belajar dari drama Korea, YouTube, dan game online. Nadia juga sama. Mereka tumbuh bersama Google Translate, Hangul Alphabet di Pinterest, dan Roblox sebagai ruang belajar tak resmi.

“Kalau belajar pakai cara yang kita suka, kayak nonton drama atau main game, itu malah lebih gampang masuk,” tambah Naira.

Dan hasilnya? Naira kini bisa memperkenalkan diri dengan lancar dalam bahasa Korea, lengkap dengan penjelasan batchim dan bedanya angka asli Korea sama Sino-Korea. Anak-anak lain mungkin belum hafal kode area Banda Aceh, mereka sudah paham sistem angka Asia Timur.

Panggung Literasi

Tapi cerita ini tidak berhenti di bahasa. Keduanya kemudian mengarungi dunia yang berbeda—menulis novel.

Naira menulis “Sebastian”, kisah cinta remaja yang katanya relatable banget sama anak zaman sekarang. Sementara Nadia mengusung judul yang lebih empowering: “Independent Woman”. Tentang gadis pemalas yang berubah jadi mandiri setelah jatuh cinta.

“Aku sempat enggak percaya diri, ngerasa nggak bisa selesaikan buku ini,” kata Nadia. “Tapi teman dan guru terus support.”

Awalnya mereka ikut ekskul karya tulis ilmiah. Tapi karena hatinya lebih condong ke fiksi dan imajinasi, mereka pun diarahkan menulis cerita. Hasilnya? Sebuah duet literasi dari dua anak Aceh yang lebih suka nulis naskah daripada scrolling TikTok.

Bully dan Prestasi

Sayangnya, jadi anak berprestasi itu bukan berarti bebas dari sindiran. Nadia mengaku pernah dibully karena dinilai “sok-sokan pakai bahasa Inggris.”

“Dulu sering disindir, tapi sekarang aku enggak ambil pusing. Mereka yang ngejek, sekarang jadi apa?” katanya, penuh percaya diri.

Naira menambahkan, bullying—terutama di dunia maya—bisa berdampak besar. Banyak anak yang jadi minder dan takut menonjol. Tapi mereka memilih jalan berbeda: terus maju, dan membuktikan diri lewat karya.

Apa cita-cita mereka? Jangan kaget, jika Naira ingin belajar bahasa Jepang dan Mandarin, dan bermimpi menginjakkan kaki di Korea dan Jepang. Sedangkan Nadia ,emhalu ingin menjelajahi dunia, bertemu teman dari berbagai negara, dan tentu saja—jadi bintang.

“Jangan takut mencoba, walau gagal berkali-kali. Gagal bukan alasan untuk berhenti,” ujar Naira.

“Cintai dirimu sendiri. Kalau kamu yakin dan percaya diri, kamu akan jadi bintang,” pungkas Nadia.

Mereka juga menegaskan pentingnya peran sekolah dan guru. Di MTsN 2 Banda Aceh, ada guru-guru seperti Pak T dan Pak Mukhlis yang terus memberi dorongan. Bahwa di balik setiap anak hebat, selalu ada lingkungan yang mendukung. []

Simak lebih lanjut kisahnya :

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

DPR RI Bahas Revisi UUPA, Mualem Ikut Pantau Jalannya RDP
News

DPR RI Bahas Revisi UUPA, Mualem Ikut Pantau Jalannya RDP

by SAGOE TV
May 25, 2026
Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA
News

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA

by SAGOE TV
May 25, 2026
Listrik di Aceh Kembali Padam
News

Listrik di Aceh Kembali Padam

by SAGOE TV
May 25, 2026
Rektor UIN Ar-Raniry Lantik Pengurus DEMA dan SEMA Periode 2026-2027
News

Rektor UIN Ar-Raniry Lantik Pengurus DEMA dan SEMA Periode 2026-2027

by SAGOE TV
May 25, 2026
Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Batch 2, Gratis untuk 30 Ribu Peserta
News

Cara Daftar Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker

by SAGOE TV
May 25, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Rektor UIN Ar-Raniry Harap BSN Jadi Motor Penguatan Ekonomi Syariah

Rektor UIN Ar-Raniry Harap BSN Jadi Motor Penguatan Ekonomi Syariah

May 19, 2026
Muna Madrah_Menulis Cepat Berpikir Dangkal

Menulis Cepat, Berpikir Dangkal?

May 14, 2026
Pergub JKA Dicabut, Mualem Pastikan Semua Rakyat Aceh Bisa Berobat Seperti Biasa

Pergub JKA Dicabut, Mualem Pastikan Semua Rakyat Aceh Bisa Berobat Seperti Biasa

May 18, 2026
APUDSI Aceh Targetkan Penguatan Ekonomi dan SDM Desa di Seluruh Kabupaten/Kota

APUDSI Aceh Targetkan Penguatan Ekonomi dan SDM Desa di Seluruh Kabupaten/Kota

May 22, 2026
Apakah Seni Harus Dibisniskan? Dari Inkubator Seni USK, Kampus Mulai Membaca Kreativitas Secara Lebih Serius

Apakah Seni Harus Dibisniskan? Dari Inkubator Seni USK, Kampus Mulai Membaca Kreativitas Secara Lebih Serius

May 21, 2026
BPSDM Aceh Buka Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Terdampak Bencana

BPSDM Aceh Buka Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Terdampak Bencana

May 15, 2026
Skate Park Stage Volume 1-8 Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

May 25, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025

EDITOR'S PICK

Pemprov Aceh Usulkan Bantuan Rp8 Juta bagi Korban Banjir dan Longsor

Pemprov Aceh Usulkan Bantuan Rp8 Juta bagi Korban Banjir dan Longsor

January 6, 2026
Kemenag Aceh Serahkan 184 SK Redistribusi Guru, Tegaskan Tak Ada Pungutan

Kemenag Aceh Serahkan 184 SK Redistribusi Guru, Tegaskan Tak Ada Pungutan

January 10, 2025
Asrama Haji Aceh Raih 3 Penghargaan Nasional, Terbaik I Pelayanan Jemaah 2025

Asrama Haji Aceh Raih 3 Penghargaan Nasional, Terbaik I Pelayanan Jemaah 2025

July 29, 2025
Marahet

Marahet

March 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.