• Tentang Kami
Tuesday, July 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dunia Semakin Miskin Keteladanan

SAGOE TV by SAGOE TV
March 15, 2025
in Artikel
Reading Time: 2 mins read
A A
0
sulaiman tripa

Dr Sulaiman Tripa

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sulaiman Tripa.
Dosen Fakultas Hukum Unsyiah, Kopelma Darussalam, Banda Aceh.

Coreng-moreng wajah berhukum dan penegakan hukum kembali terlihat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) banyak menangkap kepala daerah dan anggota legislatif yang terkait suap. Semua pihak sudah pernah ditangkap KPK. Bahkan mereka yang mengadili kasus korupsi sekalipun, termasuk hakim MK pernah bermasalah dan pernah ditangkap KPK.

Penangkapan tersebut menambah kelam hukum Indonesia. Hakim sebagai penegak hukum yang seharusnya menjadi orang-orang yang tangguh dari suap apapun, pada kenyataannya tidak lepas dari kelindan kebobrokan. Dan hakim MK yang jarang terdengar berkasus, ternyata juga tidak luput dari cela.

BACA JUGA

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Dalam ilmu hukum, para penegak hukum mendapat perhatian penting, karena mereka secara langsung terlibat dalam penegakan hukum. Dibandingkan dengan pembentukan hukum, penegakan hukum jauh lebih menyita perhatian publik.

Banyak pihak yang mengingatkan konsep manusia tangguh pada diri penegak hukum mesti selalu ada. Satjipto Rahardjo (2008) misalnya, menganalogikan bahwa kalau dibandingkan dengan peraturan yang baik, maka penegak hukum yang baik jauh lebih penting. Dalam hal ini, penegak hukum sebagai manusia memiliki semangat untuk memperbaiki kualitas dalam menjalankan peraturan.

Perbandingan peraturan dan penegak hukum, memang sama-sama sebagai hal yang seyogianya dimiliki oleh hukum. Soerjono Soekanto (2002) menyebutkan setidaknya empat hal yang berpengaruh dalam berhukum, yakni hukum itu sendiri, penegak hukum, sarana atau fasilitas, dan budaya hukum masyarakat. Dengan penangkapan tersebut, keempat hal harus mendapat perhatian ekstra.

Sebagai bagian dari publik, kita ada yang tertegun, sakit hati, heran, atau bahkan biasa-biasa saja. Tertegun, karena ternyata, kita sudah terbiasa melihat banyak orang di sekeliling kita yang tidak mengindahkan nilai kebaikan. Kejahatan dilakukan dengan wajah ramah dengan senyum hangat di depan kamera. Sakit hati, karena semakin hari semakin banyak yang ditangkap, tapi ternyata orang-orang penting terus ketahuan melakukan korupsi. Ada yang heran, ternyata hari-hari yang kita lalui semakin menampakkan wajah miskin keteladanan, dimana khutbah kebaikan selalu dilakukan dan perilaku kejahatan terus terlihat. Sebagian kita malah biasa-biasa saja, karena ketahuan kejahatan sudah lumrah. Setiap hari kita melihat ada saja yang tertangkap melakukan korupsi, sehingga kalau-kalau besok muncul berita serupa, seperti bukan sesuatu yang patut dirisaukan lagi.

Kita boleh bertanya, sedang terjadi apa di negeri kita? Sering kita mungkin merenung, masih adakah orang yang belum tampak keganjilan terjadi dalam kehidupan bangsa ini?

Kita tahu bahwa kata-kata tidak selalu mencerminkan dan berarti jiwa. Makanya dikenal jiwa yang terbelah yang kita dapat melalui ilmu bahasa, ia lahir karena di sekeliling kita memang ada orang-orang yang tidak menampakkan wajah aslinya. Orang-orang santun dan dingin kita saksikan di televisi, tiba-tiba ketahuan seringnya melakukan kejahatan. Orang-orang yang tidak berbudi baik, di hadapan banyak orang bisa menampakkan wajah sebaliknya.

Dunia sampai kampung terus berjejer kegelisahan dan kegundahan. Perilaku kejahatan seperti berusaha menyaingi perilaku kebaikan. Di tengah-tengah orang jahat ada yang dengan gagah mau menyampaikan kebaikan. Pada saat yang sama, di tengah-tengah orang-orang baik, juga ada orang-orang yang bermental sakit.

Maka, masa lalu adalah pemandangan persaingan antara khutbah kebaikan dan realitas keburukan. Berbagai perintah kebaikan sudah disampaikan lewat Kitab Suci. Masalahnya, perilaku yang antikebaikan (lewat kata-kata, pikiran, dan perilaku) terus saja terjadi.

Seperti selalu ada jurang antara harapan kebaikan dengan idealitas kejahatan. Orang yang berkampanye untuk hal yang baik sekalipun, kadangkala juga tidak terhindarkan melakukan hal yang tidak baik.

Di berbagai ruang, terus ada kemiringan, padahal keganjilan adalah jurang. Maka semua itu harus diluruskan, kalau tidak, kita akan berkumpul di lembah yang hitam.

Yang terlihat adalah kegundahan, bila menyampaikan kebaikan tapi diri masih bergelimang ketidakbenaran. Yang tampak adalah kegelisahan, bila kebaikan berada di tengah orang yang berperilaku kebatilan. Yang terlihat adalah kejahatan, bila dalam ilmu putih masih kita permanis dengan ilmu hitam.

Sikap dan perilaku harus mengiringi imaniah kita karena keteladanan tidak hanya berupa kata-kata semata.[]

Tags: acehDr Sulaiman TripaKemiskinanKeteladanan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO
Artikel

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

by SAGOE TV
June 11, 2026
Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

July 21, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026
ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

July 20, 2026

EDITOR'S PICK

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Tolak Pemotongan TKD Daerah Harus Diperkuat, Bukan Dilemahkan

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Tolak Pemotongan TKD: Daerah Harus Diperkuat, Bukan Dilemahkan

October 7, 2025
Posko Banjir Aceh Buka Pendataan Kerusakan Rumah hingga 15 Januari

Posko Banjir Aceh Buka Pendataan Kerusakan Rumah hingga 15 Januari

January 8, 2026
BMKG Surati Gubernur Aceh, Seluruh Wilayah Siaga Banjir dan Tanah Longsor

BMKG Surati Gubernur Aceh, Seluruh Wilayah Siaga Banjir dan Tanah Longsor

April 10, 2026
Potensi Migas Aceh Masih 9 Miliar Barrel, Samalanga Masuk Lokasi Strategis

Potensi Migas Aceh Masih 9 Miliar Barrel, Samalanga Masuk Lokasi Strategis

February 8, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.