• Tentang Kami
Friday, September 4, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Forum Doktor Aceh Bedah Visi Misi Mualem-Dek Fadh dalam Bidang Pendidikan

SAGOE TV by SAGOE TV
February 12, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Forum Doktor Aceh Bedah Visi Misi Mualem-Dek Fadh dalam Bidang Pendidikan
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Sekitar seratus tokoh, pengamat, akademisi, dan aktivis pendidikan dari berbagai kampus dan disiplin ilmu menghadiri Forum Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Forum Komunikasi Doktor Aceh (FKDA), Selasa (11/2/2025), di Aula Pustaka Wilayah Banda Aceh.

FGD perdana ini mengangkat tema Membedah Visi-Misi Mualem-Dek Fadh dalam Bidang Pendidikan. Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kepustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Edi Yandra, MSP.

BACA JUGA

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

BPMA dan TNI AD Perkuat Keamanan Hulu Migas Aceh

Tiga narasumber utama dalam diskusi ini adalah Prof. Dr. Tgk H. Saifullah Idris, MA, Guru Besar Filsafat Pendidikan UIN Ar-Raniry Banda Aceh; Dr. Mohd. Ilyas, MM, mantan Kepala Dinas Pendidikan Aceh; dan Dr. Tgk. H. Abdul Syukur, M.Ag dari Kementerian Agama Aceh.

Dalam pemaparannya, Prof. Saifullah menekankan pentingnya pembinaan dan penguatan pendidikan dayah. Menurutnya, dayah tidak hanya melahirkan individu berilmu, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia.

“Alumni dayah memiliki akhlak yang terjaga serta pemahaman agama yang mendalam. Oleh karena itu, dayah perlu terus diperhatikan agar tetap eksis dalam mencetak generasi berkarakter Islami,” ujar alumni Dayah Sabang Lamno ini.

Sementara itu, Dr. Ilyas menyoroti pentingnya pendidikan berbasis kearifan lokal (local wisdom) di Aceh. Ia berharap di bawah pemerintahan Mualem-Dek Fadh nantinya, mata pelajaran sejarah Aceh dapat diajarkan secara komprehensif di semua jenjang pendidikan.

“Pendidikan berbasis kearifan lokal, terutama sejarah Aceh, harus masuk dalam kurikulum sekolah hingga perguruan tinggi. Dengan demikian, generasi Aceh ke depan akan lebih mencintai daerahnya dan memiliki kebanggaan terhadap tanah airnya,” ungkap dosen Pascasarjana UNIKI Bireuen ini.

Narasumber terakhir, Dr. Abdul Syukur, mengingatkan pentingnya memahami perbedaan antara pendidikan salafi dan pendidikan salafiyah.

“Jangan sampai kita menyamakan pendidikan salafi dengan salafiyah. Pemahaman yang tepat akan membantu dalam merancang kebijakan pendidikan keagamaan yang lebih baik di Aceh,” jelasnya.

Ketua FKDA, Dr. Yusuf Al-Qardhawy, MH., CPM, dalam sambutannya menjelaskan bahwa FGD ini bertujuan melahirkan gagasan cemerlang bagi pengembangan pendidikan di Aceh ke depan.

“Tujuan utama FGD ini adalah merumuskan ide dan konsep terbaik dari para pakar pendidikan untuk membangun peradaban Aceh yang lebih maju di bawah kepemimpinan Mualem-Dek Fadh,” ujarnya.

Dr. Yusuf menambahkan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun suatu bangsa dan mengubah nasib masyarakat agar lebih baik.

“Ayat pertama yang turun dalam Al-Qur’an adalah Iqra’, yang berarti membaca dan memahami fenomena. Artinya, bangsa Aceh harus menjadi bangsa yang cerdas dan peduli terhadap pendidikan,” pungkasnya.

Peserta FGD, yang datang dari berbagai daerah termasuk Bireuen dan Aceh Utara, tampak antusias dalam memberikan masukan dan tanggapan selama diskusi yang dimoderatori oleh Rifky, Ketua Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh.

Visi Misi Aceh di Bawah Mualem-Dek Fadh

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan visi-misi Mualem-Dek Fadh untuk Aceh ke depan, yakni Aceh Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan. Adapun misi yang diusung mencakup:

  1. Menjalankan Syariat Islam secara kaffah dalam kehidupan masyarakat.
  2. Mewujudkan kekhususan dan keistimewaan Aceh sesuai MoU Helsinki dan UUPA.
  3. Mendorong kemandirian ekonomi Aceh berbasis sektor unggulan.
  4. Meningkatkan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah.
  5. Meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia.
  6. Mengoptimalkan tata kelola pemerintahan serta menjaga stabilitas politik dan hukum.
  7. Memelihara kelestarian lingkungan hidup dan ekosistemnya.

Dalam sesi pemaparan terkait evaluasi pendidikan 2017-2024, beberapa poin utama yang menjadi perhatian adalah pengembangan kurikulum, penyediaan kitab/buku referensi, peningkatan sarana prasarana dayah, serta pemberdayaan santri melalui program keterampilan dan beasiswa.

Transformasi pendidikan dayah menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung kemandirian dan daya saing santri di era digital. Upaya tersebut mencakup integrasi teknologi dalam pengajaran kitab kuning, pembelajaran berbasis diskusi dan pemikiran kritis, serta penguatan kompetensi digital melalui literasi teknologi, pengenalan coding, dan pemanfaatan media sosial secara positif.

Selain itu, upaya pengembangan ekonomi dan kewirausahaan santri juga menjadi perhatian melalui pembentukan koperasi santri, agribisnis, serta kemitraan dengan UMKM dan perusahaan lokal.

Tantangan dan Peluang 

Tantangan utama dalam pendidikan Aceh ke depan mencakup:

  • Menjaga akhlak santri di tengah derasnya arus digitalisasi.
  • Membangun kolaborasi antar-dayah dalam berbagi sumber daya dan metode pembelajaran.
  • Menciptakan ekosistem inovatif berbasis nilai-nilai Islam.
  • Mempersiapkan santri agar mampu bersaing secara global.

Dengan adanya berbagai program strategis ini, diharapkan pendidikan Aceh, khususnya di sektor dayah, dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan tuntutan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama. [NST]

 

Tags: AcehDoktorFKDAForumMualem-Dek Fadhpendidikan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh
News

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

by SAGOE TV
September 4, 2026
BPMA dan TNI AD Perkuat Keamanan Hulu Migas Aceh
News

BPMA dan TNI AD Perkuat Keamanan Hulu Migas Aceh

by SAGOE TV
September 4, 2026
Belajar Sebulan di Malaysia, 4 Mahasiswa Teknik Industri USK Ikuti Program Pertukaran
News

Belajar Sebulan di Malaysia, 4 Mahasiswa Teknik Industri USK Ikuti Program Pertukaran

by SAGOE TV
September 4, 2026
UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran
News

UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

by SAGOE TV
September 4, 2026
Aceh Kirim Kafilah ke MTQN ke-31, Targetkan Prestasi Terbaik di Jawa Tengah
News

Aceh Kirim Kafilah ke MTQN ke-31, Targetkan Prestasi Terbaik di Jawa Tengah

by SAGOE TV
September 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

September 3, 2026
Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

August 31, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

August 31, 2026
Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

August 31, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Diversifikasi Program lewat SPS Talk #1: Membaca Seni di Ruang Publik

August 31, 2026
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

August 12, 2026
Setelah Dislokasi Epistemik Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK

Setelah Dislokasi Epistemik: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK?

August 31, 2026

EDITOR'S PICK

Pemko Banda Aceh Ingatkan Hotel yang Langgar Syariat

Pemko Banda Aceh Ingatkan Hotel yang Langgar Syariat

January 18, 2025
Warga Aceh Utara Serahkan 2 Senjata Api Sisa Konflik ke Polisi

Warga Aceh Utara Serahkan 2 Senjata Api Sisa Konflik ke Polisi

October 22, 2024
Kapolresta Banda Aceh Beri Penghargaan Tiga Polisi Teladan, Salah Satunya Ipda Mirzan

Kapolresta Banda Aceh Beri Penghargaan Tiga Polisi Teladan, Salah Satunya Ipda Mirzan

May 21, 2025
Ngopi Bareng Tokoh GAM dan Intel, Kisah di Tengah Konflik Aceh

Ngopi Bareng Tokoh GAM dan Intel, Kisah di Tengah Konflik Aceh

June 29, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.