BANDA ACEH | SAGOE TV – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, bersama Anggota Komisi II DPRK Banda Aceh, Irwansyah, melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan serta menyerap aspirasi pihak sekolah, Kamis (22/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Musriadi dan Irwansyah meninjau langsung fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar serta berdialog dengan kepala sekolah dan tenaga pendidik terkait kebutuhan mendesak. Hasil peninjauan menunjukkan sejumlah sarana pendidikan perlu segera dibenahi, seperti rehabilitasi pagar sekolah, pemasangan paving blok dan penataan halaman, perbaikan area parkir SDN 54 Kota Banda Aceh, serta rehabilitasi ruang belajar SMP di Kecamatan Ulee Kareng dan Syiah Kuala.
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah merupakan bagian penting dalam mendukung mutu pendidikan di Kota Banda Aceh. Menurutnya, lingkungan belajar yang aman dan nyaman akan berdampak langsung pada kualitas proses pembelajaran.
“Kami di DPRK berkomitmen untuk terus mengawal sektor pendidikan. Hasil peninjauan ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan dan pengawalan kebijakan anggaran agar kebutuhan sekolah dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Musriadi.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRK Banda Aceh dari Partai Gerindra, Irwansyah, menyampaikan bahwa kondisi sarana pendidikan yang layak sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar. Oleh karena itu, aspirasi sekolah akan diperjuangkan melalui jalur penganggaran.
“Sejumlah fasilitas sekolah memang sudah perlu dibenahi. Insya Allah, pembenahan ini akan kita dorong melalui anggaran tahun 2026 lewat pokok-pokok pikiran hasil reses di Kecamatan Ulee Kareng dan Syiah Kuala,” kata Irwansyah.
Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Bidang SD dan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh sebagai bentuk sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. DPRK Banda Aceh berharap, perbaikan sarana dan prasarana sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif guna menunjang peningkatan mutu pendidikan bagi siswa di Kota Banda Aceh. []




















