• Tentang Kami
Monday, November 2, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Malam Puasa 23, Berharap Bukan Waktu Sisa

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
March 22, 2025
in Ramadhan
Reading Time: 3 mins read
A A
0
sulaiman tripa

Dr Sulaiman Tripa

Share on FacebookShare on Twitter

Seorang guru, sekaligus kolega, sepertinya faham betul dengan apa yang disebut sebagai sisa waktu. Setiap hari, saya bisa mendengarnya mengaji Al-Qur’an. Jika melihat kesungguhan dan bagaimana bacaan direalisasikan, bisa saja beliau sudah mengkhatamkan bacaan Al-Qur’an. Ada hal menarik yang disampaikan. Suatu kali saya ucapkan terima kasih karena bacaan beliau terdengar ke ruang saya. Untuk hal tertentu, jika belum tertunai satu juz pada hari tertentu, maka akan ditunaikan pada hari yang lain.

Saya kira banyak kita tidak menganggap sisa Puasa sebagai sisa waktu. Sehingga dalam melakukan apapun yang dasarnya sangat penting, justru kita realisasikan dengan waktu sisa. Ada yang berbeda ketika menyebut waktu sisa dan sisa waktu. Seperti dalam sebuah pertandingan, biasanya waktu sisa akan digunakan dengan melambat-lambatkan. Ada kesan pesimis bagi mereka yang melakoni. Seolah dalam waktu itu, suasana sudah tidak mungkin dikejar sebagaimana yang diinginkan. Sebaliknya, tim-tim dalam pertandingan yang beranggapan sekecil apapun sebagai sisa waktu, selalu berpotensi untuk mengubah keadaan. Tidak jarang, pada waktu yang secuil bisa mengubah secara hakiki hasilnya.

Tidak bisa dianggap sederhana untuk mereka yang selalu berkomitmen menjaga sisa waktunya. Semua waktu tidak dianggap sebagai sisa, melainkan harus selalu dimanfaatkan secara optimal untuk tujuan meraih kemenangan. Bahkan di menit akhir pun, potensi untuk mengubah keadaan ke arah yang lebih baik dan berkualitas, selalu memungkinkan dicapai.

BACA JUGA

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh

Siapa yang mau mencapai hasil yang demikian? Tentu ada syarat. Satu yang penting adalah menjaga semangat pantang menyerah. Jalan kebaikan bisa selalu dilakoni dengan stabil, dengan catatan semangat selalu dijaga dengan baik. Hal-hal yang bisa mengganggu semangat akan dijaga. Orang-orang yang berjiwa petarung akan mampu mencapai hasil yang berkualitas.

Masalahnya adalah tidak semua orang mampu menjadi petarung. Bulan yang penuh rahmat ini sekalipun, yang setiap detik waktu yang dilewati bisa bernilai ibadah, namun banyak orang lebih memilih jalan berbeda. Jalan di luar dari bertarung. Dalam masyarakat berkembang istilah dengan “melalaikan puasa”. Maksudnya mencari aktivitas yang dianggap “menyenangkan” untuk membiarkan waktu berlalu begitu saja. Hal yang ingin dirasakan adalah perjalanan waktu yang cepat dan seolah tidak terasa, hingga berbuka.

Soal menyenangkan ini, dikonstruksi sendiri oleh mereka yang menginginkannya. Ironis bila yang dimaksudkan dengan menyenangkan itu dalam hal duniawi. Jalan-jalan untuk menghabiskan waktu. Apalagi ketika menjelang berbuka, diciptakan suasana yang sebagiannya justru akan banyak menghabiskan pahala puasa yang dijanjikan.

Untuk semangat petarung ini, tidak selalu dimiliki oleh orang dewasa. Semangat ini pun dimungkinkan dimiliki oleh mereka yang masih anak-anak. Tentu, dengan polanya sendiri.

Dalam bulan puasa, banyak orang yang merasakan telah tiba waktu pemunculan semangat bertarung ini. Saya hanya ingin mencontohkan saja, jika ada telepon dari seorang kemenakan, seorang kerabat, seorang anak kecil, lalu memberitahu bahwa dirinya sudah membaca Al-Qur’an sampai juz terakhir, apa yang akan kita respons?

Saya kira, kadang-kadang kita terjebak, misalnya orang yang masih tertatih-tatih bacaannya, lalu kita anggap ia sulit untuk khatam. Justru sesungguhnya tidak sulit. Dengan waktu yang kita punya, memungkinkan siapa pun bisa menyelesaikan satu hingga dua juz tiap harinya. Mengingat waktu yang dilalui belum mencapai akhir puasa. Jika rata-rata dalam satu juz sejumlah 20 muka halaman, berarti menghabiskan sekitar 25 muka perhari. Jika dibagi lima waktu shalat, maka dalam satu waktu shalat, kita bisa menunaikan bacaan sebanyak lima muka. Banyak orang yang semangatnya masih bergelora, bisa menyelesaikan ini dengan baik.

Sesungguhnya, jika ditilik-tilik, banyak orang bahkan belum menyelesaikan bacaannya. Orang dewasa yang demikian, mungkin banyak menghabiskan waktunya di warung kopi, sehingga begitu selesai shalat lima waktu, selalu ada agenda. Seolah ada jadwal yang sudah tersusun sedemikian rupa. Bahkan setelah tarawih, sebelum sempat berinteraksi dengan orang-orang penting di sekelilingnya, justru sudah berada di warung kopi, ada yang hingga menjelang sahur. Beruntung dalam bulan ini, tidak banyak tontonan sepak bola yang biasanya sambung-menyambung hingga menjelang pagi.

Dengan berbagai agenda tersebut, membuat kesibukan orang akan banyak tersita untuk hal demikian. Jika dihitung dengan waktu yang dihabiskan sebanyak lima muka tersebut, mungkin berbeda-beda. Orang yang sudah sedikit lebih lancar, lima muka bisa dibaca dalam waktu maksimal 10 menit. Berbeda dengan orang yang masih tersendat-sendat, barangkali bisa mencapai waktu 15 menit saja. Seharusnya, waktu lima menit ini bukanlah waktu yang lama. Namun itu kata sebagian, sedangkan mereka yang padat agenda, tentu waktu segitu akan dipandang berbeda. Waktu yang dihabiskan oleh mereka yang masih tertatih-tatih, bisa berbeda lagi. Mereka mungkin bisa menghabiskan hingga 45 menit. Lalu dengan bayangan demikian, masihkah kita terlalu banyak menghitung-hitung?

Kenyataannya kita memang banyak menghitung, dalam hal apapun. Untuk kepentingan dunia, kita memiliki agenda yang padat, sepadat-padatnya. Bahkan atas alasan kepentingan dunia itu, ketika menunaikan shalat pun kita melakukannya dengan terburu-buru. Sangat tergesa-gesa. Berhenti sejenak selesai shalat, semacam berkontemplasi dan merangkai doa-doa, sepertinya tidak sempat.

Begitulah perbandingannya. Jika diibaratkan bagaimana waktu dihabiskan, dengan jadwal yang tersusun, sungguh banyak kita yang menyiapkan jadwal kepentingan dunia jauh lebih lengkap ketimbang untuk kepentingan hidup setelah dunia. Berbagai hal yang ingin kita lakukan, sudah tersusun demikian lengkap. Persiapan dilakukan dengan sempurna. Berbeda dengan ketika melakukan sesuatu yang terkait kepentingan kita sendiri untuk kehidupan setelah dunia. Padahal nyata sekali peringatan Pencipta, bahwa justru akhirat itulah yang akan kita tuju, sedangkan dunia hanya ruang senda gurau dan seperti permainan.

Saya, seperti juga orang-orang yang lain, akan merasa takut jika suatu saat nanti pada Mahkamah Pencipta akan ada pertanyaan tentang bagaimana waktu dikelola.

Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.

[es-te, Sabtu, 22 Puasa 1446, 22 Maret 2025]

Tags: ArtikelDr Sulaiman TripaMalamPuasaRamadhan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari
Ramadhan

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

by Husaini Ende
February 24, 2026
Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh
Ramadhan

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh

by SAGOE TV
February 19, 2026
sulaiman tripa
Ramadhan

Malam Puasa 30, Selesaikanlah Urusan dengan Manusia

by Sulaiman Tripa
March 29, 2025
Dr Sulaiman Tripa
Ramadhan

Malam Puasa 29, Apa yang Membekas dari Puasa Kita?

by Sulaiman Tripa
March 28, 2025
sulaiman tripa
Ramadhan

Malam Puasa 28, Belajar Mengelola Nafsu

by Sulaiman Tripa
March 27, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Operasi Patuh Seulawah 2026 Aceh

Operasi Patuh Seulawah 2026 Dimulai, Pengendara di Aceh Perlu Waspadai 3 Pelanggaran Ini

October 26, 2026
Bandar Publishing-IKAPI Aceh Gelar Diskusi Buku Dr Baun, Sekaligus Lepas Tugas ke Kepri

Bandar Publishing-IKAPI Aceh Gelar Diskusi Buku Dr Baun, Sekaligus Lepas Tugas ke Kepri

October 31, 2026
Kendaraan Listrik Makin Diminati

Kendaraan Listrik Makin Diminati

October 31, 2026
Polres Lhokseumawe Sita 21 Motor, Warga yang Kehilangan Kendaraan Diminta Melapor

Polres Lhokseumawe Sita 21 Motor, Warga yang Kehilangan Kendaraan Diminta Melapor

October 28, 2026
Kita Bangga pada Budaya Aceh–Seberapa Banyak Kita Memahaminya

Kita Bangga pada Budaya Aceh–Seberapa Banyak Kita Memahaminya?

October 28, 2026
Sebelum Punya Gedung, Fakultas Ini Sudah Punya Grup Percakapan

Sebelum Punya Gedung, Fakultas Ini Sudah Punya Grup Percakapan

November 2, 2026
Rizwan dan Nadia Jadi Duta Literasi UIN Ar-Raniry 2026, Rektor Soroti Budaya Membaca

Rizwan dan Nadia Jadi Duta Literasi UIN Ar-Raniry 2026, Rektor Soroti Budaya Membaca

October 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Saat Berhemat Tak Lagi Menyelesaikan Masalah

Saat Berhemat Tak Lagi Menyelesaikan Masalah

November 2, 2026

EDITOR'S PICK

Hattrick Juara Umum PON, Jawa Barat Berbagi Trik Sukses untuk Aceh

Hattrick Juara Umum PON, Jawa Barat Berbagi Trik Sukses untuk Aceh

December 10, 2024
Dari Thaif yang Berdarah Menuju Madinah yang Berkah

Dari Thaif yang Berdarah Menuju Madinah yang Berkah

April 6, 2025
Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry Harus Jadi Kekuatan Strategis

Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry: Harus Jadi Kekuatan Strategis

April 26, 2026
Yudisium Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Lulusan 70 Mahasiswa

Yudisium Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Luluskan 70 Mahasiswa

February 4, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.