• Tentang Kami
Monday, October 19, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Maraknya Pengemis dan Eksploitasi Anak di Banda Aceh, DPRK Desak Langkah Tegas

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
March 26, 2025
in Podcast
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Maraknya Pengemis dan Eksploitasi Anak di Banda Aceh, DPRK Desak Langkah Tegas
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Kota Banda Aceh kini menghadapi persoalan sosial yang semakin meresahkan. Gelandangan, pengemis (gepeng), serta eksploitasi anak yang dipaksa mengemis di berbagai tempat umum kian marak. Fenomena ini tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga mencoreng citra Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi yang mengusung nilai-nilai Islami dan destinasi wisata religi.

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi Aswad, S.Pd., M.Pd., dengan tegas mendesak pemerintah kota serta Pemerintah Aceh untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani masalah ini.

BACA JUGA

SAGOE TV dan PUSAKASENA Ulas Jejak Fatahillah dalam Sejarah Aceh-Cirebon

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia

Pengemis dan Eksploitasi Anak

Menurut Dr. Musriadi, salah satu faktor utama meningkatnya jumlah pengemis di Banda Aceh adalah tingginya arus migrasi penduduk dari daerah sekitar seperti Aceh Besar, Sabang, dan Aceh Jaya. Data dari Dinas Sosial mengungkapkan bahwa dari sekitar 300 gelandangan yang terdata di kota ini, mayoritas bukanlah warga asli Banda Aceh, melainkan pendatang dari berbagai wilayah.

“Fenomena ini terus berulang dan belum tertangani dengan tuntas. Keberadaan mereka tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga mencoreng wajah Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi yang berlandaskan nilai-nilai Islami,” ujar Musriadi dalam tayangan Podcast Sagoetv, Sabtu (22/03/2025).

Ia juga menyoroti maraknya eksploitasi anak yang semakin mengkhawatirkan. Banyak anak kecil ditemukan mengemis di pusat-pusat keramaian seperti warung kopi, swalayan, dan persimpangan jalan. Lebih parahnya, diduga ada pihak tertentu yang mengoordinasi dan memanfaatkan anak-anak ini untuk mengemis demi keuntungan mereka sendiri.

“Ini bukan hanya masalah sosial, tetapi juga pelanggaran hak anak yang serius dan harus segera ditindak,” tegasnya.

Langkah dan Solusi 

Untuk mengatasi persoalan ini, Dr. Musriadi mengusulkan tiga langkah strategis yang harus segera diambil oleh pemerintah:

Pertama, kata Musriadi adalah adanya Regulasi dan Edukasi Masyarakat. Menurutnya, Pemerintah harus membuat regulasi yang melarang pemberian uang secara langsung kepada pengemis di tempat umum. selanjutnya, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) diharapkan mengeluarkan fatwa yang melarang pemberian sedekah kepada gepeng di fasilitas publik guna mengurangi praktik eksploitasi anak. kemudian, adanya sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mendukung praktik mengemis yang justru memperburuk kondisi sosial.

Kedua, Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial, di sini kata Anggota DPRK Banda Aceh Dapil Ulee Kareng – Syiah Kuala ini, pemerintah harus menyediakan program pemberdayaan ekonomi, seperti pelatihan keterampilan (life skills) dan pemberian modal usaha bagi para gepeng agar mereka dapat mandiri, serta membangun pusat rehabilitasi untuk menampung dan membina mereka agar tidak kembali ke jalanan.

Ketiga adalah adanya Kolaborasi Antar Pihak. dalam hal ini, kata politisi PAN Banda Aceh ini, diperlukan adanya siinergi antara Pemerintah Kota Banda Aceh, Pemerintah Aceh, DPRK, serta instansi terkait sangat diperlukan dalam menuntaskan persoalan ini. Selain sinergisitas, Partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci dalam mendukung kebijakan zero gepeng di Banda Aceh.

Masih dengan Musriadi, jika langkah-langkah tersebut tidak segera diambil, maka fenomena ini akan terus berulang dan semakin sulit diatasi.

“Kami berharap pemerintah bersikap tegas dan mengambil langkah yang konkret serta berkelanjutan. Jangan biarkan Banda Aceh terus menghadapi masalah yang sama tanpa solusi nyata,” tutupnya. []

Tags: Banda AcehDPRKEksploitasi AnakPengemispodcast
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

SAGOE TV dan PUSAKASENA Ulas Jejak Fatahillah dalam Sejarah Aceh-Cirebon
Podcast

SAGOE TV dan PUSAKASENA Ulas Jejak Fatahillah dalam Sejarah Aceh-Cirebon

by SAGOE TV
October 10, 2026
Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia
Podcast

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia

by SAGOE TV
August 3, 2026
Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri
Podcast

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

by SAGOE TV
June 30, 2026
Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan Pageu Gampong dan Benteng Keluarga
Podcast

Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan ‘Pageu Gampong’ dan Benteng Keluarga

by SAGOE TV
June 30, 2026
Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh
Podcast

Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh

by SAGOE TV
June 30, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

October 18, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 18, 2026

EDITOR'S PICK

Pj Gubernur Resmikan Balee Pelayanan Intensive Psikiatri di RSJ Aceh

Pj Gubernur Resmikan Balee Pelayanan Intensive Psikiatri di RSJ Aceh

September 27, 2024
Mahasiswi Hafizah 30 Juz UIN Ar-Raniry Raih Juara 1 Orasi Tingkat Sumatera

Mahasiswi Hafizah 30 Juz UIN Ar-Raniry Raih Juara 1 Orasi Tingkat Sumatera

July 3, 2026
Musabaqah Dalail Khairat Aceh Besar

Kadis DSI Aceh Besar Buka Musabaqah Dalail Khairat di Lam Bheu

February 18, 2025
Aksi Mahasiswa dan Omnibus Law

Yang Lebih Penting dari Politik Adalah Kemanusiaan

March 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.