• Tentang Kami
Wednesday, September 2, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Membaca Ulang Patologi Sosial Aceh Pasca Konflik dan Tsunami

Anna Rizatil by Anna Rizatil
February 3, 2026
in Resensi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Membaca Ulang Patologi Sosial Aceh Pasca Konflik dan Tsunami
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: ANDRI SAFRIZAL
Alumnus STIAPEN

Potret Baru Patologi Sosial ditulis oleh para akademisi Aceh yang memiliki kepedulian kuat terhadap dinamika dan perubahan sosial yang terus berlangsung di Aceh. Para penulis tidak hanya berangkat dari tradisi keilmuan lokal, tetapi juga dari pengalaman akademik yang beragam, termasuk latar pendidikan luar negeri. Perpaduan ini memperkaya sudut pandang analisis yang ditawarkan, sehingga pembacaan terhadap persoalan-persoalan sosial Aceh disajikan secara kritis, kontekstual dan relevan dengan tantangan kekinian.

Potret Baru Patologi Sosial ditulis sebagai ikhtiar menghadirkan pembacaan baru atas berbagai persoalan sosial di Aceh. Buku bersama ini mengulas patologi sosial secara komprehensif, mulai dari aspek konseptual, realitas empiris yang didukung data, hingga analisis kebijakan yang selama ini diterapkan. Melalui pendekatan multidisipliner, para penulis juga menawarkan berbagai gagasan dan alternatif penyelesaian sebagai upaya memahami sekaligus merespons masalah-masalah sosial Aceh secara lebih kritis dan kontekstual.

BACA JUGA

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

Buku ini disusun secara komprehensif dalam 17 bab. Bab pertama berisi pendahuluan yang mengantarkan pembaca pada urgensi isu patologi sosial yang dibahas dalam buku ini. Bab kedua menjelaskan proses penulisan buku sejak awal hingga akhir, yang penting sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah atas karya kolektif ini.
Bab ketiga mempertanyakan mengapa “sakit sosial” terjadi di Aceh, sementara bab keempat menyoroti ketidaksinkronan antara wacana dan praktik pembangunan melalui bab berjudul Membangun Aceh dalam Paradoks dan Dilema. Bab kelima mengulas persoalan perlindungan anak yang berhadapan dengan realitas sosial yang kian menggelisahkan. Bab keenam menguraikan masifnya distorsi sosial yang tengah berlangsung, sedangkan bab ketujuh berupaya mengidentifikasi berbagai gejala patologi sosial yang berkembang dalam masyarakat Aceh.

Bab kedelapan membahas potensi pendidikan agama dalam menangkal degradasi moral generasi milenial. Namun, pada bab kesembilan ditunjukkan sisi lain realitas pendidikan agama melalui pengungkapan fenomena perundungan dan kekerasan seksual yang juga terjadi di lingkungan tersebut. Bab kesepuluh menghadirkan tawaran mengenai potensi dayah di Aceh sebagai salah satu instrumen pencegahan patologi sosial.

Bab kesebelas mengulas peran strategis penyuluh agama dalam mencegah degradasi moral, yang kemudian dilanjutkan pada bab kedua belas dengan pembahasan mengenai peran media dan urgensi penyaringan informasi, khususnya terkait isu kekerasan seksual. Bab ketiga belas menyoroti bagaimana perempuan Aceh seharusnya dimaknai dalam relasi gender yang adil dan setara.

Selanjutnya, bab keempat belas mengulas konsep memerangi ujaran kebencian (hate speech) dalam konteks pemilihan umum. Bab kelima belas membahas posisi Gerakan SieBreuh sebagai gerakan sosial yang berpotensi mendorong perubahan dalam masyarakat. Bab keenam belas mengkaji pergeseran pola penyelesaian sengketa adat di Aceh yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial.

Buku ini diakhiri dengan bab penutup yang secara khusus disusun oleh editor untuk membantu pembaca menangkap benang merah serta gagasan utama yang ingin disampaikan dalam keseluruhan isi buku. Buku ini berupaya menawarkan secuil harapan di tengah kompleksitas persoalan sosial yang membelit Aceh. Setidaknya, kehadirannya dapat menjadi setitik air bagi dahaga akan pemahaman yang jernih dan ikhtiar solusi yang membumi. Disusun dengan bahasa yang populer namun tetap bernas secara akademik, buku ini tidak hanya relevan bagi kalangan akademisi dan pengambil kebijakan, tetapi juga dapat dibaca dan dipahami oleh masyarakat luas yang memiliki kepedulian terhadap masa depan Aceh.

Judul Buku : Aceh 2023 : potret Baru Patologi Sosial
Penulis : Amirul Haq RD, Apridar, Aufa Miranti, Fuad Mardhatillah UY. Tiba, Helmi, Iswadi, Juanda Djamal, Kamaruzzaman Bustamam-Ahmad, Mahmudi, Masrur, Maulana Iban Salda, Miswari, Muhammad Aminullah, Rahmad Syah Putra, Saiful Akmal, Sulaiman Tripa, Teuku Muttaqin Mansur, Yuda Alfitra
Editor : Mukhlisuddin Ilyas, Sulaiman Tripa & M. Adli Abdullah
Penerbit : Bandar Publishing
ISBN : 978-623-449-151-7
Cetakan : 2022
Jumlah Halaman : viii + 262 Halaman
Pemesanan Buku : +62811-688-801

Tags: AcehBandar PublishingBukukonflikresensiTsunami
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Membaca kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh
Resensi

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

by Anna Rizatil
February 13, 2026
Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah
Resensi

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

by Anna Rizatil
February 11, 2026
Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat
Resensi

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

by Anna Rizatil
February 7, 2026
Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh
Resensi

Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh

by Anna Rizatil
February 6, 2026
Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi
Resensi

Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi

by Anna Rizatil
February 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

August 31, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Tabina Tour Travel Kembali Memberangkatkan Dua Kloter Jamaah Umrah

Tabina Tour Travel Kembali Memberangkatkan Dua Kloter Jamaah Umrah

August 27, 2026
Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

August 31, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

August 31, 2026
MEUGOE Ketika Sebuah Skatepark Menjadi Sekolah Kehidupan

MEUGOE: Ketika Sebuah Skatepark Menjadi Sekolah Kehidupan

August 27, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Diversifikasi Program lewat SPS Talk #1: Membaca Seni di Ruang Publik

August 31, 2026
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

August 12, 2026

EDITOR'S PICK

Kebakaran Rumah di Aceh Tenggara, 1 Orang Meninggal Dunia

Kebakaran Rumah di Aceh Tenggara, 1 Orang Meninggal Dunia

May 23, 2025
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Aceh Besar, Perumdam Tirta Mountala Siapkan Solusi Jangka Panjang

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Aceh Besar, Perumdam Tirta Mountala Siapkan Solusi Jangka Panjang

August 5, 2026
Bayu Satria dari Aceh Raih DPD Award 2025, Bukti Keterbatasan Bukan Halangan untuk Menginspirasi

Bayu Satria dari Aceh Raih DPD Award 2025, Bukti Keterbatasan Bukan Halangan untuk Menginspirasi

November 4, 2025
Anaku, GAM Sunda

Anaku, GAM Sunda

March 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.