• Tentang Kami
Sunday, October 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

Anna Rizatil by Anna Rizatil
February 11, 2026
in Resensi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Andri Safrizal
Alumnus STIAPEN

Karya ini merupakan hasil kerja kolektif dari sejumlah akademisi, peneliti, dan praktisi yang terlibat secara aktif dalam rangkaian program kajian, Focus Group Discussion (FGD), serta seminar yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Aceh sepanjang tahun 2025. Proses penyusunan buku ini tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui dialog panjang, pertukaran gagasan, dan perdebatan kritis yang merefleksikan keragaman perspektif para kontributor dalam membaca realitas Aceh.

BACA JUGA

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

Buku ini hadir sebagai representasi dari semangat kolektif untuk membaca kembali perjalanan Aceh dalam dua dekade terakhir pasca lahirnya Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) Tahun 2006. Dalam rentang waktu tersebut, Aceh telah mengalami berbagai dinamika politik, sosial, dan pembangunan yang kompleks. Oleh karena itu, buku ini berupaya menempatkan pengalaman Aceh tidak sekadar sebagai catatan historis, tetapi sebagai ruang refleksi kritis terhadap praktik otonomi khusus yang telah dijalankan.

Melalui pendekatan analitis yang beragam, karya ini mengulas relasi antara dana dan daya, antara kekhususan politik dan tanggung jawab moral, serta antara capaian pembangunan dan tantangan keadilan sosial. Narasi besar yang dibangun tidak berhenti pada evaluasi capaian semata, melainkan menegaskan perlunya arah baru dalam memahami transisi otonomi khusus menuju kemandirian daerah dan keberlanjutan pembangunan damai di Aceh.

Dana otonomi khusus Aceh kini mendekati masa akhir setelah hampir dua puluh tahun dikucurkan oleh pemerintah pusat. Dana ini pada awalnya dimaksudkan sebagai upaya mempercepat pembangunan Aceh yang lama terpuruk akibat konflik berkepanjangan. Berakhirnya perang antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) melalui Perjanjian Damai Helsinki menjadi titik penting lahirnya kebijakan Otsus, yang bukan hanya bersifat ekonomi, tetapi juga menjadi simbol komitmen negara terhadap perdamaian Aceh.

Pengaturan dana Otsus Aceh diatur secara khusus dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA), dengan masa pengucuran dana sejak 2008 hingga 2027. Aturan ini menjadi pembeda Aceh dengan provinsi lain di Indonesia sekaligus fondasi utama pelaksanaan otonomi khusus. Namun, seiring mendekatnya akhir masa tersebut, muncul berbagai kekhawatiran tentang kesiapan Aceh menghadapi kemungkinan berhentinya dana Otsus, baik dari sisi keuangan daerah maupun dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat.

Menjelang berakhirnya dana Otsus, perbincangan tentang masa depan Aceh semakin ramai di berbagai ruang, mulai dari kantor pemerintahan, kampus, hingga warung kopi. Pemerintah Aceh bersama berbagai pihak berupaya memperjuangkan agar dana tersebut tetap berlanjut, sementara di sisi lain muncul pertanyaan-pertanyaan kritis: apa arti otonomi khusus tanpa dana, sejauh mana dana Otsus selama ini benar-benar dirasakan rakyat, dan seberapa siap Aceh jika dana itu benar-benar berhenti. Berangkat dari pertanyaan-pertanyaan inilah, Tim Kajian Pendidikan Perdamaian Aceh 2025 yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh menyusun berbagai kajian yang kemudian dihimpun dalam buku ini.

Melalui kajian dari berbagai sudut pandang, buku ini berupaya memberikan gambaran utuh tentang persoalan transisi dana Otsus Aceh. Pengalaman masa lalu dijadikan pelajaran penting untuk memperbaiki pengelolaan dana ke depan, sekaligus membuka diskusi tentang potensi dan pilihan lain jika dana Otsus tidak lagi berlanjut. Buku ini diharapkan dapat menjadi bacaan rujukan bagi pembuat kebijakan, akademisi, mahasiswa, aktivis, dan masyarakat umum yang ingin memahami arah pembangunan dan masa depan otonomi khusus Aceh.

Judul Buku : Transisi Dana Otonomi Khusus Aceh Menuju Kemandirian Dan Keberlanjutan Perdamaian
Penulis : Mukhlisuddin Ilyas, Khairulyadi, Mumtazinur, Meri Andani, Khairul Fahmi
Penerbit : Bandar Publishing
ISBN : 978-623-449-681-9
Cetakan : 2026
Jumlah Halaman : xii + 235 Halaman
Pemesanan Buku : +62811-688-801

Tags: AcehBandar PublishingBukuotonomi khususOtsus Acehresensisejarah
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Membaca kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh
Resensi

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

by Anna Rizatil
February 13, 2026
Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat
Resensi

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

by Anna Rizatil
February 7, 2026
Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh
Resensi

Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh

by Anna Rizatil
February 6, 2026
Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi
Resensi

Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi

by Anna Rizatil
February 4, 2026
Membaca Ulang Patologi Sosial Aceh Pasca Konflik dan Tsunami
Resensi

Membaca Ulang Patologi Sosial Aceh Pasca Konflik dan Tsunami

by Anna Rizatil
February 3, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

October 11, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 17, 2026

EDITOR'S PICK

Musriadi Aswad

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Dorong Pemerintah Tuntaskan Flyover Pango Raya

October 9, 2025
LPS bayar klaim nasabah BPRS Aceh

LPS Bayar Rp46,80 Miliar Klaim Nasabah 4 BPRS di Aceh

October 8, 2026
Wagub Aceh Minta TASPEN Salurkan Zakat melalui Baitul Mal

Wagub Aceh Minta TASPEN Salurkan Zakat melalui Baitul Mal

August 20, 2026
Persiraja Puncaki Klasemen Liga 2 Usai Raih Tiga Kemenangan Beruntun

Tiket Persiraja vs PSKC Cimahi Dijual Mulai Rp30 Ribu

December 3, 2024
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.