• Tentang Kami
Wednesday, September 2, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

Anna Rizatil by Anna Rizatil
February 11, 2026
in Resensi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Andri Safrizal
Alumnus STIAPEN

Karya ini merupakan hasil kerja kolektif dari sejumlah akademisi, peneliti, dan praktisi yang terlibat secara aktif dalam rangkaian program kajian, Focus Group Discussion (FGD), serta seminar yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Aceh sepanjang tahun 2025. Proses penyusunan buku ini tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui dialog panjang, pertukaran gagasan, dan perdebatan kritis yang merefleksikan keragaman perspektif para kontributor dalam membaca realitas Aceh.

BACA JUGA

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

Buku ini hadir sebagai representasi dari semangat kolektif untuk membaca kembali perjalanan Aceh dalam dua dekade terakhir pasca lahirnya Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) Tahun 2006. Dalam rentang waktu tersebut, Aceh telah mengalami berbagai dinamika politik, sosial, dan pembangunan yang kompleks. Oleh karena itu, buku ini berupaya menempatkan pengalaman Aceh tidak sekadar sebagai catatan historis, tetapi sebagai ruang refleksi kritis terhadap praktik otonomi khusus yang telah dijalankan.

Melalui pendekatan analitis yang beragam, karya ini mengulas relasi antara dana dan daya, antara kekhususan politik dan tanggung jawab moral, serta antara capaian pembangunan dan tantangan keadilan sosial. Narasi besar yang dibangun tidak berhenti pada evaluasi capaian semata, melainkan menegaskan perlunya arah baru dalam memahami transisi otonomi khusus menuju kemandirian daerah dan keberlanjutan pembangunan damai di Aceh.

Dana otonomi khusus Aceh kini mendekati masa akhir setelah hampir dua puluh tahun dikucurkan oleh pemerintah pusat. Dana ini pada awalnya dimaksudkan sebagai upaya mempercepat pembangunan Aceh yang lama terpuruk akibat konflik berkepanjangan. Berakhirnya perang antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) melalui Perjanjian Damai Helsinki menjadi titik penting lahirnya kebijakan Otsus, yang bukan hanya bersifat ekonomi, tetapi juga menjadi simbol komitmen negara terhadap perdamaian Aceh.

Pengaturan dana Otsus Aceh diatur secara khusus dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA), dengan masa pengucuran dana sejak 2008 hingga 2027. Aturan ini menjadi pembeda Aceh dengan provinsi lain di Indonesia sekaligus fondasi utama pelaksanaan otonomi khusus. Namun, seiring mendekatnya akhir masa tersebut, muncul berbagai kekhawatiran tentang kesiapan Aceh menghadapi kemungkinan berhentinya dana Otsus, baik dari sisi keuangan daerah maupun dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat.

Menjelang berakhirnya dana Otsus, perbincangan tentang masa depan Aceh semakin ramai di berbagai ruang, mulai dari kantor pemerintahan, kampus, hingga warung kopi. Pemerintah Aceh bersama berbagai pihak berupaya memperjuangkan agar dana tersebut tetap berlanjut, sementara di sisi lain muncul pertanyaan-pertanyaan kritis: apa arti otonomi khusus tanpa dana, sejauh mana dana Otsus selama ini benar-benar dirasakan rakyat, dan seberapa siap Aceh jika dana itu benar-benar berhenti. Berangkat dari pertanyaan-pertanyaan inilah, Tim Kajian Pendidikan Perdamaian Aceh 2025 yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh menyusun berbagai kajian yang kemudian dihimpun dalam buku ini.

Melalui kajian dari berbagai sudut pandang, buku ini berupaya memberikan gambaran utuh tentang persoalan transisi dana Otsus Aceh. Pengalaman masa lalu dijadikan pelajaran penting untuk memperbaiki pengelolaan dana ke depan, sekaligus membuka diskusi tentang potensi dan pilihan lain jika dana Otsus tidak lagi berlanjut. Buku ini diharapkan dapat menjadi bacaan rujukan bagi pembuat kebijakan, akademisi, mahasiswa, aktivis, dan masyarakat umum yang ingin memahami arah pembangunan dan masa depan otonomi khusus Aceh.

Judul Buku : Transisi Dana Otonomi Khusus Aceh Menuju Kemandirian Dan Keberlanjutan Perdamaian
Penulis : Mukhlisuddin Ilyas, Khairulyadi, Mumtazinur, Meri Andani, Khairul Fahmi
Penerbit : Bandar Publishing
ISBN : 978-623-449-681-9
Cetakan : 2026
Jumlah Halaman : xii + 235 Halaman
Pemesanan Buku : +62811-688-801

Tags: AcehBandar PublishingBukuotonomi khususOtsus Acehresensisejarah
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Membaca kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh
Resensi

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

by Anna Rizatil
February 13, 2026
Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat
Resensi

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

by Anna Rizatil
February 7, 2026
Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh
Resensi

Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh

by Anna Rizatil
February 6, 2026
Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi
Resensi

Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi

by Anna Rizatil
February 4, 2026
Membaca Ulang Patologi Sosial Aceh Pasca Konflik dan Tsunami
Resensi

Membaca Ulang Patologi Sosial Aceh Pasca Konflik dan Tsunami

by Anna Rizatil
February 3, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

August 31, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Tabina Tour Travel Kembali Memberangkatkan Dua Kloter Jamaah Umrah

Tabina Tour Travel Kembali Memberangkatkan Dua Kloter Jamaah Umrah

August 27, 2026
Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

August 31, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

August 31, 2026
MEUGOE Ketika Sebuah Skatepark Menjadi Sekolah Kehidupan

MEUGOE: Ketika Sebuah Skatepark Menjadi Sekolah Kehidupan

August 27, 2026
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

August 12, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Diversifikasi Program lewat SPS Talk #1: Membaca Seni di Ruang Publik

August 31, 2026

EDITOR'S PICK

Aksi Kaninus ke-16 FKG USK Digelar di Montasik pada 18-19 September

Aksi Kaninus ke-16 FKG USK Digelar di Montasik pada 18-19 September

August 27, 2026
Debat Perdana Pilwalkot Banda Aceh Dijadwalkan 30 Oktober 2024

Debat Kedua Pilkada Kota Banda Aceh 20 November 2024, Ini Tema dan Panelisnya

November 17, 2024
Arif Fadillah: Dari Tukang Becak hingga Politisi Demokrat, Bahas Dana Otsus dan Revisi UUPA

Arif Fadillah: Dari Tukang Becak hingga Politisi Demokrat, Bahas Dana Otsus dan Revisi UUPA

June 21, 2025
Pemerintah Aceh Siapkan Sistem Resi Gudang untuk Petani Nilam, Dorong Hilirisasi Industri

Pemerintah Aceh Siapkan Sistem Resi Gudang untuk Petani Nilam, Dorong Hilirisasi Industri

July 23, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.