• Tentang Kami
Saturday, September 5, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Mengapa Finlandia Tetap Bahagia saat Pandemi?

Satia Zen by Satia Zen
March 24, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Satia, sagoe.id
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Satia Zen
Guru Sekolah Sukma Bangsa Bireuen. Saat ini sedang menyelesaikan program doktoral di Tampere University, Finlandia.

Pada bulan Maret 2021 lalu, lembaga yang bernaung di bawah PBB mengeluarkan laporan perangkingan kebahagian negara di dunia dan Finlandia kembali dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia selama empat tahun berturut-turut.

BACA JUGA

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Banyak pihak mempertanyakan bagaimana kebahagiaan masih dapat dirasakan dan diukur pada saat dunia mengalami bencana pandemi yang tidak hanya mengancam kesehatan namun juga menjadi stimulus untuk krisis multidimensional di berbagai negara.

Tidak bisa dipungkiri Finlandia sendiri tidak luput dari dampak pandemi dalam berbagai bidang.  Sehingga timbul pertanyaan: bagaimana warga Finlandia bisa tetap bahagia dalam kondisi pandemi ini?

Jawabannya bisa sangat beragam, namun ada dua faktor yang digarisbawahi oleh laporan tersebut.  Pertama, negara-negara dengan tingkat kebahagiaan tertinggi memiliki apa yang disebut  kepercayaan dengan sesama warga dan kepada negara. Kedua, kepercayaan tersebut berdasarkan kepada keyakinan bahwa negara akan melindungi hidup dan kehidupan warga negaranya (lives and livelihood).

Ketika pandemi menerpa, beberapa kebijakan yang diambil oleh pemerintah Finlandia bisa jadi mencerminkan hal ini.  Dan warga juga merespon kebijakan pemerintah berdasarkan kepercayaan dan keyakinan mereka terhadap pemerintahnya.

Sangat mungkin kepercayaan dan keyakinan ini tidak muncul serta merta namun merupakan bagian integral dari kehidupan dan budaya di Finlandia yang kemudian menggarisbawahi kontrak sosial berbasis kepada konsep ‘welfare state’ yang dianut oleh Finlandia saat ini.  Hal ini juga senantiasa dijaga sedemikian rupa oleh proses politik yang demokratis.

Sebagai negara berbasis kesejahteraan (welfare state) seperti Finlandia, pemerintah menjamin pemenuhan hak-hak mendasar seperti kesehatan, pendidikan dan pelayanan dasar sosial lainnya dibiayai oleh pemungutan dan pengelolaan pajak yang efektif, efisien dan transparan.

Oleh karena itu pelayanan pendidikan, kesehatan dan layanan sosial lainnya dapat diberikan secara cuma-cuma bagi seluruh warga negara.  Tapi apakah pemenuhan hak-hak dasar tersebut akan serta merta menjamin kebahagiaan warga negara?

Disini saya mungkin akan mengaitkan tingkat kebahagiaan dengan konsep spesifik yaitu keterdidikan warga (educatedness) yang merupakah hasil dari proses pendidikan yang dijalankan di negara ini.

Keterdidikan sendiri bisa dijabarkan sebagai kualitas yang menandai hasil dari proses pendidikan.  Individu yang terdidik dalam hal ini memiliki pemahaman mendalam akan siapa dirinya dan bagaimana ia akan memposisikan dirinya dalam masyarakat diiringi dengan keterampilan soft skills dan kemampuan menjadi pembelajar seumur hidup (Anderson, 2012).

Pendidikan merupakah salah satu pilar utama dari konsep masyarakat sejahtera (welfare society) di Finlandia, dimana warga negara dengan beragam kondisi dan latar belakang memiliki hak yang sama akan pendidikan berkualitas.  Sehingga secara cara kasat mata, saya melihat bahwa belajar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari disini.  Contohnya ketersediaan pendidikan dasar menengah hingga ke pelosok dan pemanfaatan perpustakaan umum yang sangat baik, hingga Finlandia juga menjadi salah satu negara dengan tingkat literasi terbaik di dunia.

Karena akses pendidikan terbuka lebar untuk semua orang dengan kualitas layanan yang sangat baik, maka berujung kepada tercapainya keterdidikan untuk semua warga negara.   Dan mereka memiliki kesadaran tinggi untuk senantiasa belajar meskipun telah selesai dari proses pendidikan formal.

Selain itu, penjaminan dan pemenuhan hak akan pendidikan memiliki tempat khusus dalam pengambilan kebijakan di Finlandia.

Saya melihat bagaimana pemerintah Finlandia membuka lebih banyak akses ke pendidikan tinggi dan kejuruan dalam merespon tingginya angka pengangguran karena perlambatan ekonomi saat pandemi.  Hal ini dimungkinkan karena warga negara sebagai tenaga kerja mempunyai keleluasaan untuk kembali ke bangku sekolah saat diberhentikan dari pekerjaan mereka.

Warga Finlandia bisa meningkatkan keahlian, menambah keterampilan atau bahkan berganti jurusan ke bidang yang baru.  Selama mereka dapat memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh institusi pendidikan tujuan, mereka dapat belajar tanpa perlu memusingkan biaya pendidikan yang perlu dikeluarkan.

Hal ini juga dimungkinkan karena pemerintah, melalui lembaga jaminan sosial dan serikat pekerja, memberikan tunjangan selama mereka belajar.  Meskipun jumlahnya tidak sebesar gaji mereka, namun tunjangan ini membantu para warga yang terdampak pandemi untuk dapat menata kembali kehidupan mereka.

Dalam hal ini, kehidupan dan penghidupan (lives and livelihood) tetap terjaga dengan menimbang kemungkinan warganya untuk berkontribusi kembali di masa depan.  Kebijakan ini mensyaratkan kepercayaan dan keyakinan timbal balik antara warga negara dan kepada pemerintah yang juga memelihara optimisme dan harapan selama pandemi.  Dan bukankah optimisme dan harapan adalah kunci bagi kebahagiaan?[]

Tags: FinlandiaIndeks Kebahagianpandemipendidikan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Satia Zen

Satia Zen

Guru Sekolah Sukma Bangsa Bireuen. Saat ini sedang menyelesaikan program doktoral di Tampere University, Finlandia.

Related Posts

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO
Artikel

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

by SAGOE TV
June 11, 2026
Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

September 3, 2026
UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

September 4, 2026
Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

August 31, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

August 31, 2026
Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

August 31, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Diversifikasi Program lewat SPS Talk #1: Membaca Seni di Ruang Publik

August 31, 2026
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

August 12, 2026

EDITOR'S PICK

sulaiman tripa

Lingkungan Bersih sebagai Hak Asasi

May 5, 2025
TPID Diminta Antisipasi Inflasi, Gubernur Aceh Instruksikan Jaga Pasokan di Bulan Maulid

TPID Diminta Antisipasi Inflasi, Gubernur Aceh Instruksikan Jaga Pasokan di Bulan Maulid

September 5, 2025
Kolaborasi UIN Ar-Raniry dan Badan Bahasa Dorong Literasi, BIPA, hingga UKBI

Kolaborasi UIN Ar-Raniry dan Badan Bahasa: Dorong Literasi, BIPA, hingga UKBI

April 21, 2026
Yagi Forest Harumkan Aceh di World Expo 2025 Osaka, Tawarkan Perawatan Kulit Alami untuk Kulit Sensitif

Yagi Forest Harumkan Aceh di World Expo 2025 Osaka, Tawarkan Perawatan Kulit Alami untuk Kulit Sensitif

July 9, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.