• Tentang Kami
Tuesday, July 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Mengapa Finlandia Tetap Bahagia saat Pandemi?

Satia Zen by Satia Zen
March 24, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Satia, sagoe.id
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Satia Zen
Guru Sekolah Sukma Bangsa Bireuen. Saat ini sedang menyelesaikan program doktoral di Tampere University, Finlandia.

Pada bulan Maret 2021 lalu, lembaga yang bernaung di bawah PBB mengeluarkan laporan perangkingan kebahagian negara di dunia dan Finlandia kembali dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia selama empat tahun berturut-turut.

BACA JUGA

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Banyak pihak mempertanyakan bagaimana kebahagiaan masih dapat dirasakan dan diukur pada saat dunia mengalami bencana pandemi yang tidak hanya mengancam kesehatan namun juga menjadi stimulus untuk krisis multidimensional di berbagai negara.

Tidak bisa dipungkiri Finlandia sendiri tidak luput dari dampak pandemi dalam berbagai bidang.  Sehingga timbul pertanyaan: bagaimana warga Finlandia bisa tetap bahagia dalam kondisi pandemi ini?

Jawabannya bisa sangat beragam, namun ada dua faktor yang digarisbawahi oleh laporan tersebut.  Pertama, negara-negara dengan tingkat kebahagiaan tertinggi memiliki apa yang disebut  kepercayaan dengan sesama warga dan kepada negara. Kedua, kepercayaan tersebut berdasarkan kepada keyakinan bahwa negara akan melindungi hidup dan kehidupan warga negaranya (lives and livelihood).

Ketika pandemi menerpa, beberapa kebijakan yang diambil oleh pemerintah Finlandia bisa jadi mencerminkan hal ini.  Dan warga juga merespon kebijakan pemerintah berdasarkan kepercayaan dan keyakinan mereka terhadap pemerintahnya.

Sangat mungkin kepercayaan dan keyakinan ini tidak muncul serta merta namun merupakan bagian integral dari kehidupan dan budaya di Finlandia yang kemudian menggarisbawahi kontrak sosial berbasis kepada konsep ‘welfare state’ yang dianut oleh Finlandia saat ini.  Hal ini juga senantiasa dijaga sedemikian rupa oleh proses politik yang demokratis.

Sebagai negara berbasis kesejahteraan (welfare state) seperti Finlandia, pemerintah menjamin pemenuhan hak-hak mendasar seperti kesehatan, pendidikan dan pelayanan dasar sosial lainnya dibiayai oleh pemungutan dan pengelolaan pajak yang efektif, efisien dan transparan.

Oleh karena itu pelayanan pendidikan, kesehatan dan layanan sosial lainnya dapat diberikan secara cuma-cuma bagi seluruh warga negara.  Tapi apakah pemenuhan hak-hak dasar tersebut akan serta merta menjamin kebahagiaan warga negara?

Disini saya mungkin akan mengaitkan tingkat kebahagiaan dengan konsep spesifik yaitu keterdidikan warga (educatedness) yang merupakah hasil dari proses pendidikan yang dijalankan di negara ini.

Keterdidikan sendiri bisa dijabarkan sebagai kualitas yang menandai hasil dari proses pendidikan.  Individu yang terdidik dalam hal ini memiliki pemahaman mendalam akan siapa dirinya dan bagaimana ia akan memposisikan dirinya dalam masyarakat diiringi dengan keterampilan soft skills dan kemampuan menjadi pembelajar seumur hidup (Anderson, 2012).

Pendidikan merupakah salah satu pilar utama dari konsep masyarakat sejahtera (welfare society) di Finlandia, dimana warga negara dengan beragam kondisi dan latar belakang memiliki hak yang sama akan pendidikan berkualitas.  Sehingga secara cara kasat mata, saya melihat bahwa belajar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari disini.  Contohnya ketersediaan pendidikan dasar menengah hingga ke pelosok dan pemanfaatan perpustakaan umum yang sangat baik, hingga Finlandia juga menjadi salah satu negara dengan tingkat literasi terbaik di dunia.

Karena akses pendidikan terbuka lebar untuk semua orang dengan kualitas layanan yang sangat baik, maka berujung kepada tercapainya keterdidikan untuk semua warga negara.   Dan mereka memiliki kesadaran tinggi untuk senantiasa belajar meskipun telah selesai dari proses pendidikan formal.

Selain itu, penjaminan dan pemenuhan hak akan pendidikan memiliki tempat khusus dalam pengambilan kebijakan di Finlandia.

Saya melihat bagaimana pemerintah Finlandia membuka lebih banyak akses ke pendidikan tinggi dan kejuruan dalam merespon tingginya angka pengangguran karena perlambatan ekonomi saat pandemi.  Hal ini dimungkinkan karena warga negara sebagai tenaga kerja mempunyai keleluasaan untuk kembali ke bangku sekolah saat diberhentikan dari pekerjaan mereka.

Warga Finlandia bisa meningkatkan keahlian, menambah keterampilan atau bahkan berganti jurusan ke bidang yang baru.  Selama mereka dapat memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh institusi pendidikan tujuan, mereka dapat belajar tanpa perlu memusingkan biaya pendidikan yang perlu dikeluarkan.

Hal ini juga dimungkinkan karena pemerintah, melalui lembaga jaminan sosial dan serikat pekerja, memberikan tunjangan selama mereka belajar.  Meskipun jumlahnya tidak sebesar gaji mereka, namun tunjangan ini membantu para warga yang terdampak pandemi untuk dapat menata kembali kehidupan mereka.

Dalam hal ini, kehidupan dan penghidupan (lives and livelihood) tetap terjaga dengan menimbang kemungkinan warganya untuk berkontribusi kembali di masa depan.  Kebijakan ini mensyaratkan kepercayaan dan keyakinan timbal balik antara warga negara dan kepada pemerintah yang juga memelihara optimisme dan harapan selama pandemi.  Dan bukankah optimisme dan harapan adalah kunci bagi kebahagiaan?[]

Tags: FinlandiaIndeks Kebahagianpandemipendidikan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Satia Zen

Satia Zen

Guru Sekolah Sukma Bangsa Bireuen. Saat ini sedang menyelesaikan program doktoral di Tampere University, Finlandia.

Related Posts

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO
Artikel

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

by SAGOE TV
June 11, 2026
Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

July 21, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026
ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

July 20, 2026

EDITOR'S PICK

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia, Dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman

Zaini Abdullah Meninggal Dunia, Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Mendalam

June 15, 2026
Siswi Madrasah Aceh Besar Raih Dua Medali di OMI Riset 2025, Kakankemenag Apresiasi

Siswi Madrasah Aceh Besar Raih Dua Medali di OMI Riset 2025, Kakankemenag Apresiasi

November 14, 2025
Pasar Murah Khusus Daging Meugang Sambut Ramadhan Digelar di 4 Lokasi di Banda Aceh

Bantuan Meugang Presiden di Aceh Wajib Berupa Daging, Ini Aturan Lengkapnya

February 15, 2026
Plt Sekda Aceh Sambut Menlu Sugiono: Selamat Datang di Kampung Halaman

Plt Sekda Aceh Sambut Menlu Sugiono: Selamat Datang di Kampung Halaman

October 22, 2024
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.