• Tentang Kami
Tuesday, April 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Mengenal Konsep Legasi dalam Islam sebagai Warisan Nilai yang Abadi

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
March 14, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mengenal Konsep Legasi dalam Islam sebagai Warisan Nilai yang Abadi

Prof Muhammad Yasir Yusuf saat memberikan halaqah di Masjid Raya Baiturrahman. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Istilah legacy atau legasi semakin sering didengar dalam berbagai diskusi, terutama yang berkaitan dengan kepemimpinan dan warisan yang ditinggalkan seseorang. Secara sederhana, legasi adalah warisan yang ditinggalkan oleh generasi terdahulu untuk dikenang, diingat, dan memberi manfaat bagi generasi berikutnya.

Hal itu disampaikan Guru Besar UIN Ar Raniry, Prof Dr Tgk Muhammad Yasir Yusuf, MA dalam Kajian dan Halaqah Subuh di Masjid Raya Baiturrahman, Rabu (12/3/2025).

BACA JUGA

Bantuan Rp260 Miliar dari Sumut untuk Aceh Diserahkan di Forum APEKSI Banda Aceh

Tenaga Medis dan Dokter Spesialis RSUD Aceh Besar Mogok Kerja, Layanan Poliklinik Terhenti

Dalam halaqah subuh tersebut, Prof Yasir menyebutkan bahwa bisa berupa aset fisik seperti bangunan dan infrastruktur, maupun nilai-nilai yang diwariskan dalam bentuk kebijakan, disiplin, kejujuran, dan keberanian.

Dalam konteks kepemimpinan, jelas Wakil Rektor III UIN Ar Raniry ini, legasi seseorang akan terus dikenang melalui dampak kebijakan dan pengaruh yang ia berikan selama menjabat. Meskipun seseorang telah berpindah tugas atau bahkan meninggal dunia, nilai-nilai yang telah ia tanamkan dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi orang-orang setelahnya.

Menurutnya, konsep legasi ini juga sejalan dengan ajaran Islam. Dalam Al-Qur’an, surah Yasin ayat 12 menegaskan bahwa Allah mencatat semua perbuatan manusia, baik yang telah dikerjakan maupun dampaknya yang terus dirasakan setelah mereka tiada. Dalam Tafsir Al-Qurthubi, dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan asar atau jejak seseorang adalah segala hal yang kekal dan dikenang setelah seseorang tidak lagi menjabat atau bahkan setelah wafatnya.

Hadis Rasulullah SAW juga menguatkan konsep ini. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa ketika seseorang meninggal dunia, amalnya akan terputus kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya. Ini menunjukkan bahwa warisan seseorang tidak hanya berupa harta benda, tetapi juga bisa berupa kontribusi ilmu dan amal baik yang terus mengalir pahalanya.

Baca Juga:  Kemenekraf Dorong Ekosistem Film Aceh Lewat Bioskop Alternatif dan Workshop Akses Pasar

Ia menyebutkan, salah satu contoh nyata dari legasi dalam Islam adalah wakaf yang diberikan oleh para dermawan di masa lalu. Di Aceh, nama Habib Bugak dikenal sebagai seorang yang telah mewakafkan tanah di Mekah bagi jemaah haji asal Aceh. Hingga kini, manfaat dari wakaf tersebut masih dirasakan oleh masyarakat Aceh, terutama dalam bentuk dana bantuan dari Baitul Asyi yang diberikan kepada jemaah haji asal Aceh. Meski Habib Bugak telah lama wafat, amal jariahnya terus mengalir dan memberi manfaat bagi banyak orang.

Untuk itu, papar Prof Yasir, legasi tidak harus selalu berbentuk fisik. Dalam kehidupan sehari-hari, sikap disiplin, kejujuran, serta kebijakan yang membawa manfaat bagi masyarakat juga merupakan bagian dari legasi yang berharga. Bahkan sebuah senyuman pun dapat menjadi bentuk sedekah, sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW dalam hadisnya, ”Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.”

Bagi mereka yang diberi amanah kepemimpinan, penting untuk membangun legasi yang dapat membawa kebaikan bagi banyak orang. Kebijakan yang adil dan berpihak pada kesejahteraan umat dapat menjadi warisan yang terus dikenang, bahkan setelah seseorang tidak lagi menjabat.

Di sisi lain, kata dia, peran orang tua dalam membangun legasi bagi anak-anaknya juga tidak kalah penting. Seorang ayah yang menanamkan nilai-nilai agama dan kebaikan dalam keluarganya akan meninggalkan legasi yang berharga bagi anak-anaknya. Islam mengajarkan bahwa warisan yang paling utama bukanlah harta benda, melainkan nilai-nilai yang dapat menjadi pegangan hidup bagi generasi selanjutnya.

Dengan memahami pentingnya legasi dalam Islam, setiap individu diharapkan dapat meninggalkan warisan yang bermanfaat, baik dalam bentuk harta maupun nilai-nilai kebaikan yang akan terus mengalir pahalanya hingga akhirat kelak. []

Baca Juga:  PD IAI Aceh Salurkan Bantuan Kesehatan dan Logistik ke Wilayah Terisolasi Banjir
Tags: CeramahMasjid Raya BaiturrahmanRamadhan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Bantuan Rp260 Miliar dari Sumut untuk Aceh Diserahkan di Forum APEKSI Banda Aceh
News

Bantuan Rp260 Miliar dari Sumut untuk Aceh Diserahkan di Forum APEKSI Banda Aceh

by Anna Rizatil
April 21, 2026
Tenaga Medis dan Dokter Spesialis RSUD Aceh Besar Mogok Kerja, Layanan Poliklinik Terhenti
News

Tenaga Medis dan Dokter Spesialis RSUD Aceh Besar Mogok Kerja, Layanan Poliklinik Terhenti

by SAGOE TV
April 20, 2026
Badan Pangan Nasional Beri Penghargaan untuk Dinas Pangan Aceh Besar
News

Badan Pangan Nasional Beri Penghargaan untuk Dinas Pangan Aceh Besar

by Anna Rizatil
April 20, 2026
Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji
News

Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

by Anna Rizatil
April 20, 2026
Musriadi Aswad
News

Musriadi Aswad Terpilih sebagai Koordinator Presidium MD KAHMI Aceh Besar

by SAGOE TV
April 19, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

April 16, 2026
Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

April 18, 2026
UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

April 20, 2026
MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

April 19, 2026
Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

April 20, 2026
Prof Eka Srimulyani kuliah tamu di Seoul National University, Korea Selatan, membahas riset generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-Pop.

Prof Eka Srimulyani Kuliah Tamu di Seoul National University, Bahas Generasi Muda Muslim dan K-Pop

April 18, 2026
Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

April 17, 2026
Pemain Persiraja Banda Aceh

Persiraja vs Garudayaksa FC Malam Ini: Dek Gam Tekankan Harga Diri, Pemain Wajib Fight

April 19, 2026
6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

April 17, 2026

EDITOR'S PICK

Sabang Siap Sambut Wisatawan Libur Panjang Lebaran Idulfitri 2025

Sabang Siap Sambut Wisatawan Libur Panjang Lebaran Idulfitri 2025

March 29, 2025
Almuniza saat menerima audiensi perwakilan pegawai kontrak yang belum mendapatkan kuota formasi dalam seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap satu (kode R3), di ruang rapat Wali Kota Banda Aceh, Selasa (14/1/2025).

Almuniza Bentuk Tim Khusus Perjuangkan PPPK R3 ke BKN Pusat

January 14, 2025
MAA Abdya Batasi Mahar Nikah 5 Mayam, Siap Jadi Perbup atau Qanun

MAA Abdya Batasi Mahar Nikah 5 Mayam, Siap Jadi Perbup atau Qanun

February 6, 2026
Menginterpretasi lebih dalam diksi “korup” dari kritik dosen Universitas syiah kuala Saiful mahdi

Menginterpretasi Lebih Dalam Diksi “Korup” Dari Kritik Dosen Universitas Syiah Suala Saiful Mahdi

September 9, 2021
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.