• Tentang Kami
Wednesday, March 11, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pameran Keliling Museum Aceh Goes to Campus Digelar di UIN Ar-Raniry

SAGOE TV by SAGOE TV
December 2, 2024
in Literasi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pameran Keliling Museum Aceh Goes to Campus Digelar di UIN Ar-Raniry

Suasana pembukaan Pameran Keliling Museum Aceh Goes to Campus di UIN Ar-Raniry, Senin (2/12/2024). Foto: Nat Riwat

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE | BANDA ACEH – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Prof Mujiburrahman secara resmi membuka ‘Pameran Keliling Museum Aceh Goes to Campus’ di Museum UIN Ar-Raniry, Darussalam, Kota Banda Aceh, Senin (2/12/2024). Pameran koleksi Museum Aceh bertema “Kenali Sejarah Agar Tak Salah Melangkah” ini digelar selama 2-6 Desember 2024.

Pameran tersebut merupakan kolaborasi antara Museum Aceh, Museum UIN Ar-Raniry dan Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) sebagai upaya memperluas akses informasi dan memperkenalkan warisan budaya Aceh kepada generasi muda.

BACA JUGA

Seruan Provokatif untuk Gen Z Aceh

Puisi Tentang Harga Diri Bangsa, Dengarkan Ini

Rektor UIN Ar-Raniry dalam sambutannya mengapresiasi dukungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh serta UPTD Museum Aceh. Menurutnya, pameran ini memberikan kesempatan bagi masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk memahami kekayaan budaya Aceh.

“Kami berterima kasih atas kolaborasi yang terjalin. Pameran ini memperlihatkan ragam kebudayaan dan kekayaan naskah yang ditinggalkan oleh generasi emas Aceh terdahulu. Kegiatan seperti ini penting dilanjutkan dengan pameran museum keliling sebagai upaya menjaga dan melanjutkan estafet sejarah masa depan,” kata Mujiburrahman.

Menurut Mujiburrahman, museum bukan hanya tempat menyimpan artefak, tetapi juga menjadi jembatan sejarah yang menghubungkan generasi muda dengan peradaban masa lalu.

“Ketika kita ditanya tentang kejayaan Aceh sebagai kerajaan Islam terbesar di Asia Tenggara, bukti fisiknya tidak banyak karena istana dan bangunan kerajaan banyak yang dihancurkan saat penjajahan Belanda. Namun, kita masih memiliki tiga bukti utama yang tak terbantahkan yakni manuskrip, batu nisan, dan koin emas,” ujarnya.

Manuskrip Aceh, lanjut Mujiburrahman, tersebar di berbagai pelosok negeri bahkan hingga ke luar negeri. Beberapa negara seperti Jepang dan Jerman telah menunjukkan perhatian dalam upaya preservasi manuskrip tersebut.

Baca Juga:  Profesor Hasbi Amiruddin Terbitkan Novel ‘Derai Doa di Langit-Langit Dayah’

“Prioritas kita sekarang adalah restorasi dan digitalisasi manuskrip. Ini adalah langkah awal yang penting sebelum beralih ke penelitian yang lebih mendalam,” sebutnya.

Rektor UIN Ar-Raniry juga menyoroti pentingnya mematenkan warisan budaya seperti motif ukiran dan batik yang terdapat dalam manuskrip Aceh agar tidak diklaim pihak lain.

“Kita memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk motif batik dan ukiran kayu. Ini harus segera dipatenkan oleh Dinas Kebudayaan agar tidak diambil alih oleh pihak lain,” ujarnya.

Mujiburrahman juga mengajak mahasiswa dan generasi muda Aceh untuk tidak hanya duduk di bangku kuliah, tetapi juga aktif mempelajari manuskrip sebagai sumber pembelajaran yang luar biasa.

“Belajar dari manuskrip adalah cara kita menghargai peradaban nenek moyang dan mempersiapkan Aceh untuk masa depan yang lebih baik. UIN Ar-Raniry memiliki sumber daya manusia yang mumpuni di bidang filologi dan siap mendukung pengembangan pengetahuan serta teknologi berbasis sejarah,” katanya.

Mujiburrahman juga menyoroti bahwa manuskrip Aceh telah menjadi daya tarik tersendiri bagi turis, baik lokal maupun internasional. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa Aceh memiliki potensi besar sebagai lumbung manuskrip terbesar di Nusantara.

“Manuskrip Aceh tersebar di berbagai wilayah dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Ini membuktikan bahwa Aceh adalah lumbung manuskrip terbesar di Nusantara. Tugas kita adalah memastikan warisan ini dikelola, dilestarikan, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia juga mendorong upaya penerbitan ensiklopedi Aceh dalam dua bahasa, Indonesia dan Aceh, sebagai referensi komprehensif yang dapat digunakan oleh masyarakat luas. “Dengan menghargai warisan budaya, kita membangun batu loncatan menuju kemajuan Aceh di masa depan,” kata Mujiburrahman.

Kepala UPTD Museum Aceh, Mudha Farsyah, menyampaikan bahwa pameran ini merupakan bagian dari program rutin museum untuk mendekatkan peran dan fungsi museum kepada masyarakat, khususnya di lingkungan kampus.

Baca Juga:  Gubernur Aceh Desak Pemerintah Pusat Hapus Barcode BBM di SPBU

Pameran Keliling Museum Aceh Goes to Campus ini menampilkan 76 koleksi yang diklasifikasikan dalam 10 kategori, seperti geologika, biologika, arkeologika, etnografika, filologika, historika, dan seni rupa. Selama pameran, akan diadakan kegiatan edukatif dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas di UIN Ar-Raniry.

“Setelah pameran selesai, Museum Aceh akan menghibahkan sarana dan prasarana kepada Museum UIN Ar-Raniry sebagai bentuk dukungan keberlanjutan,” ujar Mudha. []

Tags: acehLiterasiMuseum AcehPameransejarahUIN Ar-Raniry
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Seruan Provokatif untuk Gen Z Aceh
Literasi

Seruan Provokatif untuk Gen Z Aceh

by Anna Rizatil
January 5, 2026
Puisi Tentang Harga Diri Bangsa, Dengarkan Ini
Literasi

Puisi Tentang Harga Diri Bangsa, Dengarkan Ini

by Anna Rizatil
January 5, 2026
Mendikdasmen di Munas IKAPI PR Siswa Harus Mengajak Membaca dan Menulis, Bukan Sekadar Mengerjakan Soal
Literasi

Mendikdasmen di Munas IKAPI: PR Siswa Harus Mengajak Membaca dan Menulis, Bukan Sekadar Mengerjakan Soal

by SAGOE TV
November 21, 2025
Profesor Hasbi Amiruddin Terbitkan Novel ‘Derai Doa di Langit-Langit Dayah’
Literasi

Profesor Hasbi Amiruddin Terbitkan Novel ‘Derai Doa di Langit-Langit Dayah’

by SAGOE TV
November 15, 2025
UIN Ar-Raniry Gagas Ensiklopedia Aceh untuk Merekam Sejarah, Budaya, dan Keteladanan Tokoh Lokal
Literasi

UIN Ar-Raniry Gagas Ensiklopedia Aceh untuk Merekam Sejarah, Budaya, dan Keteladanan Tokoh Lokal

by SAGOE TV
November 6, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa

Soekarno, Hasan Tiro, Ayatullah Khamenei, dan Islam Perlawanan

March 8, 2026
Prof Mirza Tabrani Resmi Dilantik Jadi Rektor Universitas Syiah Kuala

Prof Mirza Tabrani Resmi Dilantik Jadi Rektor Universitas Syiah Kuala

March 9, 2026
Karantina Ramadhan, Pretest Sebelum Mondok

Karantina Ramadhan, Pretest Sebelum Mondok

March 9, 2026
Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

March 11, 2026
Pemulihan Pascabencana, Alat Berat Turun di Pidie Jaya

Pemulihan Pascabencana, Alat Berat Turun di Pidie Jaya

March 9, 2026
Donasi 500 Ton Warga Aceh di Malaysia Siap Dipulangkan, KBRI Tekankan Skema NGO to NGO

Donasi 500 Ton Warga Aceh di Malaysia Siap Dipulangkan, KBRI Tekankan Skema NGO to NGO

February 6, 2026
Nyanyian 3.400 Tahun yang Masih Bisa Mengajarkan Aceh

Nyanyian 3.400 Tahun yang Masih Bisa Mengajarkan Aceh

March 8, 2026
Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa

Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa

March 8, 2026
UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN dengan Peminat Terbanyak

UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN dengan Peminat Terbanyak

March 10, 2026

EDITOR'S PICK

Baitul Mal Salurkan 13 Ton Beras Zakat Fitrah ke Seluruh Aceh

Baitul Mal Salurkan 13 Ton Beras Zakat Fitrah ke Seluruh Aceh

March 16, 2025
Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

February 19, 2026
Kemendukbangga/BKKBN Aceh Peduli Bencana Gelar Doa Bersama: Ada Bazar dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kemendukbangga/BKKBN Aceh Peduli Bencana Gelar Doa Bersama: Ada Bazar dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

December 20, 2025
5 Warga Aceh Korban TPPO di Myanmar Dipulangkan

5 Warga Aceh Korban TPPO di Myanmar Dipulangkan

March 30, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.