• Tentang Kami
Wednesday, October 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pantai Ujong Batee Nasibmu Kini

Sahlan Hanafiah by Sahlan Hanafiah
September 9, 2025
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Sahlan Hanafiah

Sahlan Hanafiah. Foto: dok. SagoeTV

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sahlan Hanafiah
Staf Pengajar Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar Raniry

Saya tak menyangka akan seperti itu. Berbekal kenangan indah masa kuliah dulu di tahun 90-an, saya mengajak keluarga ke pantai Ujong Batee. ”Jangan ke Lhoknga terus. Minggu ini kita ke Ujong Batee. Di sana pantainya tidak kalah cantik”, kata saya berusaha menyakinkan.

Dalam perjalanan dari Banda Aceh, saya bercerita tentang Ujong Batee. Saya bilang, ketika duduk di bangku kuliah dulu, saya bersama teman-teman mahasiswa sering mengadakan kegiatan kemahasiswaan di sana. Selain lokasinya mudah dijangkau dari Darussalam, pantai Ujong Batee juga indah, banyak pohon pinus, pasirnya bersih, dan ombaknya tidak terlalu besar sehingga cocok untuk mandi.

BACA JUGA

Negeri Hahaha Hihihi

Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa?

Ketika mendengar cerita itu, keluarga saya semakin tidak sabar ingin segera sampai di sana. Dalam bayangan mereka, Ujong Batee tidak kalah cantik dari Lampuuk dan Lhoknga, dua kawasan yang telah berhasil disulap menjadi destinasi baru masyarakat.

Kondisi pantai
Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit, akhirnya kami tiba di pantai Ujong Batee.
Dua pemuda paruh baya muncul dari balik pintu gerbang, menghampiri kendaraan kami. ”Berapa orang bang,” tanya mereka. ”Tiga orang,” jawab saya. ”Sembilan ribu,” katanya singkat.

Pemuda itu menyerahkan tiga lembar tiket masuk. Di halaman depan tiket tertulis Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh dengan tarif masuk tiga ribu per orang. Di halaman belakang tertulis larangan selama berada di area pantai.

”Tempat parkirnya di mana,” tanya saya. ”Boleh parkir di mana aja bang,” jawab mereka.

Saat saya fokus mencari tempat parkir, tiba-tiba istri saya berkata, ”Kelihatannya gak terurus pantai ini ya”. ”

Sepertinya begitu,” jawab saya sambil terus mencari tempat parkir.

”Baiknya kita lihat suasana dulu”, saran istri saya yang mulai ragu dengan tempat yang kami kunjungi. Saya sepakat dengannya.

Dari dalam kendaraan, kami memantau keadaan di sekitar pantai. Sampah plastik bertebaran di mana-mana. Para pedagang berjualan di gubuk reyot. Mereka umumnya menjual kelapa muda, makanan dan minuman instan. Wajahnya lesu tak bersemangat menunggu pembeli.

Para pengunjung pun terlihat sepi. Hanya beberapa remaja duduk di gubuk yang terletak di bibir pantai. Padahal hari itu hari Minggu. Semestinya ramai.

Sementara itu, beberapa bangunan beton terlihat terbengkalai. Sebagian dibiarkan kosong. Satu ruangan tak berpintu dijadikan tempat darurat untuk shalat para pedagang dan pengunjung. Melihat situasi seperti itu, kami memutuskan balik kanan, kembali ke Banda Aceh.

Ujong Batee tidak seperti yang saya bayangkan. Tadinya saya membayangkan Ujong Batee seperti era 90-an, bersahaja tapi bersih. Lalu saya membayangkan Ujong Batee masa sekarang, minimal seperti pantai di sekitaran Lampuuk dan Lhoknga yang telah banyak kemajuan, tertata rapi sehingga nyaman untuk dikunjungi. Namun bayangan saya itu keliru.

”Apa ya kira-kira yang salah dengan pantai Ujong Batee?”, tanya istri saya di tengah perjalanan pulang.
Saya memahami pertanyaan itu. Sebab, Lampuuk, Lhoknga, dan Ujong Batee pernah sama-sama ”jaya” pada masanya sebelum bencana tsunami datang dan sama-sama berada di bawah otoritas pemerintah kabupaten Aceh Besar.

”Mengapa sebagian pantai bisa dikelola dengan baik, sementara yang lain tidak?” sambungnya lagi seakan tak habis pikir dengan kondisi pantai Ujong Batee yang berbalik lurus dengan pantai di kawasan Lampuuk dan Lhoknga.

”Pertanyaan menarik dan barangkali perlu diriset”, jawab saya setengah menghibur.

Di luar rasa kecewa dan penasaran soal kondisi pantai Ujong Batee, kami sepakat bahwa Aceh Besar memiliki panorama alam yang indah yang jika dikelola dengan baik akan menambah penghasilan daerah dan dapat meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat sekitar yang hidupnya sulit karena sebagian alamnya tandus dan gersang seperti kawasan Neuhen, Ujong Batee hingga Krueng Raya.

Letak Aceh Besar yang sangat strategis, mengapit Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi, memiliki bandara bertaraf internasional, memudahkan para turis local, nasional, bahkan turis manca negara menjangkau lokasi wisata alam di Aceh Besar.

Karena itu sayang jika potensi panorama alam yang indah seperti Pantai Ujong Batee tidak dikelola dengan baik oleh otoritas pemerintah Kabupaten Aceh Besar.[]

Tags: AcehAceh BesarDPRK Aceh BesarKondisi PantaiPantai Ujong BateeparawisataWisata Laut
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sahlan Hanafiah

Sahlan Hanafiah

Sahlan Hanafiah adalah Penggerak "Rumoh NekNyah" di Ulee Glee Pidie Jaya, Aceh.

Related Posts

Negeri Hahaha Hihihi
Opini

Negeri Hahaha Hihihi

by SAGOE TV
October 20, 2026
Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa
Opini

Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa?

by SAGOE TV
October 19, 2026
Risnawati Ridwan
Opini

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

by Risnawati binti Ridwan
October 18, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan
Opini

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

by SAGOE TV
October 14, 2026
Publik dalam Bayang Militerisme Urban
Opini

Bukan Antisains, Prabowo Justru Antisaintis

by SAGOE TV
October 5, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Muhammad Riza Nurdin Direktur Komersial PT PEMA

Muhammad Riza Nurdin Ditunjuk Jadi Direktur Komersial PT PEMA

October 20, 2026
Risnawati Ridwan

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

October 18, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

October 18, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 18, 2026
Ismail Rasyid Jadi Orang Tua Asuh, Bantu Mahasiswa Kurang Mampu di USK Lanjut Kuliah

Ismail Rasyid Jadi Orang Tua Asuh, Bantu Mahasiswa Kurang Mampu di USK Lanjut Kuliah

October 16, 2026

EDITOR'S PICK

sekeping surga tersembunyi di labuhan haji aceh selatan

Sekeping Surga Tersembunyi di Labuhan Haji Aceh Selatan

February 26, 2025
Ramadhan, Waktu Terbaik Menanam Amal Kebaikan

Ramadhan, Waktu Terbaik Menanam Amal Kebaikan

February 24, 2025
Persiraja Banda Aceh Tunjukkan Progres Positif Jelang Pegadaian Championship 2025/26

Persiraja Banda Aceh Tunjukkan Progres Positif Jelang Pegadaian Championship 2025/26

August 22, 2025
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad Tampil Perdana di Podcast Sagoe TV

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad Tampil Perdana di Podcast Sagoe TV

March 26, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.