• Tentang Kami
Thursday, October 22, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Reposisi dan Evaluasi Aceh di Dalam NKRI

SAGOE TV by SAGOE TV
December 6, 2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Reposisi dan Evaluasi Aceh di Dalam NKRI

Adnan Daud. Foto: Arsip Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Adnan Daud

Dalam sejarah nusantara, Aceh memiliki posisi istimewa. Sebelum Indonesia berdiri sebagai sebuah negara, Aceh sudah hadir sebagai entitas politik yang kuat dan berdaulat melalui Kesultanan Aceh Darussalam. Pada abad ke-16 hingga ke-17, Aceh merupakan salah satu kekuatan regional terbesar di Asia Tenggara, disegani karena kemajuan perdagangan internasional, kemampuan militer, serta peran pentingnya dalam jaringan intelektual Islam.

BACA JUGA

Menyiapkan Technofinancepreneur Syariah: Ketika Teknologi Harus Berjalan Seiring dengan Nilai Islam

Negeri Hahaha Hihihi

Ketika Republik Indonesia lahir, Aceh mengambil pilihan strategis untuk bergabung dalam negara yang baru dibentuk. Dukungan Aceh pada masa awal kemerdekaan sangat besar, hingga wilayah ini dijuluki “daerah modal”, merujuk pada kontribusi politik, logistik, dan finansial Aceh terhadap konsolidasi republik muda yang bernama Indonesia. Dalam perspektif historis, banyak pihak menyebut bahwa tanpa dukungan Aceh, perjalanan awal negara ini mungkin tidak akan semulus itu.

Namun, perjalanan panjang Aceh dalam NKRI tidak selalu berjalan harmonis. Berbagai kajian akademik menunjukkan adanya periode ketegangan politik, konflik bersenjata, serta kesenjangan pembangunan yang cukup signifikan. Meskipun Aceh dikaruniai kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari minyak, gas, hasil hutan, hingga potensi laut, namun kesejahteraan masyarakatnya tidak selalu sebanding dengan kekayaan tersebut. Indikator sosial-ekonomi menunjukkan bahwa Aceh berkali-kali berada dalam kategori daerah tertinggal dan termiskin di Sumatera, baik dari sisi infrastruktur, pendidikan, maupun pertumbuhan ekonomi.

Fenomena banjir besar yang terus berulang dalam beberapa tahun terakhir juga menjadi tanda serius mengenai kerusakan ekologis. Banyak laporan menunjukkan bahwa kawasan hutan Aceh mengalami degradasi yang signifikan akibat perambahan, pembalakan, dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali. Dampaknya bukan hanya pada hilangnya tutupan hutan, tetapi juga kerugian ekologis yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari banjir, longsor, hingga hilangnya mata pencaharian berbasis alam.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah: ke mana sebenarnya kekayaan Aceh mengalir?
Pertanyaan ini bukan untuk menggugat keberadaan negara, melainkan untuk membuka ruang refleksi kritis mengenai tata kelola sumber daya, distribusi manfaat pembangunan, serta keadilan ekonomi dalam bingkai NKRI.

Dalam perspektif ilmu sosial, wajar ketika sebuah daerah dengan sejarah panjang kedaulatan dan sumber daya besar mempertanyakan kembali nilai manfaat kebersamaan dalam sebuah negara. Bukan dalam konteks memisahkan diri, tetapi dalam kerangka evaluasi: apakah hubungan pusat-daerah berjalan setara? Apakah pembangunan berpihak pada masyarakat lokal? Apakah eksploitasi sumber daya tercermin dalam kesejahteraan rakyat?

Bagi Aceh, pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi penting. Banyak kalangan menilai bahwa Aceh memerlukan reposisi. Baik dalam konteks kewenangan politik, ekonomi, maupun pengelolaan sumber daya alam, agar tidak terus terjebak dalam pola eksploitasi dan ketertinggalan. Bila kolonialisme masa lalu dilakukan oleh bangsa asing, maka bentuk eksploitasi modern seringkali terjadi melalui mekanisme internal yang kurang berkeadilan.

Pada akhirnya, refleksi atas perjalanan Aceh dalam bingkai NKRI bukanlah ajakan untuk konflik, melainkan sebuah upaya ilmiah untuk meninjau ulang hubungan pusat-daerah yang lebih sehat dan saling menguntungkan, lebih adil, dan lebih menghargai sejarah serta martabat masyarakat Aceh sendiri. Baik secara historis dan realitas sekarang Aceh adalah bagian penting dari Indonesia, tetapi Aceh juga memiliki hak untuk meminta hubungan kebangsaan yang lebih setara, berkeadilan, dan memberi manfaat nyata bagi rakyatnya.

“Jangan menunggu hingga orang Aceh merasa terluka dan berdarah kembali, lalu pemerintah pusat baru menyadari dan memohon permintaan maaf dengan mengumbar air mata seperti yang pernah terjadi di masa lalu.” []

Penulis adalah Diaspora Aceh yang bermukim di Denmark, dan bisa raih melalui email namuda@live.com

Tags: AcehNKRIopini
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Menyiapkan Technofinancepreneur Syariah Ketika Teknologi Harus Berjalan Seiring dengan Nilai Islam
Opini

Menyiapkan Technofinancepreneur Syariah: Ketika Teknologi Harus Berjalan Seiring dengan Nilai Islam

by SAGOE TV
October 21, 2026
Negeri Hahaha Hihihi
Opini

Negeri Hahaha Hihihi

by SAGOE TV
October 20, 2026
Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa
Opini

Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa?

by SAGOE TV
October 19, 2026
Risnawati Ridwan
Opini

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

by Risnawati binti Ridwan
October 18, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan
Opini

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

by SAGOE TV
October 14, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
KPK Anugerahkan Penghargaan kepada 15 Desa Antikorupsi di Aceh, Ini Daftarnya

KPK Anugerahkan Penghargaan kepada 15 Desa Antikorupsi di Aceh, Ini Daftarnya

October 21, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
Muhammad Riza Nurdin Direktur Komersial PT PEMA

Muhammad Riza Nurdin Ditunjuk Jadi Direktur Komersial PT PEMA

October 20, 2026
Risnawati Ridwan

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

October 18, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

October 18, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 18, 2026
Wisuda 227 Lulusan, UIA Beri Hadiah Umrah untuk Prodi S1 Ekonomi Syariah Berpredikat Unggul

Wisuda 227 Lulusan, UIA Beri Hadiah Umrah untuk Prodi S1 Ekonomi Syariah Berpredikat Unggul

October 21, 2026

EDITOR'S PICK

gempa

Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Meulaboh, Aceh Barat

May 19, 2025
Bonus Atlet PON Akan Segera Dibayarkan, Plt Sekda Aceh: Juga Peraih Medali Peparnas

Bonus Atlet PON Akan Segera Dibayarkan, Plt Sekda Aceh: Juga Peraih Medali Peparnas

April 15, 2025
Universitas Syiah Kuala: Warisan Ulama Besar dan Jembatan Budaya Aceh-Semenanjung

USK Umumkan Jalur Mandiri SMMPTN-Barat 2025, Cek Syarat dan Jadwalnya!

May 5, 2025
Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Kak Na Soroti Peran Arsitek Pascabencana

Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Kak Na Soroti Peran Arsitek Pascabencana

April 18, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.