JAKARTA | SAGOE TV – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Berdasarkan pemeringkatan SCImago Institutions Rankings 2026 by Subject pada bidang religious studies, kampus ini berhasil menempati peringkat ke-14 dunia.
Capaian tersebut menempatkan UIN Ar-Raniry sebagai salah satu dari empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Indonesia yang masuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik dunia di bidang studi keislaman. Posisi ini sekaligus memperkuat eksistensi UIN Ar-Raniry sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang kompetitif di tingkat global.
Pemeringkatan SCImago Institutions Rankings (SIR) sendiri didasarkan pada tiga indikator utama, yakni kinerja riset sebesar 50 persen, inovasi 30 persen, dan dampak sosial 20 persen. Penilaian ini merujuk pada data publikasi ilmiah serta sitasi internasional yang terindeks secara global.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Suyitno, menyebut capaian ini sebagai hasil dari kerja panjang dan konsisten dalam mendorong internasionalisasi PTKIN, termasuk UIN Ar-Raniry.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa penguatan publikasi bereputasi, kolaborasi riset lintas negara, serta peningkatan kapasitas akademik dosen dan kelembagaan telah mendapatkan pengakuan dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).
Senada dengan itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Sahiron, menilai pencapaian UIN Ar-Raniry menjadi indikator kuat keberhasilan strategi peningkatan kualitas riset dan jejaring global yang selama ini dijalankan.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga momentum penting untuk terus memperluas kolaborasi internasional serta meningkatkan kontribusi keilmuan Islam Indonesia di tingkat global.
Dengan capaian ini, UIN Ar-Raniry diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dalam studi keislaman yang moderat, inklusif, dan berdaya saing internasional, sekaligus membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan dalam peta pendidikan tinggi dunia. []




















