• Tentang Kami
Friday, August 7, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Warga Terdampak Bencana Aceh Enggan Direlokasi, Huntap Diusulkan di Lokasi Lama

SAGOE TV by SAGOE TV
January 9, 2026
in BENCANA SUMATERA 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Warga Terdampak Bencana Aceh Enggan Direlokasi, Huntap Diusulkan di Lokasi Lama

Sekda Aceh, M. Nasir. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Warga terdampak bencana di Aceh enggan direlokasi ke lokasi baru dan meminta agar hunian tetap (huntap) dibangun kembali di tempat tinggal asal mereka. Penolakan relokasi ini menjadi salah satu tantangan utama dalam fase pemulihan pascabencana, terutama di tengah keterbatasan penyediaan lahan baru yang dikeluhkan sejumlah pemerintah daerah.

Persoalan tersebut mengemuka dalam rapat virtual bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur pada Kamis (8/1/2026). Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, memaparkan langkah-langkah strategis dalam upaya Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologi Aceh (R3P Aceh) yang mencakup 18 kabupaten/kota terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi akhir November 2025 lalu.

BACA JUGA

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana

Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur

Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Nasir menjelaskan bahwa usulan pembangunan kembali rumah warga maupun infrastruktur publik kini disampaikan langsung oleh masing-masing pemerintah kabupaten/kota.

“Usulan infrastruktur yang telah ditandatangani oleh Bupati atau Wali Kota tidak perlu lagi diverifikasi oleh Pemerintah Aceh. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses birokrasi agar penanganan di lapangan lebih efektif,” ujarnya.

Nasir menjelaskan, tercatat sebanyak 17 kabupaten telah mengajukan usulan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak, baik kategori rusak ringan maupun berat.

Salah satu tantangan utama dalam fase pemulihan adalah pembangunan Hunian Tetap (Huntap). Nasir mengungkapkan adanya keluhan dari daerah terkait sulitnya penyediaan lokasi lahan baru. Masyarakat setempat umumnya berkeberatan untuk direlokasi dan meminta agar rumah mereka dibangun kembali di lokasi asal.

Sebagai solusi, Pemerintah Aceh menyarankan penggunaan lahan milik masyarakat yang masih dalam kondisi layak.

“Masyarakat menyarankan agar Huntap dibangun di tempat masing-masing. Kita perlu mempertimbangkan pemanfaatan lahan warga yang masih bagus, mengingat konsep Hunian Sementara (Huntara) tidak bisa serta-merta diubah menjadi Huntap,” sebutnya.

Terkait status kebencanaan, dari 18 wilayah terdampak, saat ini tersisa empat kabupaten yang masih menjalankan masa tanggap darurat. Sementara itu, Aceh Utara telah mengakhiri masa tanggap darurat dan mulai memasuki fase transisi.

Pemerintah Aceh memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan berdasarkan hasil analisis kondisi terkini di lapangan. Dalam masa perpanjangan ini, prioritas utama akan difokuskan pada pemerataan distribusi logistik, percepatan pembangunan hunian sementara (Huntara), serta persiapan hunian tetap (Huntap) melalui kolaborasi intensif dengan kementerian terkait.

Di sektor kesehatan, pemerintah telah mengaktifkan kembali rumah sakit yang terdampak serta menambah jumlah posko kesehatan di titik-titik krusial. Sementara di sektor pendidikan, meskipun sarana fisik belum optimal, kegiatan belajar mengajar dipastikan tetap berjalan melalui skema khusus. Sebelumnya, lebih dari 4.000 relawan ASN telah diturunkan ke wilayah Aceh Tamiang untuk membantu pemulihan.

Sebagai langkah percepatan (quick win), Pemerintah Aceh menginstruksikan pembersihan sisa bencana di 18 kabupaten/kota segera diselesaikan. Salah satu isu yang disorot adalah pembersihan material kayu gelondongan yang banyak ditemukan di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Pidie Jaya. []

Tags: AcehBanjirbencanaHuntapWarga
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana
BENCANA SUMATERA 2025

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana

by SAGOE TV
March 21, 2026
Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur
BENCANA SUMATERA 2025

Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur

by SAGOE TV
March 20, 2026
104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Diresmikan, Warga Kini Punya Rumah Baru
BENCANA SUMATERA 2025

104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Diresmikan, Warga Kini Punya Rumah Baru

by SAGOE TV
March 20, 2026
Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana untuk Ketiga Kalinya
BENCANA SUMATERA 2025

Aceh Tamiang Resmi Akhiri Tanggap Darurat Bencana, Masuk Masa Transisi Pemulihan 90 Hari

by SAGOE TV
February 27, 2026
Tito Karnavian: Aceh ‘Lautan Kayu’, SK Menhut Buka Jalan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana
BENCANA SUMATERA 2025

Tito Karnavian: Aceh ‘Lautan Kayu’, SK Menhut Buka Jalan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

by SAGOE TV
February 27, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

August 6, 2026
Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

August 1, 2026
Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan_Risnawati Ridwan

Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan

August 3, 2026
Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

July 30, 2026
Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

August 5, 2026
Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

August 6, 2026
Siswi SDN 50 Banda Aceh Raih Gelar Inong Cilik Aceh 2026

Siswi SDN 50 Banda Aceh Raih Gelar Inong Cilik Aceh 2026

July 31, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Calvin Ho

Paradoks Aceh: Mengapa Kekayaan Alam Tidak Menjadi Kemakmuran?

August 7, 2026

EDITOR'S PICK

Konflik Myanmar Berbeda dengan Aceh dan Papua

Konflik Myanmar Berbeda dengan Aceh dan Papua

August 10, 2024
Bawaslu Ngampus di USK, Ajak Mahasiswa Jadi Pemilih Partisipatif

Bawaslu Ngampus di USK, Ajak Mahasiswa Jadi Pemilih Partisipatif

February 8, 2026
Ujian SMMPTN-Barat di USK Diikuti 2.397 Peserta

Ujian SMMPTN-Barat di USK Diikuti 2.397 Peserta

June 18, 2025
Spiritualitas Iran Membentuk Masa Depan Dunia

Spiritualitas Iran Membentuk Masa Depan Dunia

April 4, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.