• Tentang Kami
Wednesday, December 10, 2025
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

36 Jam Terjebak Banjir Aceh; Ini Bencana Seperti Tsunami

SAGOE TV by SAGOE TV
December 3, 2025
in BENCANA SUMATERA 2025, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Bencana Aceh; Tambang Ilegal dan Hutan Berubah Sawit
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prof. Cut Zahri Harun.
Warga Aceh.

Sekelumit kisah perjalanan mengarungi banjir bandang antara Uleegle-Meuredu.  Awalnya hari Selasa 25 November 2025 saya berangkat dari Banda Aceh menuju Samalanga Kabupaten Bireun pada pukul 08.04 Wib, via angkutan umum L300 yang berpangkalan di Lambaro Aceh Besar, dengan tujuan mengunjungi dua keluarga dekat yang salah satu anggota keluarga mereka meninggal dunia. Kami tiba di Samalanga pukul 12.00 WIB, dalam kondisi hujan yang sangat lebat.

BACA JUGA

ISNU Aceh Soroti Lonjakan Biaya Distribusi Bantuan dalam Rakor Penanganan Bencana

Menjadi Pemimpin Totalitas

Saya berencana pulang kembali ke Banda Aceh pada hari Rabu 26 November 2025 meskipun hujan turun sangat lebat. Saya menumpang mobil keponakan yang kebetulan berangkat ke Banda Aceh untuk menghadiri wisuda anaknya pada  pukul 4.30 WIB. Awalnya, saya berniat untuk  menginap beberapa hari lagi di kampung halaman. Namun, karena suasana tidak menentu, akhirnya, saya memilih ikut bersama mereka.

Apalagi, mulai hari Rabu 26 November 2025, saya kehilangan kontak dengan anak-anak, dan adik-adik di Banda Aceh karena signal internet hilang dan listrik padam. Saya yakin mereka mengkhawatirkan saya yang sudah sepuh ini, seperti halnya saya juga khwatir dengan keadaan mereka. Keadaan yang serba tidak menentu mengingatkan saya pada suasana tsunami pada tahun 2004.

Dalam jarak tempuh 19 KM, dari Samalanga Kabupaten Bireun-Mereudu Pidie Jaya, kami dikejutkan dengan antrian mobil yang berjejeran puluhan Kilometer. Kamipun menepi dalam remang-remang malam tanpa listrik. Tiba-tiba, kami memperoleh kabar bahwa jembatan jalan lintas nasional di Meureudu Pidie Jaya putus. Hasrat kami tetap ingin melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh tidak pupus, karena keesokan harinya adik sepupu saya harus menghadiri acara wisuda di Banda Aceh.

Baca Juga:  Bencana yang Berulang: Saatnya Aceh dan Sumatra Memutus Lingkaran Lama

Karena antrian mobil yang sangat panjang, kami terpaksa bermalam dalam antrian tersebut. Namun, pada pukul 11.00 WIB, kami memutuskan untuk kembali ke Samalanga Kabupaten Bireun. Dalam perjalan balik dari Meureudu menuju Samalanga. Kami mampir di SPBU Ulim Kabupaten Pidie Jaya yang tutup dan toko-toko tidak buka. Akhirnya, kami singgah di Mesjid Ulim dan mendapat kenyataan bahwa jalan antara Ulim-Ulee Glee putus total. Air dari gunung menuju ke laut di atas jalan antara 1 hingga 1,5 meter, kondisi ada yang sangat deras dan ada yang pelan.

Dalam suasana semencekam itu, Saya melihat mobil Fortuner yang hanyut dibawa arus. Tentu kami tidak berani nekat mengarungi derasnya air bah. Dari Mesjid Ulim kami memantau situasi. Ternyata, makin lama keadaan makin runyam, tambah parah dan hujan lebat tidak kunjung reda sehingga Kami memutuskan untuk bermalam di Mesjid Ulim.

Jam menunjukkan pukul 14.00 WIB pada Kamis, 27 November2025 kami mencoba menembus air yang sudah agak surut kira-kira setengah meter di atas badan jalan. Untuk keamanan, kami mencari cara untuk mengikuti di belakang mobil truck, air yang dilalui truck pecah, kami langsung tancap gas menerobos genangan air dengan jarak kira-kira 1 Meter dari truck tersebut. Akhirnya, hampir dua jam kami baru tiba di Ulee Glee pada pukul 16.00 WIB.

Di tengah perjalanan dari Ulim ke Ulee Glee, terpantau dengan jelas rumah kiri kanan sudah pada tenggelam. Hanya Polsek dan SMA yang sedikit aman. Alhamdulillah, Kami tiba kembali di Batee Iliek dengan selamat. Durasi waktu sejak berangkat menuju Banda Aceh Rabu 26 November 2025 pukul 16.30 WIB, tiba kembali di Batee Iliek Kamis 27 November 2025 pukul 16.00 WIB. Ini durasi tempuh yang benar-benar tidak masuk akal mengingat jarak Ulim-Bateiliek cuma 16 Km. Dalam keadaan normal, jarak tempuh Ulim – Batee Iliek dapat ditempuh dalam 20 menit.

Baca Juga:  Mualem Pantau Distribusi Bantuan di Aceh Utara, Minta Helikopter untuk Jangkau Daerah Terisolasi

Pada hari Jum’at 28-11-2025, Saya diajak oleh keponakan untuk mencari signal HP di Ulim (di jalan alternatif, Jangka Buya-Meuredu. Setiba di lokasi, signal langsung muncul. Otomatis masuk telpon dari anak pertama, kedua, dan dapat menghubungi adik saya Teuku Ridwan. Setelah kembali ke rumah, signal hilang kembali dan listrik masih padam. Tenyata, anak-anak Sabtu 29 November 2025 mau pulang ke Samalanga untuk mencari saya yang dianggap sudah tiada.

Saya juga rencana mau pulang ke Banda Aceh pada Sabtu 29 November 2025 jika ada angkutan umum L300 yang menerima penumpang. Setelah diskusi sedikit sengit, akhirnya saya mengalah dari mereka berdua, sehingga menunggu jemputan dari mereka. Sabtu pukul 14.00 berangkat dari Samalanga, Alhamdulillah pukul 18.00 Wib tiba di Darussalam Banda Aceh dengan selamat. Ini kisah nyata diusia senja yang tidak bisa dilupakan. Semoga warga Aceh tabah dan bangkit menghadapi musibah ini.[]

Tags: Bencana Sumatera 2025Indonesia BencanaProf Cut Zahri HarunTerjebak Banjir Aceh
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

ISNU Aceh Soroti Lonjakan Biaya Distribusi Bantuan dalam Rakor Penanganan Bencana
BENCANA SUMATERA 2025

ISNU Aceh Soroti Lonjakan Biaya Distribusi Bantuan dalam Rakor Penanganan Bencana

by SAGOE TV
December 10, 2025
Menjadi Pemimpin Rita Khathir
Opini

Menjadi Pemimpin Totalitas

by SAGOE TV
December 10, 2025
USK Beri Pendampingan Pendidikan Anak Pengungsi Bencana, Prioritaskan Pemulihan Psikososial
BENCANA SUMATERA 2025

USK Beri Pendampingan Pendidikan Anak Pengungsi Bencana, Prioritaskan Pemulihan Psikososial

by SAGOE TV
December 10, 2025
RSUD Aceh Tamiang Kembali Beroperasi Normal, 10 Puskesmas Darurat Dibuka untuk Perluas Layanan
BENCANA SUMATERA 2025

RSUD Aceh Tamiang Kembali Beroperasi Normal, 10 Puskesmas Darurat Dibuka untuk Perluas Layanan

by SAGOE TV
December 9, 2025
Jangan Kirim Kami Makanan, Kirim Saja Kain Kafan
BENCANA SUMATERA 2025

Jangan Kirim Kami Makanan, Kirim Saja Kain Kafan

by SAGOE TV
December 9, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Cerita Penanganan Darurat Dua Bencana di Aceh: Tsunami 2004 dan Banjir 2025

Cerita Penanganan Darurat Dua Bencana di Aceh: Tsunami 2004 dan Banjir 2025

December 4, 2025
Update Donasi untuk Bencana Sumatera 2025 via SAGOETV

Update Donasi untuk Bencana Sumatera 2025 via SAGOETV

December 9, 2025
Satu Rasa Buat Aceh dari Malaya Sriwijaya

Satu Rasa Buat Aceh dari Malaya Sriwijaya

December 7, 2025
Memahami Pola Penyamaran dalam Dunia Spionase

Memahami Pola Penyamaran dalam Dunia Spionase

March 15, 2025
Bencana Aceh

Bencana Aceh: Benarkah ”merdeka” Sebagai Solusi?

December 5, 2025
Bencana: Tekan Tombol Sinkronisasi

Bencana: Tekan Tombol Sinkronisasi

December 4, 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan

Mendagri Tito Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan Buntut Umrah Saat Bencana

December 9, 2025
Amnesty International Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional untuk Percepat Evakuasi Korban Banjir Sumatra

Bupati Aceh Selatan Klarifikasi Umrah di Tengah Bencana: Nazar Pribadi

December 5, 2025
Wajah Kolonial Dalam Tanggap Bencana Aceh

Wajah Kolonial Dalam Tanggap Bencana Aceh

December 3, 2025

EDITOR'S PICK

RISNAWATI

Film Miracle in Cell No. 7, Bukti Ketakutan Kepada Penyandang Disabilitas

June 24, 2023
Hardiknas 2025 di USK, Prof Agussabti: Pendidikan Jantung Peradaban

Hardiknas 2025 di USK, Prof Agussabti: Pendidikan Jantung Peradaban

May 2, 2025
PSIS Jadi Tim Pertama yang Degradasi dari Liga 1 Setelah 12 Laga Tanpa Kemenangan

PSIS Jadi Tim Pertama yang Degradasi dari Liga 1 Setelah 12 Laga Tanpa Kemenangan

May 12, 2025
Wagub Aceh Lantik 47 Pejabat Fungsional, Alhudri Ditunjuk Sebagai Plt Sekda

Wagub Aceh Lantik 47 Pejabat Fungsional, Alhudri Ditunjuk sebagai Plt Sekda

February 19, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.