• Tentang Kami
Friday, October 23, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

KKR Aceh Soroti Pentingnya Rekonsiliasi dan Reparasi bagi Korban Konflik

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
May 3, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
KKR Aceh Soroti Pentingnya Rekonsiliasi dan Reparasi bagi Korban Konflik
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh menegaskan pentingnya upaya rekonsiliasi dan reparasi dalam proses pemulihan korban konflik di Aceh. Hal tersebut disampaikan dalam tayangan podcast Sagoetv yang ditayangkan pada Sabtu, 3 Mei 2025, dengan menghadirkan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Rekonsiliasi Safriandi dan Ketua Pokja Reparasi Yuliati.

Dalam diskusi yang dipandu oleh host Muhadzir Maob tersebut, KKR Aceh menyampaikan bahwa rekonsiliasi dan reparasi bukan sekadar bentuk simbolik atau administratif, melainkan kebutuhan mendesak untuk mengembalikan martabat dan hak-hak korban, serta menjaga perdamaian jangka panjang di Aceh.

Ketua Pokja Rekonsiliasi KKR Aceh, Safriandi, menyampaikan bahwa rekonsiliasi merupakan proses merajut kembali hubungan sosial yang rusak akibat konflik. Menurutnya, upaya ini penting untuk menghapus rasa curiga dan dendam di tengah masyarakat.

BACA JUGA

Praktik Baik Penanggulangan Bencana Didiskusikan di Aceh Tamiang

UIN Ar-Raniry Bantu Sekolah di Nagan Raya Tingkatkan Pengelolaan Perpustakaan

“Rekonsiliasi memberi ruang bagi korban untuk menyampaikan kisah mereka, mendapat pengakuan, dan memulihkan kepercayaan sosial. Ini bagian dari penyembuhan kolektif,” ujar Safriandi.

Ia juga menambahkan, nilai-nilai lokal seperti islah—semangat memaafkan dan menerima takdir—memiliki peran penting dalam memperlancar proses rekonsiliasi di tengah masyarakat Aceh.

Sementara itu, Ketua Pokja Reparasi, Yuliati, menegaskan bahwa reparasi merupakan bagian dari keadilan transisional yang wajib dipenuhi negara. Menurutnya, reparasi harus dipahami sebagai pemulihan hak korban pelanggaran HAM, bukan sekadar bantuan sosial.

“Reparasi memberikan pengakuan resmi bahwa korban pernah mengalami ketidakadilan. Selain itu, membantu pemulihan secara ekonomi, sosial, dan psikologis, termasuk jaminan pendidikan, pendampingan, hingga kompensasi,” kata Yuliati.

Ia menegaskan bahwa korban pelanggaran HAM tidak bisa diperlakukan sama dengan masyarakat miskin biasa, sebab mereka membutuhkan pemulihan khusus dan pengakuan negara atas penderitaan yang mereka alami.

Meski telah menjalankan sejumlah program, KKR Aceh mengakui masih menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya adalah belum adanya mekanisme khusus dari pemerintah untuk pelaksanaan rekomendasi reparasi, kurangnya data pelaku, minimnya dukungan psikososial berkelanjutan, serta trauma mendalam yang masih dialami korban.

“Beberapa korban bahkan masih mengalami histeria saat menceritakan kembali pengalaman masa lalu mereka,” ujar Safriandi.

KKR Aceh juga menyoroti perlunya regulasi yang lebih kuat, termasuk Peraturan Gubernur, agar pelaksanaan reparasi memiliki dasar hukum yang jelas dan anggaran yang memadai.

Dalam kesempatan tersebut, KKR Aceh merekomendasikan agar pemerintah Aceh dan nasional memasukkan isu reparasi dan hak korban ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Selain itu, KKR berharap pemerintah menunjukkan komitmen yang lebih serius dalam mendukung perdamaian dan pemulihan korban sebagai bagian dari agenda pembangunan.

“KKR Aceh saat ini merupakan satu-satunya KKR yang masih aktif di Indonesia. Ini menjadi peluang besar bagi Aceh untuk menjadi model nasional dalam pemulihan pasca-konflik,” tutup Yuliati. []

Podcast lengkap KKR Aceh bersama Sagoetv dapat disaksikan melalui kanal resmi kami :

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Praktik Baik Penanggulangan Bencana Didiskusikan di Aceh Tamiang
News

Praktik Baik Penanggulangan Bencana Didiskusikan di Aceh Tamiang

by SAGOE TV
October 23, 2026
UIN Ar-Raniry Bantu Sekolah di Nagan Raya Tingkatkan Pengelolaan Perpustakaan
News

UIN Ar-Raniry Bantu Sekolah di Nagan Raya Tingkatkan Pengelolaan Perpustakaan

by SAGOE TV
October 23, 2026
1,2 Ton Sabu-Sabu Cair Disita di Pidie, 11 Orang Ditangkap Termasuk 2 Warga Tiongkok
News

1,2 Ton Sabu-Sabu Cair Disita di Pidie, 11 Orang Ditangkap Termasuk 2 Warga Tiongkok

by SAGOE TV
October 23, 2026
UIN Ar-Raniry Dorong Dakwah Jadi Solusi Sosial dan Penguat Masyarakat Pascabencana
News

UIN Ar-Raniry Dorong Dakwah Jadi Solusi Sosial dan Penguat Masyarakat Pascabencana

by SAGOE TV
October 22, 2026
Mengapa Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Keluarga Ini Penjelasan KPK
News

Mengapa Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Keluarga? Ini Penjelasan KPK

by Husaini Ende
October 22, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

KPK Anugerahkan Penghargaan kepada 15 Desa Antikorupsi di Aceh, Ini Daftarnya

KPK Anugerahkan Penghargaan kepada 15 Desa Antikorupsi di Aceh, Ini Daftarnya

October 21, 2026
1,2 Ton Sabu-Sabu Cair Disita di Pidie, 11 Orang Ditangkap Termasuk 2 Warga Tiongkok

1,2 Ton Sabu-Sabu Cair Disita di Pidie, 11 Orang Ditangkap Termasuk 2 Warga Tiongkok

October 23, 2026
Dugaan Penggerebekan Pabrik Sabu-Sabu di Pidie Bikin Warga Terkejut, Polisi Masih di Lokasi

Dugaan Penggerebekan Pabrik Sabu-Sabu di Pidie Bikin Warga Terkejut, Polisi Masih di Lokasi

October 22, 2026
Muhammad Riza Nurdin Direktur Komersial PT PEMA

Muhammad Riza Nurdin Ditunjuk Jadi Direktur Komersial PT PEMA

October 20, 2026
Risnawati Ridwan

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

October 18, 2026
Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

October 18, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 18, 2026
Wisuda 227 Lulusan, UIA Beri Hadiah Umrah untuk Prodi S1 Ekonomi Syariah Berpredikat Unggul

Wisuda 227 Lulusan, UIA Beri Hadiah Umrah untuk Prodi S1 Ekonomi Syariah Berpredikat Unggul

October 21, 2026

EDITOR'S PICK

Masyarakat Aceh Besar Padati Venue PON XXI Cabor Paralayang di Sibreh

Masyarakat Aceh Besar Padati Venue PON XXI Cabor Paralayang di Sibreh

September 8, 2024
AI, Kegelapan, dan Harapan

AI, Kegelapan, dan Harapan

August 9, 2025
Nelayan 60 Tahun Hilang di Perairan Sigli, Boat Ditemukan Terapung Tanpa Orang

Nelayan 60 Tahun Hilang di Perairan Sigli, Boat Ditemukan Terapung Tanpa Orang

September 19, 2026
USK Tambah Enam Profesor Baru, Jumlah Guru Besar Aktif Capai 225 Orang

USK Tambah Enam Profesor Baru, Jumlah Guru Besar Aktif Capai 225 Orang

July 17, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.