• Tentang Kami
Monday, October 19, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dr. Teuku Chalidin Yacob : “Diamnya Intelektual Aceh Itu Menyesakkan”

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
June 18, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dr. Teuku Chalidin Yacob : “Diamnya Intelektual Aceh Itu Menyesakkan”
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Pendiri Yayasan Ashabul Kahfi Sidney Autralia, Dr. Teuku Chalidin Yacob, menyoroti polemik pelepasan empat pulau Aceh ke Sumatera Utara sebagai persoalan yang menyentuh martabat rakyat Aceh. Ia mengecam sikap pasif sebagian akademisi dan budayawan

“Ke mana para intelektual? Ke mana para budayawan? Jangan cuma buat makalah seminar! Ini bukan hanya soal peta wilayah, ini soal harga diri dan sejarah,” tegasnya dalam Podcast sitayangkan Sagoetv, Rabu (18/6/2025) Akademisi asal Aceh yang kini menetap di Australia. Dipandu oleh Dr. Mukhlisuddin Ilyas, M.Pd, dan Said Mukammil Bawarith, dalam diskusi ikut menggali tema-tema strategis seputar konflik pulau, peran santri dayah, hingga krisis kepemimpinan intelektual Aceh.

BACA JUGA

UKM PA Leuser USK Latih Warga Agusen Gayo Lues Teknik Penyelamatan di Sungai

Pangdam IM Pimpin Sertijab, Kolonel Teuku Mustafa Kamal Jabat Danrem 011/Lilawangsa

Ia menyatakan bahwa logika narasi “memperjuangkan hak” dalam isu ini keliru besar.

“Itu milik kita, titik. Kita tidak sedang memperjuangkan milik orang lain. Ini soal pengembalian, bukan perebutan,” katanya dengan nada tinggi.

Pernyataan Mendagri agar rakyat Aceh menggugat ke PTUN jika keberatan, juga dinilainya terbalik secara hukum dan moral.

“Yang melanggar konstitusi seharusnya yang membuktikan, bukan korban yang harus membela diri,” tambahnya.

Chalidin juga menyayangkan sikap Gubernur Sumut yang dianggap terlalu cepat mengambil keputusan tanpa memahami konteks sejarah.

Santri Dayah dan Misi Global

Selain isu geopolitik, Dr. Chalidin juga memberikan motivasi mendalam tentang peran dan masa depan santri dayah di era global. Ia berbagi kisah pribadinya yang hanya berpendidikan dayah murni, namun bisa menembus level doktoral di luar negeri.

“Saya dulu tidak bisa menjawab soal ujian dalam bahasa Arab saat ikut tes di IAIN. Tapi saya tidak menyerah. Saya belajar, pindah kampus, tetap menjaga jati diri santri. Santri itu bisa menembus batas, asalkan ada mentalitas pantang menyerah,” jelasnya.

Ia mengajak para santri untuk:

  • Terus belajar meski gagal
  • Adaptif terhadap dunia luar tanpa kehilangan jati diri
  • Bangga dengan identitas santri
  • Menguasai bahasa Arab dan Inggris
  • Memanfaatkan pengakuan formal negara terhadap pendidikan dayah

“Kalau kamu lulusan dayah tapi tak bisa tunjukkan ruh Islam dalam kehidupan harian, itu gagal. Bukan soal bisa khutbah, tapi apakah kamu tetap shalat saat buka puasa di jalan? Itu santri sejati,” ujarnya mengingatkan.

Dalam sesi khusus soal syariat Islam di Aceh, Chalidin menyampaikan keprihatinan terhadap kontradiksi antara simbol dan realitas.

“Syariat hanya jadi ornamen. Tapi angka kekerasan seksual dan kemiskinan tinggi. Kita bersyariat, tapi kemungkaran meningkat. Ini ironi.”

Ia mengingatkan bahwa sumpah jabatan dengan Al-Qur’an bukan sekadar ritual, melainkan janji terhadap amanah ilahi.

“Jangan tunggu dicopot baru berani bicara. Itu inkar ba’dal ijma—penolakan setelah sepakat,” katanya, mengutip istilah ushul fiqh.

Ia pun menyentil perilaku elite Aceh yang lebih mempertimbangkan kenyamanan jabatan daripada keberanian moral.

Menutup perbincangan, Chalidin menyerukan kebangkitan santri dayah dan generasi muda Aceh.

“Dayah itu potensi, bukan penghambat. Jangan eksklusif, jangan takut masuk dunia luar. Tunjukkan bahwa santri bisa bicara di forum dunia, bukan hanya di balai pengajian,” katanya.

Ia menekankan pentingnya membuka pola pikir, menyusun ulang strategi pendidikan dayah, dan memperkuat kapasitas literasi serta politik.

“Hijrah itu bukan hanya pindah tempat, tapi pindah cara pikir. Kita harus hijrah dari simbol ke substansi, dari slogan ke tindakan.” Ujarnya. []

selengkapnya simak video kami :

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

UKM PA Leuser USK Latih Warga Agusen Gayo Lues Teknik Penyelamatan di Sungai
News

UKM PA Leuser USK Latih Warga Agusen Gayo Lues Teknik Penyelamatan di Sungai

by SAGOE TV
October 19, 2026
Pangdam IM Pimpin Sertijab, Kolonel Teuku Mustafa Kamal Jabat Danrem 011/Lilawangsa
News

Pangdam IM Pimpin Sertijab, Kolonel Teuku Mustafa Kamal Jabat Danrem 011/Lilawangsa

by SAGOE TV
October 18, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi
News

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

by SAGOE TV
October 18, 2026
BPMA-Conrad Asia Bahas Pengembangan Gas Singkil dan Meulaboh, Ini Data Dua Sumur
News

BPMA-Conrad Asia Bahas Pengembangan Gas Singkil dan Meulaboh, Ini Data Dua Sumur

by SAGOE TV
October 18, 2026
Mahasiswa SKI UIN Ar-Raniry dan BPK Aceh Rawat Cagar Budaya di Makam Syiah Kuala
News

Mahasiswa SKI UIN Ar-Raniry dan BPK Aceh Rawat Cagar Budaya di Makam Syiah Kuala

by SAGOE TV
October 18, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

October 18, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 18, 2026

EDITOR'S PICK

Prodi Magister Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA

Prodi Magister Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA

April 27, 2025
Fatwa Radikal

Fatwa Radikal

March 20, 2025
Yayasan, Memberi, dan Salah Kaprah yang Terlanjur Akut

Yayasan, Memberi, dan Salah Kaprah yang Terlanjur Akut

May 23, 2025
Ini Hasil Pj Wali Kota dan Pimpinan DPRK Banda Aceh Sowan ke Kemendagri

Ini Hasil Pj Wali Kota dan Pimpinan DPRK Banda Aceh Sowan ke Kemendagri

January 23, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.