JAKARTA | SAGOE TV – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil mencatat jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa hingga 31 Desember 2025. Data tersebut merupakan hasil pemutakhiran Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025 yang dirilis di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, mengatakan jumlah penduduk nasional mengalami pertumbuhan sekitar 1,6 juta jiwa dibandingkan semester sebelumnya.
Dari total tersebut, komposisi penduduk laki-laki tercatat lebih banyak dibandingkan perempuan.
“Sudah 288.315.089 jiwa. Di mana laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan perempuannya. Hati-hati itu yang laki-laki tuh ya, cukup satu, begitu kan,” ujar Teguh.
Berdasarkan data administratif Dukcapil, konsentrasi penduduk nasional masih terpusat di Pulau Jawa. Sebanyak 55,81 persen penduduk Indonesia bermukim di wilayah tersebut.
Sementara itu, Pulau Sumatera menempati posisi kedua dengan proporsi penduduk sebesar 21,8 persen dari total populasi nasional.
Teguh Setyabudi menyebut dominasi jumlah penduduk di wilayah tersebut berkaitan erat dengan pusat aktivitas ekonomi nasional yang selama ini terkonsentrasi di Pulau Jawa.
“Sudah wajar kalau memang perputaran ekonomi ada di Pulau Jawa. Lebih dari setengah penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa,” tuturnya.
Secara spesifik, Jawa Barat masih menjadi provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data Dukcapil, jumlah penduduk di provinsi tersebut mencapai sekitar 52,2 juta jiwa.[]




















