• Tentang Kami
Friday, July 31, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Hardiknas 2026: USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

SAGOE TV by SAGOE TV
May 1, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Hardiknas 2026 Universitas Syiah Kuala Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni
Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Universitas Syiah Kuala (USK) tahun ini tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga dengan refleksi yang lebih mendasar mengenai arah pendidikan tinggi Indonesia hari ini.

Melalui Inkubator Seni (IS) Universitas Syiah Kuala, USK akan menyelenggarakan Diskusi Nasional Pendidikan Seni se-Indonesia pada Sabtu, 2 Mei 2026, di Ruang Teater Mini Adnan Ganto, Perpustakaan Abdullah Ali USK, Banda Aceh. Forum ini dilaksanakan secara hybrid dan melibatkan partisipasi berbagai perguruan tinggi penyelenggara pendidikan seni dari berbagai wilayah Indonesia.

BACA JUGA

Aceh Raih Transportasi Indonesia Award 2026 Berkat Trans Koetaradja dan Program Mudik Gratis

Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi

Mengangkat tema “Menjaga Masa Depan Pendidikan Seni di Tengah Transformasi Pendidikan Tinggi Nasional,” kegiatan ini lahir dari kegelisahan yang mulai dirasakan banyak kalangan akademik: ketika pendidikan tinggi bergerak semakin cepat menuju sistem yang serba terukur, administratif, dan berbasis indikator, ruang bagi pembentukan manusia dan kebudayaan justru perlahan menyempit.

Ketua Inkubator Seni USK, Ari J. Palawi, menyebut bahwa pendidikan tinggi hari ini sedang menghadapi tantangan penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan mandat kemanusiaan pendidikan itu sendiri.

“Kampus tentu harus maju, produktif, dan relevan terhadap perkembangan zaman. Tetapi pendidikan tidak boleh kehilangan dimensi manusianya. Pendidikan seni mengingatkan kita bahwa manusia tidak hidup hanya dengan efisiensi dan angka, tetapi juga dengan imajinasi, empati, refleksi, dan kebudayaan,” ujarnya.

Menurut Ari, pendidikan seni sering kali berada pada posisi yang rentan karena bekerja pada wilayah yang tidak selalu mudah diukur secara ekonomi jangka pendek. Padahal, justru di situlah pendidikan seni memainkan peran penting dalam membangun sensitivitas sosial, kreativitas, dan kemampuan manusia memahami kehidupan secara lebih utuh.

“Yang ingin dijaga sebenarnya bukan hanya program studi seni, tetapi cara pendidikan memandang manusia,” katanya.

Sementara itu, Divisi Kurikulum dan Akademik Inkubator Seni USK, Dr. Mukhsin Putra Hafid, menjelaskan bahwa forum ini juga menjadi bagian dari perjalanan lahirnya Inkubator Seni USK sendiri.

Menurut Mukhsin, Inkubator Seni dibangun bukan semata sebagai komunitas kegiatan seni kampus, tetapi sebagai ruang akademik dan kultural yang mencoba mempertemukan seni, riset, pengetahuan, dan sistem pendidikan tinggi secara lebih terintegrasi.

“Hardiknas seharusnya bukan hanya momentum mengenang sejarah pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk bertanya kembali: pendidikan ini sedang membawa kita ke mana?” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan Inkubator Seni USK berangkat dari kesadaran bahwa aktivitas seni di kampus selama ini sebenarnya hidup dan aktif, tetapi sering kali belum terbaca sebagai bagian penting dari sistem pengetahuan universitas.

“Kegiatan seni sering dianggap sekadar aktivitas tambahan, padahal di dalamnya ada produksi pengetahuan, data budaya, ruang belajar, riset, bahkan potensi pengembangan ekonomi kreatif. Dari situlah Inkubator Seni mulai dibangun—agar seni tidak berdiri di luar sistem pendidikan tinggi, tetapi menjadi bagian aktif dari pengembangannya,” kata Mukhsin.

Menurutnya, forum nasional ini juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pengalaman kampus dalam menghadapi perubahan pendidikan tinggi yang berlangsung sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.

Diskusi nasional ini akan menghadirkan empat pemrasaran utama, yakni Edward Christian Van Ness sebagai arts activist yang telah lama mengikuti perkembangan pendidikan seni Indonesia; Prof. Bahrun, Guru Besar Filsafat dan Pendidikan FKIP USK; Prof. Melani Budianta, Anggota Komisi Kebudayaan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI); serta Prof. Triyono Bramantyo PS, Guru Besar Pendidikan Musik ISI Yogyakarta.

Sambutan pembukaan akan disampaikan oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Mirza Tabrani.

Format forum dirancang sederhana dan substantif. Masing-masing pemrasaran akan menyampaikan pandangan awal selama sekitar 10 menit, dilanjutkan dengan dialog terbuka bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi, institusi seni, FKIP, Fakultas Bahasa dan Seni, hingga komunitas budaya dari berbagai daerah Indonesia.

Selain sebagai forum akademik, kegiatan ini juga dipandang sebagai langkah awal membangun jejaring dan konsolidasi pendidikan seni nasional yang selama ini tersebar dalam berbagai bentuk kelembagaan.

“Kami berharap forum ini menjadi ruang percakapan yang jujur, terbuka, dan konstruktif. Pendidikan tinggi harus terus berkembang, tetapi jangan sampai kehilangan kemampuan untuk menjaga manusia dan kebudayaannya sendiri,” tutup Ari.

Diskusi Nasional Pendidikan Seni se-Indonesia akan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, pukul 10.00 WIB dan terbuka bagi pimpinan perguruan tinggi, dosen, peneliti, mahasiswa, pegiat seni, dan masyarakat umum.[]

Tags: DiskusiHardiknasNasionalpendidikanSeniUniversitas Syiah KualaUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Aceh Raih Transportasi Indonesia Award 2026 Berkat Trans Koetaradja dan Program Mudik Gratis
News

Aceh Raih Transportasi Indonesia Award 2026 Berkat Trans Koetaradja dan Program Mudik Gratis

by SAGOE TV
July 31, 2026
Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi
News

Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi

by SAGOE TV
July 31, 2026
Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya
News

Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

by SAGOE TV
July 30, 2026
BPMA Perkuat Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat di Aceh lewat Forsuma
News

BPMA Perkuat Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat di Aceh lewat Forsuma

by SAGOE TV
July 31, 2026
Lebih dari Dua Dekade Damai, Mengapa Implementasi MoU Helsinki dan UUPA Masih Belum Optimal?
News

Lebih dari Dua Dekade Damai, Mengapa Implementasi MoU Helsinki dan UUPA Masih Belum Optimal?

by SAGOE TV
July 30, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

July 30, 2026
LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

July 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Setelah Panggung Dibongkar

Setelah Panggung Dibongkar

July 28, 2026
Putri Saleh ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Bidang perlindungan Khusus Anak.

Jangan Biarkan Masa Depan Anak Berjalan Sendiri

July 30, 2026
Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

July 6, 2025
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi

Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi

July 31, 2026
UIA dan IKDAR Malaysia Resmi Jalin Kerja Sama, Gelar International Guest Lecture

UIA dan IKDAR Malaysia Resmi Jalin Kerja Sama, Gelar International Guest Lecture

July 28, 2026

EDITOR'S PICK

Aceh Darurat Bencana Sekda Minta Evakuasi Dipacu, Warga Masih Terjebak di Atap Rumah

Banjir Aceh: Sekda Minta Evakuasi Dipacu, Warga Masih Terjebak di Atap Rumah

November 29, 2025
Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki dan UUPA di Aceh Jaya

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki dan UUPA di Aceh Jaya

July 28, 2026
Pemulihan Pascabencana, TKD Aceh 2026 Tak Dipotong

Pemulihan Pascabencana, TKD Aceh 2026 Tak Dipotong

January 10, 2026
sulaiman tripa

Mencari Lagi Nurdin Abdurrahman

March 15, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.