• Tentang Kami
Sunday, August 23, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Menyoroti Site Plan PSN yang Mengabaikan Aspel Sosial Masyarakat di Kawasan Kopelma Darussalam Banda Aceh

SAGOE TV by SAGOE TV
August 23, 2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Dek Din Syamsuddin

Dek Din Syamsuddin. Foto: Dokpri

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dek Din Syamsuddin
Pemerhati Sosial

Perencanaan tata ruang dan pembangunan infrastruktur berskala besar kerap kali terjebak dalam orientasi teknokratis-ekonomis semata. Dokumen rencana tapak atau site plan dari sebuah Program Strategis Nasional (PSN) sering kali digambarkan secara kaku melalui garis-garis koordinat, volume beton, dan target efisiensi anggaran di atas kertas meja birokrasi pusat.

Ironisnya, pendekatan top-down ini kerap mengabaikan realitas di tingkat tapak—khususnya aspek sosial kemasyarakatan. Di wilayah khas seperti Gampong Kopelma Darussalam, Kota Banda Aceh, pengabaian dimensi sosiologis dalam site plan PSN tidak hanya berpotensi merusak tatanan ruang akademik, tetapi juga mengancam ruang hidup, pemukiman, serta denyut nadi ekonomi warga setempat.

BACA JUGA

Remaja Aceh di Persimpangan: NKRI, “Merdeka”, dan Ruang Kosong Tokoh Idola

Menjaga Jiwa Kota: Dilema Tata Ruang Banda Aceh, Gampong Kopelma Darussalam, dan Bayang-Bayang Proyek Strategis Nasional

Anatomi Site Plan yang Abai Sosial: Antara Garis Gambar dan Realitas Warga

Dalam proses penyusunan site plan proyek infrastruktur nasional, perencana kerap memandang suatu kawasan sebagai ruang kosong (blank space) yang siap dibentuk ulang demi kepentingan makro. Kegagalan fundamental dari sudut pandang ini mencakup beberapa hal:

  • Reduksi Ruang Hidup Menjadi Angka Koordinat: Pemukiman warga, pusat interaksi mahasiswa, hingga kantong-kantong UMKM lokal di Kopelma Darussalam sering kali hanya dilihat sebagai hambatan fisik (bottleneck) dalam peta perencanaan, bukan sebagai ekosistem sosial yang hidup dan bernyawa.
  • Minimnya Partisipasi Publik (Meaningful Participation): Site plan biasanya disusun tanpa melibatkan dialog bermakna dengan masyarakat terdampak. Warga gampong dan sivitas akademika baru dilibatkan pada tahap sosialisasi produk hukum yang sudah final, di mana ruang untuk merevisi tata letak atau menolak penggusuran sudah tertutup rapat.
  • Abaikan Karakter Khas Kawasan: Kopelma Darussalam bukan sekadar kawasan permukiman biasa, melainkan pusat peradaban intelektual di Serambi Mekkah. Desain site plan yang seragam (generik) tanpa penyesuaian sosio-kultural berisiko memicu alienasi budaya dan hilangnya identitas historis kawasan.

Benturan dengan Realitas Sosial di Lapangan

Ketika site plan yang mengabaikan aspek sosial dipaksakan turun ke Gampong Kopelma Darussalam, gesekan struktural langsung tak terhindarkan:

  1. Ancaman Dislokasi Pemukiman: Penggusuran atau pergeseran batas wilayah akibat proyek mercusuar memaksa warga kehilangan tempat tinggal yang telah mereka bangun dan tempati secara turun-temurun.
  2. Runtuhnya Ekosistem Ekonomi Mikro: Kehidupan sosial-ekonomi di Kopelma Darussalam sangat bergantung pada simbiosis mutualisme antara warga lokal dan mahasiswa (seperti penyedia rumah kos, warung kopi, dan jasa penunjang pendidikan). Site plan yang mengubah fungsi lahan secara drastis akan memutus rantai ekonomi kerakyatan ini secara sepihak.
  3. Krisis Kepercayaan terhadap Kebijakan Negara: Pembangunan yang mengabaikan aspirasi akar rumput menumbuhkan kecemasan kolektif dan resistensi psikologis dari masyarakat terhadap setiap kebijakan yang datang dari pemerintah pusat.

Korelasi dengan Koridor Hukum Pemerintahan Daerah

Kondisi di mana site plan nasional mengabaikan aspek sosial masyarakat lokal juga menyeret posisi dilematis bagi pemerintah daerah. Berdasarkan Pasal 67 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kepala daerah memiliki kewajiban mutlak untuk menaati hukum, mewujudkan tata pemerintahan yang demokratis, serta melindungi kesejahteraan rakyatnya.

Ketika site plan pusat mengorbankan hak-hak sosial warga di daerah, kepala daerah dihadapkan pada ujian berat: apakah tunduk secara membabi buta pada instruksi makro-nasional, atau berdiri membela hak konstitusional masyarakat sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang desentralisasi.

Kesimpulan dan Urgensi Perbaikan Site Plan

Pembangunan infrastruktur melalui Program Strategis Nasional seharusnya menjadi instrumen untuk menyejahterakan rakyat, bukan sebaliknya, menjadi ancaman bagi eksistensi sosial mereka.

Sudah saatnya paradigma penyusunan site plan direvisi secara total dengan menerapkan prinsip Inklusivitas Sosial dan Analisis Dampak Lingkungan-Sosial (AMDAL-Sosial) yang jujur. Pemerintah pusat dan eksekutor proyek wajib mendengar denyut nadi warga Gampong Kopelma Darussalam Banda Aceh, agar setiap jengkal beton yang ditanam tidak mengorbankan keadilan sosial dan martabat kemanusiaan di bumi Aceh.

Baca Juga: Menjaga Jiwa Kota: Dilema Tata Ruang Banda Aceh, Gampong Kopelma Darussalam, dan Bayang-Bayang Proyek Strategis Nasional

Tags: Banda AcehKopelma DarussalamopiniPermukimanProyek Strategis NasionalPSN
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Remaja Aceh di Persimpangan NKRI, Merdeka, dan Ruang Kosong Tokoh Idola_Irwandi
Opini

Remaja Aceh di Persimpangan: NKRI, “Merdeka”, dan Ruang Kosong Tokoh Idola

by SAGOE TV
August 21, 2026
Dek Din Syamsuddin
Opini

Menjaga Jiwa Kota: Dilema Tata Ruang Banda Aceh, Gampong Kopelma Darussalam, dan Bayang-Bayang Proyek Strategis Nasional

by SAGOE TV
August 20, 2026
Sesudah Damai, Apa Lagi Pelajaran Ibnu Khaldun untuk Aceh_Muhammad Akmal
Opini

Sesudah Damai, Apa Lagi? Pelajaran Ibnu Khaldun untuk Aceh

by SAGOE TV
August 18, 2026
21 Tahun Damai Refleksi dan Koreksi untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Opini

Glorifikasi Munafik Ini Dibangun dengan Sengaja: Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan

by SAGOE TV
August 17, 2026
Rita Khathir
Opini

Arti Kemerdekaan

by SAGOE TV
August 18, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Remaja Aceh di Persimpangan NKRI, Merdeka, dan Ruang Kosong Tokoh Idola_Irwandi

Remaja Aceh di Persimpangan: NKRI, “Merdeka”, dan Ruang Kosong Tokoh Idola

August 21, 2026
Rita Khathir

Arti Kemerdekaan

August 18, 2026
Sesudah Damai, Apa Lagi Pelajaran Ibnu Khaldun untuk Aceh_Muhammad Akmal

Sesudah Damai, Apa Lagi? Pelajaran Ibnu Khaldun untuk Aceh

August 18, 2026
21 Tahun Damai Refleksi dan Koreksi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Glorifikasi Munafik Ini Dibangun dengan Sengaja: Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan

August 17, 2026
Ranup Lam Puan Tradisi yang Terus Bertumbuh

Ranup Lam Puan: Tradisi yang Terus Bertumbuh

August 21, 2026
Dek Din Syamsuddin

Menjaga Jiwa Kota: Dilema Tata Ruang Banda Aceh, Gampong Kopelma Darussalam, dan Bayang-Bayang Proyek Strategis Nasional

August 20, 2026
SPS Revival: Ketika Praktik Kreatif Mulai Menemukan Bentuknya

SPS Revival: Ketika Praktik Kreatif Mulai Menemukan Bentuknya

August 18, 2026
Ari J. Palawi Praktisi dan Akademisi Seni, Aneuk Mukim Kayee Adang, Banda Aceh

Setelah Damai, Siapa yang Membentuk Kita?

August 17, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026

EDITOR'S PICK

Lebaran Yatim di Aceh, Kemenag Salurkan Ratusan Juta Rupiah untuk Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

Lebaran Yatim di Aceh, Kemenag Salurkan Ratusan Juta Rupiah untuk Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

June 26, 2026
12.648 Peserta UTBK SNBT 2026 Ikuti Ujian di USK, Rektor Ingatkan Jangan Salah Lokasi

3.886 Peserta Lulus SNBT 2026 di USK, Ini Daftar Prodi Paling Diminati

May 26, 2026
Wagub Fadhlullah Ajak Investor Tak Ragu Berinvestasi di Aceh

Wagub Fadhlullah Ajak Investor Tak Ragu Berinvestasi di Aceh

March 3, 2025
Rektor USK

Tidak Lulus SNBP Masih Bisa Ikut SNBT dan Seleksi Mandiri, Ini Kata Rektor USK

March 18, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.