• Tentang Kami
Thursday, September 24, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dulu Jalan Kaki 10 Km ke Sekolah, Kini Andriy Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun

SAGOE TV by SAGOE TV
September 24, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Dulu Jalan Kaki 10 Km ke Sekolah, Kini Andriy Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun

Andriy Anta Kacaribu mengikuti Sidang Promosi Doktor Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Syiah Kuala (USK), Rabu, 23 September 2026. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Perjalanan Andriy Anta Kacaribu menuju gelar doktor bermula dari langkah panjang yang ia tempuh setiap hari. Saat masih bersekolah di SMP Negeri 3 Sultan Daulat, Kota Subulussalam, ia berjalan kaki lebih dari 10 kilometer untuk pergi dan pulang sekolah.

Di sela perjalanan dan aktivitas sekolah, Andriy juga berjualan makanan ringan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup. Bertahun-tahun kemudian, langkah tersebut membawanya ke ruang sidang doktor.

BACA JUGA

Sjamsul Kahar Berpulang, Pendiri Serambi Indonesia dan Tokoh Pers Aceh Tutup Usia 80 Tahun

Jaga Hutan Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat

Pada usia 26 tahun, Andriy berhasil menyelesaikan Program Doktor Ilmu Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Program Percepatan Doktor (PRUUPD).

Gelar itu dikukuhkan dalam Sidang Promosi Doktor Sekolah Pascasarjana (SPs) USK, Banda Aceh, Rabu, 23 September 2026.

Dalam sidang tersebut, Andriy mempertahankan disertasinya berjudul “Biokonversi Anaerobik Limbah Pertanian Menggunakan Kultur Mikroba Campuran untuk Produksi Asam Organik.”

Penelitian itu berfokus pada pemanfaatan limbah pertanian melalui proses biokonversi anaerobik untuk menghasilkan asam organik bernilai tambah. Riset tersebut sekaligus menawarkan pendekatan terhadap pemanfaatan sumber daya yang lebih berkelanjutan.

Sidang promosi doktor Andriy dibimbing Prof. Darwin, Prof. Yuliani Aisyah, dan Prof. Febriani.

Tim penguji terdiri atas Prof. Murna Muzaifa, Prof. Irfan, dan Prof. Tyas Utami, dari Universitas Gadjah Mada.

Sidang dipimpin Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan USK, Dr. Fairuzzabadi, dengan Direktur SPs USK, Prof. Muslim Akmal, sebagai sekretaris.

Berangkat dari Keterbatasan

Pencapaian akademik Andriy berlangsung dalam waktu yang relatif cepat. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Kimia di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USK dalam sekitar 3,5 tahun dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,67.

Pendidikan sarjananya ditempuh dengan dukungan Beasiswa Bidikmisi. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan S2 Teknologi Industri Pertanian di USK.

Di jenjang magister, Andriy kembali mencatat hasil akademik tinggi. Ia menyelesaikan pendidikan dalam sekitar 1,4 tahun dengan IPK sempurna, 4,00. Pendidikan tersebut didukung Beasiswa Program Riset Unggulan USK.

Pada 2023, Andriy melanjutkan pendidikan ke jenjang doktor melalui PRUUPD.

Perjalanan akademiknya tidak terlepas dari ketekunannya sejak sekolah. Sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, Andriy dikenal konsisten meraih peringkat pertama di kelas.

Namun, perjalanan hidupnya tidak selalu mudah. Andriy merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Orang tuanya berpisah ketika ia berusia delapan tahun. Dua tahun kemudian, ayahnya meninggal dunia.

Dalam kondisi tersebut, ia tumbuh di Subulussalam dengan keterbatasan ekonomi yang membuatnya harus belajar sekaligus berusaha membantu kehidupan keluarga.

Jarak sekolah yang jauh bukan alasan baginya untuk berhenti belajar. Lebih dari 10 kilometer perjalanan ditempuhnya dengan berjalan kaki setiap hari. Di sela aktivitas sekolah, ia berjualan makanan ringan.

Ketekunan itu terus dibawanya hingga pendidikan menengah. Setelah lulus SMA pada 2018, Andriy diterima di USK melalui jalur SNMPTN dan memperoleh dukungan Beasiswa Bidikmisi.

Dari jalan kaki menuju sekolah, langkah Andriy kemudian berpindah ke ruang kuliah. Dari ruang kuliah, ia masuk ke laboratorium dan dunia penelitian. Hingga akhirnya, perjalanan itu membawanya ke ruang sidang doktor.

Dari Laboratorium ke Jurnal Internasional

Riset kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik Andriy. Ia telah menghasilkan lebih dari 20 artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal internasional bereputasi Q1, Q2, dan Q3.

Produktivitas tersebut tercermin pula dalam catatan bibliometriknya, Andriy tercatat memiliki H-index Scopus 6. Selama menyusun disertasi, ia menghasilkan 10 artikel pada jurnal internasional bereputasi tinggi.

Topik penelitiannya beragam, tetapi tetap berada dalam rumpun pemanfaatan sumber daya dan teknologi berkelanjutan.

Beberapa di antaranya mencakup limbah pertanian, palm oil mill effluent (POME), sustainable aviation fuel, serta material karbon berbasis biomassa.

Perjalanan tersebut memperlihatkan perubahan besar dalam hidupnya. Dulu, ia berjalan lebih dari 10 kilometer menuju sekolah dengan menjajakan makanan ringan.

Kini, ia menghabiskan waktu di laboratorium, menulis hasil penelitian, mempresentasikan gagasan dalam publikasi ilmiah, dan mempertahankan disertasi di hadapan para guru besar.

Pada usia 26 tahun, perjalanan panjang itu mengantarkannya meraih gelar doktor.

Namun, bagi Andriy, gelar tersebut bukan garis akhir. Justru setelah melewati berbagai jenjang pendidikan dan penelitian, tanggung jawab yang lebih besar menanti.

Ilmu pengetahuan yang diperolehnya kini menjadi modal untuk melanjutkan riset dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Gelar doktor yang diraihnya di usia 26 tahun bukan sekadar pencapaian akademik. Di baliknya terdapat perjalanan panjang seorang anak dari Subulussalam yang terus melangkah, meski jalan yang ditempuhnya tidak selalu mudah.

Tags: AcehDoktorGelarJalan KakiMakin Tahu IndonesiapendidikanSekolahSubulussalamUsia MudaUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Sjamsul Kahar Berpulang, Pendiri Serambi Indonesia dan Tokoh Pers Aceh Tutup Usia 80 Tahun
News

Sjamsul Kahar Berpulang, Pendiri Serambi Indonesia dan Tokoh Pers Aceh Tutup Usia 80 Tahun

by Husaini Ende
September 24, 2026
Jaga Hutan Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat
News

Jaga Hutan Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat

by Husaini Ende
September 23, 2026
FH USK Edukasi Hukum Pornografi bagi Siswa
News

FH USK Edukasi Hukum Pornografi bagi Siswa

by SAGOE TV
September 23, 2026
Dek Fadh Pimpin Rapat Revisi UUPA, Pemerintah Aceh Kawal Otsus hingga Kewenangan Laut dan Migas
News

Dek Fadh Pimpin Rapat Revisi UUPA, Pemerintah Aceh Kawal Otsus hingga Kewenangan Laut dan Migas

by SAGOE TV
September 23, 2026
USK Siapkan Program Profesi Entomologi Kesehatan
News

USK Siapkan Program Profesi Entomologi Kesehatan, Fokus pada Tenaga Ahli Vektor Penyakit

by SAGOE TV
September 23, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

UIN Ar-Raniry Kukuhkan 9 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini 65 Orang

UIN Ar-Raniry Kukuhkan 9 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini 65 Orang

September 23, 2026
3 Santriwati Insan Qurani Bawa Aceh Juara 1 Fahmil Qur’an MTQ Nasional 2026

3 Santriwati Insan Qurani Bawa Aceh Juara 1 Fahmil Qur’an MTQ Nasional 2026

September 23, 2026
Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

Literasi dan Apresiasi Seni: Menghidupkan yang Nyaris Terbiasa Dilupakan

March 27, 2026
Ratusan Warga Aceh Besar Antusias Berobat Gigi Gratis di Aksi Kaninus 16 FKG USK

Ratusan Warga Aceh Besar Antusias Berobat Gigi Gratis di Aksi Kaninus 16 FKG USK

September 19, 2026
Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

September 15, 2026
150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

September 23, 2026
Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Tol Sibanceh 74 Km Segera Tersambung Penuh, Ruas Padang Tiji-Seulimeum Masuk Tahap Akhir

September 17, 2026
Aceh Raih Peringkat Keempat MTQ Nasional 2026, Dek Fadh Beri Bonus Rp200 Juta untuk Kafilah

Aceh Tembus 4 Besar MTQ Nasional 2026, Ini Daftar Lengkap Para Juara

September 23, 2026
Warga Abdya di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang Kumpul di Maulid Akbar, Perkuat Silaturahmi

Warga Abdya di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang Kumpul di Maulid Akbar, Perkuat Silaturahmi

September 23, 2026

EDITOR'S PICK

Menyalakan Jalan Pulang bagi Kebudayaan Aceh

Menyalakan Jalan Pulang bagi Kebudayaan Aceh

May 23, 2025
Pj Gubernur Aceh Nyatakan Komitmen Perjuangkan Program Penanganan Banjir

Pj Gubernur Aceh Nyatakan Komitmen Perjuangkan Program Penanganan Banjir

January 14, 2025
Bek Asing Persiraja Diragukan Tampil Lawan PSKC Cimahi

Jelang Laga Persiraja vs PSPS Pekanbaru, Panpel Siapkan Rencana Khusus

October 11, 2024
Aceh Butuh Tata Kelola, Bukan Sekadar Razia Kesenjangan Regulasi Hotel Syariah dan Jalan Keluarnya

Aceh Butuh Tata Kelola, Bukan Sekadar Razia: Kesenjangan Regulasi Hotel Syariah dan Jalan Keluarnya

June 10, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.