• Tentang Kami
Friday, May 1, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Tambah 4, Kini Universitas Syiah Kuala Punya 181 Profesor

SAGOE TV by SAGOE TV
December 11, 2024
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Tambah 4, Kini Universitas Syiah Kuala Punya 181 Profesor

Pengukuhan empat profesor baru di Universitas Syiah Kuala, Selasa (10/12/2024). Foto: dok. USK

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE | BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala mengukuhkan empat profesor baru dari berbagai bidang keilmuan melalui sidang terbuka senat, Selasa (10/12/2024). Pengukuhan dipimpin oleh Ketua Senat Akademik Universitas, Prof Abubakar, di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Kota Banda Aceh.

Keempat profesor baru yang dikukuhkan tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Alfizar, M.Sc, Prof. Dr. dr. Azharuddin, Sp.OT., K-Spine. FICS, Prof. Dr. Ir. Gina Erida, M.Si, dan Prof. Dr. Ramayanty Bulan, S.T., M.Si.

BACA JUGA

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru dari Fakultas Teknik, Ini Bidang Kepakarannya

Kabar Baik! Guru PAUD di Aceh Bisa Kuliah S1 Lewat Beasiswa RPL UIN Ar-Raniry-BPSDM

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Marwan, mengaku bersyukur dengan laju pertumbuhan profesor, yang selama ini cukup tinggi. Saat ini jumlah profesor di USK sebanyak 181 orang atau 9,09 persen dari jumlah dosen secara keseluruhan.

“Alhamdulillah, beberapa hari lalu, kita mendapatkan informasi 22 calon profesor sudah mendapatkan rekomendasi dari 44 calon yang telah kita usulkan. Kita doakan selebihnya akan mendapatkan kabar baik juga dalam beberapa hari kedepan ini,” ujarnya.

Dia berharap bahwa para profesor di USK, termasuk yang baru dikukuhkan itu akan mampu mengangkat martabat kampus USK di pentas nasional dan internasional melalui kepakaran mereka masing-masing, untuk memecah masalah yang dihadapi masyarakat dan bangsa ini.

Dijelaskan bahwa, profesor pertama yang kepakarannya sangat dibutuhkan adalah Prof Alfizar. Risetnya menawarkan solusi yang paling efektif untuk mendukung ketahanan pangan nasional, serta upaya bersama mewujudkan kelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

“Prof Alfizar berupaya mengkaji inkorporasi endofit pada budidaya padi dengan System of Rice Intensification (SRI) Organik, untuk mencegah insiden penyakit tanaman sehingga mampu mendukung ketahanan pangan,” kata Marwan.

Baca Juga:  Prof Syamsul Rijal: Ma’had Aly Pilar Reproduksi Intelektual dan Penjaga Peradaban Islam

Kajian Prof Alfizar sangatlah penting untuk ditindaklanjuti. Apalagi saat ini tuntutan kebutuhan pangan terus meningkat, namun di sisi lain persoalan kerusakan lingkungan terus mengancam kita.

Selanjutnya, Prof Azharuddin. Melalui kepakarannya di bidang Ilmu Bedah Ortopedi dan Traumatology, dokter ini mencurahkan kepakarannya untuk menjaga ketahanan tubuh. Ia mengkaji tatalaksana holistic masalah tulang belakang (SPINE).

Tanpa penanganan yang holistik maka masa depan anak-anak yang menderita infeksi TBC tulang belakang akan suram. Mereka akan mengalami kelumpuhan sepanjang hidupnya, tidak jarang mengalami kematian.

“Kepakaran dan kajian Prof Azharuddin sangatlah penting bagi kita semua. Khususnya bagi Aceh yang saat ini hanya memiliki tiga orang dokter spesialis ortopedi subspesialis tulang belakang. Di mana satu di antaranya adalah Prof Azharuddin,” jelas Rektor USK.

Kemudian, Prof Gina yang pakar di Ilmu Gulma. Risetnya tentang alelopati sebagai alternatif pengendalian gulma pada pertanian berkelanjutan. Selama ini, pengendalian gulma lebih sering dilakukan secara konvensional atau dengan penggunaan herbisida.

“Prof Gina Erida menawarkan cara yang paling efektif dan lebih ramah lingkungan dalam mengendalikan gulma dengan menggali potensi senyawa yang berasal dari tumbuhan (alelokimia), melalui proses alelopati untuk dapat dimanfaatkan sebagai bioherbisida,” sebutnya.

Kajian Prof Gina ini dapat mendukung kelestarian lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Terakhir, Prof Ramayanty yang selama ini telah mendedikasikan hidupnya pada Bidang Ilmu Teknologi Rekayasa Mesin. Ia berupaya mengembangkan teknologi rekayasa mesin pertanian dan melakukan simulasi desain mesin berbasis sumber daya lokal Aceh.

“Dalam kajiannya, Prof Ramayanty mencontohkan penerapan teknologi rekayasa mesin untuk mendukung produksi pinang di Aceh,” ujarnya.

Sebab selama ini pinang adalah salah satu sumber daya lokal Aceh yang sangat potensial, namun para petani pinang masih menggunakan cara tradisional dalam proses produksinya.

Baca Juga:  Pendaftaran UTBK SNBT 2025 Ditutup 27 Maret, Ini Pesan Rektor USK

Mulai dari pembelahan buah pinang segar dengan pisau atau “parang”, pengeringan yang langsung dengan matahari, hingga pengupasan yang dilakukan secara manual. Hal ini menjadikan kapasitas produksi pinang sangat terbatas dari setiap usaha tani tersebut.

“Kajian Prof Ramayanty ini patut menjadi perhatian, khususnya para pemangku kebijakan yang ingin meningkatkan kesejahteraan petani dari berbagai sektor komoditas unggulan khususnya di Aceh,” jelasnya.

Lebih jauh, Prof Marwan mengungkapkan, peran para profesor atau guru besar menjadi krusial dikarenakan keunggulan keilmuan yang dimiliki masing-masing.

Keunggulan individual profesor akan sangat berarti jika dapat berkolaborasi internal dan eksternal, membangun semangat kolektif institusional dalam berkarya. Melalui kerja keras, Universitas Syiah Kuala tidak hanya berkontribusi bagi Aceh dan Indonesia, tetapi juga turut membawa nama bangsa ke panggung global.

“Pencapaian ini diwujudkan dalam kontribusi nyata USK untuk pengembangan ilmu pengetahuan global. Bidang Earth and Planetary Science, Physics and Veterinary menjadi kontributor utama dalam peningkatan reputasi ini, termasuk 1000 besar global menurut Scimago Institution Rankings,” ujar Marwan. []

Tags: acehGuru BesarkampusProfesorUniversitas Syiah KualaUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru dari Fakultas Teknik, Ini Bidang Kepakarannya
News

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru dari Fakultas Teknik, Ini Bidang Kepakarannya

by SAGOE TV
April 30, 2026
Kabar Baik! Guru PAUD di Aceh Bisa Kuliah S1 Lewat Beasiswa RPL UIN Ar-Raniry-BPSDM
News

Kabar Baik! Guru PAUD di Aceh Bisa Kuliah S1 Lewat Beasiswa RPL UIN Ar-Raniry-BPSDM

by SAGOE TV
April 30, 2026
USK Masuk 1.000 Universitas Terbaik Dunia di QS Sustainability Rankings 2026
News

Resmi Dibuka, Prodi Hubungan Internasional USK Siap Terima 80 Mahasiswa Baru

by SAGOE TV
April 30, 2026
Kasus Daycare Bikin Resah, Ini Tips dari Akademisi UIN Ar-Raniry untuk Orang Tua
News

Kasus Daycare Bikin Resah, Ini Tips dari Akademisi UIN Ar-Raniry untuk Orang Tua

by SAGOE TV
April 30, 2026
Mengapa Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus Penting? Ini Langkah PSGA UIN Ar-Raniry
News

Mengapa Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus Penting? Ini Langkah PSGA UIN Ar-Raniry

by Anna Rizatil
April 30, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

April 25, 2026
Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

April 29, 2026
Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh

Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh?

April 26, 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

April 24, 2026
Bunyi Sederhana, Kerja yang Tidak Sederhana

Bunyi Sederhana, Kerja yang Tidak Sederhana

April 25, 2026
Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Tayang di 11 Kota Mulai 8 Mei

Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Tayang di 11 Kota Mulai 8 Mei

April 25, 2026
94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

April 29, 2026
Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana hingga Juli 2026

Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana hingga Juli 2026

April 28, 2026
Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry Harus Jadi Kekuatan Strategis

Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry: Harus Jadi Kekuatan Strategis

April 26, 2026

EDITOR'S PICK

Karya 2 Seniman Mancanegara Dipamerkan di Museum Tsunami Aceh

Karya 2 Seniman Mancanegara Dipamerkan di Museum Tsunami Aceh

April 28, 2025
True Beauty: Tatkala Kecantikan Menjadi Kiblat Nomor Satu

True Beauty: Tatkala Kecantikan Menjadi Kiblat Nomor Satu

March 24, 2025
KIP Banda Aceh Tetapkan 172.880 Daftar Pemilih Sementara Pilkada Serentak 2024

KIP Banda Aceh Tetapkan 172.880 Daftar Pemilih Sementara Pilkada Serentak 2024

August 10, 2024
Makna Pemindahan Tali Topi Wisuda, Ini Penjelasan Dr. Zahrila

Makna Pemindahan Tali Topi Wisuda, Ini Penjelasan Dr. Zahrila

April 30, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.